You Now Here »

Cebong Rasa Kampret  (Read 64 times - 101 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 15,300
  • Poin: 15.376
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Cebong Rasa Kampret
« on: November 13, 2018, 05:13:13 PM »




Raff:
Setuju mba
Bagaimana bisa timbul iba bila ybs masih tetap arogan dan nyelenèh dengan melakukan hoax lainnnya (spt menganalogikan kasusnya sama seperti istri Rasulullah, booking tiket film Ahok dlsb).
Akan berbeda bila ketemu maling ketangkap basah yg digebuki, rasa iba tersebut diperlukan guna menyelamatkan nyawa korban agar supaya bisa diadili oleh pihak yg lebih berwenang (aparat kepolisian) bukan dihakimi massa.

Jemima Mulyandari:
Sepakat dengan semua tulisan Mas Raff. Rasa kemanusiaan itu juga yang saya rasakan saat membela kehormatan Sandi dan anaknya.

Will W.:
Lucunya......
Sedangkan dihukum netizen aja dia masih belum tobat......
Apalagi kalau gak dihukum  netizen wah tambah besar kepala tuh orang.... bisa jadi pendosa rasa orang suci dan hoaxnya makin diterima orang lugu

Jemima Mulyandari:
Yup. Disitulah pointnya. Tambah ngelunjak pastinya.

GustiMbotenSare:
Jangan pernah lelah mencintai negri ini, poinnya adalah lawan hoax dan fitnah dengan fakta. Kita bukan membela "Jokowinya" tetapi membela kebenaran yang diputarbalikkan, betapa banyak kebohongan yang terungkap kepublik, tetapi dengan arogannya masih merasa diri paling suci sambil tetap menebar fitnah sana sini....saat itulah tingkat kemuakan kita pada individu atau kelompok munafik ini tak akan pernah terbendung oleh apapun, sebab itu mari selamatkan negri ini dengan cukup datang ke tps nanti dan pilih #JokowiLagi !!

Jemima Mulyandari:
Iyes. Itu juga yang saya rasakan sekarang ini. Ayo berjuang menjaga NKRI.

Emwe Wiedayat:
Jika kita membaca komentar pada artikel atau berita di medsos atau media mainstream sekalipun terlihat bahwa mengejek atau menghujat dengan mudah dituliskan untuk yg kontra dengannya , tak peduli topik masalahnya .....olah-raga , entertainment, apalagi politik . Miris rasanya melihat. Pengaruh apakah itu ? Sebab kalau dilihat dari segi usia , banyak juga yang sudah tidak muda lagi yang kalau dipikir seharusnya bisa ngerem semua perkataan / tulisannya . Maaf agak melenceng  ..... ????

Jemima Mulyandari:
Welcome to Indonesia sob. Ngenes kadang rasanya ya.

Nawadi Zheng:
Rasa iba tdk pantas diberikan kepada genderuwo sontoloyo ini. Setuju banget. Makhluk ini ???? yg menjelma jadi manusia ..

Jemima Mulyandari:
Sepakat.

Retha Putri:
Super. Sepakat ??? ?????

Jemima Mulyandari:
Salaman dulu nyok.

Sapta:
Walaupun dia merubah dukungan dari koalisi genderwowo yg sontoloyo kpd pak jokowi , jus't say hallo tuk hanum rais

Jemima Mulyandari:
Eneg ya. Jahat gitu sih.

Aji Soko Santoso:
Hehe, Mbak Jem benar-benar agresif kali ini. Telengas tanpa tedeng aling-aling, kata orang Jawa.
Saya sih tidak peduli sama Hanum R., setelah blundernya. I'm done with her!
Namun apa yang terjadi sekarang adalah konsekuensi perbuatannya.
Apa yang ditabur, itu juga yang dituainya.
Sederhana sekali.
Merasa iba adalah kelemahan sekaligus kekuatan kita sebagai manusia.
Namun saya tidak iba pada seseorang yang menerima konsekuensi dari perbuatan tidak baiknya.

Jemima Mulyandari:
Hehehehe.... Plak plok kayak waktu nabokin Kolik ya Dok. Wakakakaka..... Sepakat saya dengan semua yang Dokter Aji tuliskan di sini. Jangan sampai rasa iba kita justru jadi kelemahan kita.

Kolik kulik:
Salahku opo?

xenakis:

(click to show)

SEQUEL MENDATANG...coming soon

Jemima Mulyandari:
Wakakakaka....

Oma Acel:
Setuju mb Jemima, perlu galak begini.
Si Hanum itu sedang kena hukuman sosial karena perbuatannya sendiri,  tapi lihatlah betapa bebalnya dia,  malah menuduh ada borongan seats utk film Ahok. Walaupun sudah dia hapus,  orang sudah baca semua tuduhan nyinyir bibir amin rais yg diwariskan kepadanya itu.
No way iba2 sama gerombolan jahat.

Jemima Mulyandari:
Siap Oma. Galak seperlunya ya ????

mikael endro:
kalo saya terus terang benar-benar merasa iba...pada mereka-mereka yang sudah rugi seharga tiket nontonnya, lumayan tuh buat beli tempe , ayam  dan telur.

Agus W.:
Setuju Ci!
Iba itu harus dijatuhkan pada yg tepat menerimanya, klo ga, bisa jadi senjata makan tuan...

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Cebong Rasa Kampret yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/cebong-rasa-kampret-JR3U8UGqp

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: