You Now Here »

Menganalisis Prabowo Yang Kerap Menghina Orang Miskin  (Read 101 times - 65 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 15,293
  • Poin: 15.369
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Menganalisis Prabowo Yang Kerap Menghina Orang Miskin
« on: November 04, 2018, 03:33:58 PM »




Juan:
udah ndak heran... 99% rakyat Indonesia saja sudah dicap 'hidup pas-pasan'... mungkin ini bagian dari propaganda beliau untuk membangun mental 'miskin'. karena rakyat yg bermental 'miskin' (walaupun hidupnya sudah berkecukupan) itu mudah sekali dibujuk dan diiming-imingi. cukup janjikan saja sembako murah, BBM murah, ini itu murah, sudah mau milih dia. soal Indonesia 2030 menjadi 'Venezuela Asia' karena hutang menggunung untuk subsidi, itu urusan capres 2030. yg penting bisa 2 periode 2019-2029. kalau perlu sekalian ditinggal ke surga seperti Chavez.

sedangkan mereka yg tidak bermental 'miskin', akan lebih kritis menilai program. barang-barang murah, yg bayar siapa? duit dari mana? ini program apakah dipikir dengan becus? bukankah lebih baik memodalkan kail daripada memberikan ikan? kekritisan inilah yg tidak diinginkan oleh sang capres langganan, karena dia (sejauh ini) memang tidak punya program...

bass-oke:
pecatan militer sperti dia mana bisa buat program kerja nasional buat rakyat  sob . Chavez dr militer , mati meninggalkan segunung masalah ekonomi yg parah , bekas mertuanya 32 thn hanya bangun kroni , dan setumpuk utang negara sampai sekarang , terus jendral baper yg cuma bisa auto pilot dan nyanyi . yg ada dibenaknya hanya berkuasa dgn cara apapun dan syukur bisa langgeng kekuasaanya , '' rakyat ''..he emang gue pikirin

Sita W:
Kalo begitu tidak mengherankan kenapa banyak yg menginginkannya lanjut 2 periode ya mas? Makin ke sini makin jelas perbedaan sikap dan sifat dua orang ini. Sikap kdg bisa diatur dan dibuat-buat, tapi sifat seringkali sukar diubah. Bila biasa merendahkan orang lain dalam ucapan, bisa dibayangkan nggak bagaimana dalam tindakannya?Lalu....siapa kira-kira yg mau meninggikan derajatnya? Bukankah nilai seseorang tidak ditentukan oleh wajah atau jumlah hartanya?  dan hanya orang yg bernilai yg selalu ingat tentang hal itu...lalu? silahkan nilai sendiri, biar yakin hahaahaaa

.:M:.:

(click to show)

Saya melakukan sendiri experimen nasi (afirmasi dg kata2 positif dan kata2 negatif), dampaknya terlihat jelas...positif jauh lebih baik daripada negatif.

Belajar empati..supaya terbentuk karakter dan terbiasa berkomunikasi asertif...menunjukkan neo cortex diaktifkan, kompleksitas berpikir menggambarkan perkembangan dan pendewasaan seorang individu, belajar bijaksana.

Saya mah pilih yang sederhana, dalam berkata-kata..tapi visi-misi jauh kedepan untuk kebaikan bersama, yang membutuhkan optimisme dan ke-positif-an.

Jokowilagi..

bass-oke:
bahaya nih orang kalau jd pemimpin negara , lihat apa yg sdh di rancang dan dilakukan pd thn 98 salah satunya dgn mengorbankan etnis china sbg sasaran penjarahan dan pemerkosaan massal . 2017pilkada DKI dgn mengobarkan permusuhan antar ras , suku dan agama , eh sekarang mau nyoba2 lagi mengobarkan kebencian antar golongan . Amsyong( ancur en rusak ) nih orang , otak dan pikirannya...

Donny Rahardian:
Timses Prabowo dableg, setiap kampanye liat dulu data tingkat kesejahteraan tiap daerah, minimal loe liat peta lha, Boyolali itu kan diantara jogja, surakarta dan semarang, gak mungkin daerah tertinggal, dari jaman ex mertua nya dia berkuasa juga dibangun terus.

Love The Truth:
Rasanya memang marah sekali pada saat tidak ada empati tuk sesuatu hal yang harusnya kita bereskan bersama sama...semoga rakyat bisa memilih yg terbaik buat Indonesia...(Jokowi Pastinya)

Hari Setyawan:
Pantas, mantan bininya kagak betah...

bass-oke:
kalau yg ini mah karena ukurannya terlalu little tiny size...

KittyKatz:
Nggak bisa berharap semua orang optimis, tapi semoga jumlahnya hanya 20% saja, sisanya 80% milih pakdhe.

katabelece:
minutes ago
Tepat sekali mas!!
Orang kaya yg jumawa sering bikin orang miskin tambah kecil hati dan sakit hati. Ini kan lagi2 menyinggung SARA, suku adat ras dan antar golongan. Prabowo sdh usil dg suku ditambah antar golongan ! Ga elegan bicaranya. Orang kaya sering buta liat diri sendiri, krn kesombongannya padahal bicara kulit, ogah punya presiden tambun, muka bengep sprt kesengat lebah, hidung pesen angka tiga!! Elek pokoke eleeeeek tenan!! Bicara akal, halah .. Ga pinter2 amat, gagal hidupnya, berhasil jd kaya krn nepotisme, bicara mental, prabowo itu orang gila, sakit..., setidak2nya, gila hormat, maunya dihormati, penyakit kronis orang kaya!! Bahaya dan celaka buat kita semua, kalo orang sakit mimpin negara kita.

Iman Sukarno:
Bagiku prabowo-sandi kartu MATI.

Rini Riendu:
Ibunya pak Jokowi dari Boyolali

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Menganalisis Prabowo Yang Kerap Menghina Orang Miskin yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/menganalisis-prabowo-yang-kerap-menghina-orang-miskin-exf12uHnU

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: