You Now Here »

Secarik Surat Dari Ratna Untuk Prabowo Ayo Kita Telaah Kata Demi Katanya  (Read 69 times - 34 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 15,374
  • Poin: 15.450
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




minor13:
"karena rencana yang sudah dirancang gagal berantakan !!!!"
--> dan dia merasa dialah penyebab utama gagal berantakan itu ....
masih heran kenapa doi mengaku ke publik cepet banget .... ada penulis yg mau bikin analisanya lebih dalam ......

@KuyaWirya:
Analisa saya sbg pengamat politik dan kejiwaan:

1. Si nenek ini bukan tipe orang yg takut akan ancaman dari pihak pemerintah, secara dia sudah melakukan bbrp kali pembohongan publik dan dg enteng minta maaf, bohong lagi, maaf lagi.

2. Kepolisian sudah ungkap dg bukti2 otentik bahwa penganiayaan adalah kebohongan baru, dan saya meyakini bahwa seorang nenek nekat satu ini nggak peduli ancaman polisi. Ngeyel emang udah jd tabiatnya.

3. Ada seseorang/sekelompok (setan pembisik) atas saran2nya kpd beliau utk lanjutkan sesuai skenario dg iming2 bisa ngabur dan ngoceh di forum internasional akan mendapat kredit plusplus  dari sang jendral kardus,  janji imbalan menggiurkan jabatan sbg iming2nya dan segala puja puji buat dia dari segenap para kamprets.

4. Selanjutnya, si nenek bertemu orang yg punya pengaruh terhadap dirinya (kemungkinan besar anak2 nya atau mungkin arwah suaminya) untuk menyarankan  sgr mengakui kebohongan atas dasar konsekuensi umur yg tersisa masih ada kesempatan bertobat, tentunya dg sederet harapan bahwa minta maaf bisa case closed.

5. Dari poin 3 dan 4 diatas, si nenek sepertinya galau tingkat dewa. Nah, dasar memang si nenek ini yg punya sifat opportunis (baca: kemaruk) dia coba utk ambil kedua opsi ini, prescon minta maaf iya sekaligus cari kesempatan utk tetap eksis di LN sambil cari cara lain lanjut skenario bisikan setan, terinspirasi dr kiprah RS versi lanang berdaster. Anggapannya polisi akan kesulitan lakukan pemeriksaan intens, aman buat si setan, logistik menggiurkan dijanjikan  tetep lancar hidup enak selama dia menghabiskan sisa umur di LN.

Dengan perasaan tenang udah bisa duduk di kursi pesawat, pas udah merem coba bobo manis, ada yg nyolek.. "Bu bu maaf ikut kami... "

Gedubraaakkkk, buyar kabeh ????

Albert Adlyn:
no 4 koreksi sob, si peot mengakui setelah bukti2 kepolisian sudah ada bahwa fakta2 kasusnya cuma bohong belaka.
jadi si peot sudah pada posisi terjebak mau lanjut bohong sudah tidak mungkin, satu2nya cara mengakui dengan cepat supaya kelompoknya tidak terseret lebih jauh

@KuyaWirya:
Bisa jadi juga seperti itu. ????
Artinya bahwa pihak keluarga (anak atau arwah suami) nggak berperan sama sekali di aksi teater ini murni hanya bisikan2 setan politik.

Pengakuan kebohongan dilandasi kegagalan skenario teater kelas murahan berkat kejelian netijen bisa identifikasi dugaan rumah sakit cuma liat wallpaper latar belakang dr unggahan foto, polisi langsung ke TKP.

Gotcha!

Kampret212:
katanya RS gak ada dalam daftar ngoceh internasional itu lho... lalu apa mungkin itu cuma akal-akalan buat lari doang?

Roedy Siswanto:
Mudah mudahan hasil penyelidikan polisi dpt membuat kasus ini terang benderang .

Chen Hao:
habis manis ya sepah dibuang...xixixix

sibrodjo:
Pada orang-orang tertentu, kondisi tertentu, kasus tertentu, logika itu levelnya di bawah NAFSU. Jadi dalam kasus ini NAFSU melihat jalan pintas menuju tampuk kekuasaan, seolah begitu gampang dan hanya menghitung hari, maka, LOGIKA tidak terpakai; bahkan telinga menjadi tuli terhadap saran-saran dan masukan orang bijak, apalagi jika di sana ada sengkuni. (lihat: baratayuda-kurawa).

.:M:.:

(click to show)


Iman Sukarno:
Analisanya bagus sob... teruskan.....

YouSuf Mohammed:
Bagi mereka tuhanpun di nomer sekiankan kalah dgn wowo, ini bukti bahwa diberi masukan apapun dan logika bagaimana pun gak ngaruh karna mereka seakan2 menuhankan sosok wowo.

Toni Chua:
lha, tuhan aja bsa diperintah ama setan....
khan terbukti, yg memilih ahok gak bakalan bisa ke surga, dan gak bakalan dishalatkan.....
mesjid yg merupakan tempat ibadah dipake buat kampanye, bahkan mengusir lawan politik....

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Secarik Surat Dari Ratna Untuk Prabowo Ayo Kita Telaah Kata Demi Katanya yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/secarik-surat-dari-ratna-untuk-prabowo-ayo-kita-telaah-kata-demi-katanya-2rNZabC3e

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: