You Now Here »

Jangan Bangga Jadi Kelompok Mayoritas Kalau Ga Punya Otak  (Read 78 times - 46 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 14,920
  • Poin: 14.996
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Jangan Bangga Jadi Kelompok Mayoritas Kalau Ga Punya Otak
« on: July 11, 2018, 01:17:33 PM »




Toni:
Cerita soal minoritas, berapa banyak sih kaum tersebut di sekolah negeri?coba disurvey, ada tidak 0.01%, apalagi di sekolah negeri bergengsi. Coba disurvey juga, apakah kaum tersebut tahu singkatan PPDB sekolah negeri tidak. Bahkan kadang di sekolah swasta, uang sekolah kaum mayoritas cuma 10% kaum minoritas. Dengan diskriminasi di pendidikan dari masa kecil, tentu memacu kaum tersebut untuk berjuang lebih keras. Mudah-mudahan kedepannya tidak perlu ada istilah minoritas mayoritas lagi karena kita semuanya satu, bangsa Indonesia. Punya hak dan kewajiban yang sama

Aristocrat of Demon:
:'v Yg minoritas males masuk sekolah negeri krn nasibnya rentan kena bully.

Keponakan atasan saya dulu sekolahnya di sekolah negeri. Keponakannya
itu Bapaknya etnis Tionghoa, Ibunya Melayu. Mereka sekeluarga beragama
Islam (Bapaknya jadi mualaf). Jadi, si atasan saya itu cerita kalo
keponakannya itu sering dibully "Cina" dan dipalak pula.

Masih berbekas dalam ingatan saya ketika dulu era sekolah ...saya melewati para pelajar yg mengenakan seragam berlogo sekolah negeri. Kata2 yg saya dengar adalah, "Sapi kurus, kafir-ius." Itu cuma karena saya pake seragam sekolah katolik Xaverius (diambil dari nama Santo Xaverius/St. Xavier). Hahahahaha ... :'v Sungguh terharu.

ErikaErika:
DISKRIMINASI adalah kata pembelaan yang sering dipakai oleh kaum mayoritas. saya tdk melihat adanya diskriminasi. semua kesempatan diberikan sama pada semua org. masalahnya, kita mau ambil atau tidak. tapi kesempatan itu tdk dtg sendiri, harus dicari. dan setelah mendapatkannya, kita harus harus memperjuangkan dan mengukirnya.... keulatan, adalah kunci kesuksesan. dan kata ulet adalah lawan kata malas. itu saj....

Parto Suparto:
Mpok Erika ngamuk nih ceritanya, janganlah.......Xi.......Xi...Xi.....sayang energinya.
Percuma itu mah sekarang mpok, gak masuk akal mereka. Tunggu 6 bulan lagi setelah pencerahan dari Ngabalin+Tgb+Poltak dan NU di akar rumput.
Kalau beliau-beliau berkenan mencerahkan.

ErikaErika:
bukan ngamuk.... ini cuma gaya komunikasi aja seh bang.... soalnye kayaknya kalau pake bahasa priyati suka "RA DONG" ha ha ha ha....

2019NantiPresiden:
karena malas, ogah kerja, ogah cape

Djoni Rusdianto:
??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ???,betul sis, idiots in large number, could be used, as long as..... (you already known that! )(manteppp pencerahannya) ( ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ????)

Donny Rahardian:
Saya sbnr nya bingung dgn perbedaan mayoritas dan minoritas, justru yg membedakan adalah karakter individu introvert atau extrovert, kalo basic nya sdh introvert mau ras sama, agama sama juga akan sulit bergaul. klo basic nya extrovert, mau gak paham bahasa satu sama lain pun msh bisa mingle bareng, yg bahaya itu sekelompok orang introvert.

Aan Widjaya:
Nggak usah diulas dah ttg mayoritas vs minoritas, semua negara juga demikian (sepengetahuanku). karena di dalam mayoritas(pribumi) pun terjadi juga sub-mayoritas bahkan antar desa juga terjadi , contoh kecil saja ada daerah yg Pasar-nya lambat laun dikuasai oleh orang desa lain, karena malas senengnya jadi pemalak saja, sebut saja Betawi, iya kan.

ErikaErika:
tdk akan menjadi masalah ketika mayoritas PAHAM kenapa sebagian org menjadi minoritas. dan betul, di setiap sisi PASTI ada mayor minor. misalnya di satu ruang kelas dengan isi 50 anak siswa. Siswa yg pintar akan sellau menjadi minoritas, yg tidak pintar akan menjadi mayoritas. masalah timbul ketika yg mayor tidak terima pihak yg minor mendapatkan penghargaan krn prestasi yg dia lakukan.

dan itu yg sedan terjadi di negeri ini. kaum mayoritas ga terima melihat kaum minoritas maju, menguasai roda ekonomi, lebih kaya, dll....

Abu Dias:
hé-hé-hé ....
kalau otak ya mesti punyalah, cuma mau menggunakan atau tidak ... itu yang jadi pokok masalah .....
di satu tempat, orang-orangnya maklum kalau dibilang bodoh, tapi akan sangat marah bila dikatakan malas ......
alasannya .... setiap orang itu dilahirkan bodoh, nggak ngerti apa-apa ..... supaya tidak bodoh, ya harus rajin tidak boleh malas ......
di sini, orang akan marah berkepanjangan bila disebut bodoh, dan akan tertawa-tawa kalau dibilang malas ......
dan akan berkata :"aku ini sebenernya pinter dan bisa melakukan itu, cuma sering malasnya!!!"

kalau nggak percaya, silakan buktikan sendiri .....

ErikaErika:
yeees..... xixixiix.... I got your point !!! :D :D

Jesse Sihombing:
Setelah seharian teriak", maka mereka dapat nasi bungkus, utk korlap dapat nasi bungkus pake karet dua.
Dan ditambah sertifikat surga.
Yg menikmati hasil teriak" itu adalah duo badut di dki Anies dan Uno. Dan sudah bolak balik ke luar negeri dengan kel tercintanya.
Sekarang yg teriak" itu lagi nunggu job teriak" sambil gigit jari.

Ari:
sakitnya tuh di sini...iya...disini...sambil nunjuk diri sendiri memegang nasi bungkus dikorbankan waktunya untuk teriak2 demi 2 orang yang berkuasa yang bisa jalan2 ke luar negeri....perih

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Jangan Bangga Jadi Kelompok Mayoritas Kalau Ga Punya Otak yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/motivasi/jangan-bangga-jadi-kelompok-mayoritas-kalau-ga-punya-otak-ByM0J2JQQ

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: