You Now Here »

Kejamnya Karma Bikin Warga Cipinang Lebih Pilih Digusur Ketimbang Dipimpin Badut  (Read 72 times - 103 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 15,367
  • Poin: 15.443
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




John Lie Kwee:
Ha ha ha... digusur a la Anies beda dengan digusur a la Ahok. Gusuran a la Ahok disediain rusun dengan isinya, plus dapet KJP plus kartu bus transjakarta gratis. Gusuran a la Anies belon tentu. Udah terlambat kalo minta digusur sekarang. Entar kalo beneran digusur si Anies laen lagi nangis bombainya....

At Heist:
Akhirnya kita juga ikutan dilanda dilema, mo ngetawain koq seperti senang melihat orang susah? mo dibiarin ga dikomen koq geram gitu?

Jadi ingat kenapa dulu warga DKI lebih memilih Jokowi ketimbang janji janji manis Foke, karena sudah bosan dengan janji2 muluk petahana yg tak pernah direalisasikan. Hanya diulang ulang setiap kampanye, hanya manis dibibir ketika perlu mendulang suara dan melengos ketika terpilih. Akhirnya banyak yg sepakat mendukung Jokowi yg hasil kerjanya nyata sebagai walikota Solo 2 periode.

Namun sepertinya kembali lagi tergoda janji manis Anies-Sandi yg menggoda, bayangan bakalan dapat gubernur baru yg lebih santun yang kerjanya diharapkan lebih spektakuler dibanding dengan Jokowi-Ahok, seperti ketika mereka mencoba yg lebih baru daripada Foke. Malah menjerumuskan mereka kembali kedalam penyesalan yg sama seperti yg sudah dialami selama puluhan tahun dari era Foke dan sebelumnya, bahkan lebih dalam.

Semoga semua calon pemimpin di Indonesia berikutnya,  adalah yg berkapabilitas sebagai pemimpin dalam memajukan daerah, kota atau negara, yang menjadikan dirinya sebagai pelayan rakyat, mumpuni dalam pemahaman kewajiban dan perundang undangan, yang mementingkan kepentingan nasional dari pada kepentingan kelompok atau pribadi.
Bukan orang yg merasa bisa menjadi pemimpin, bukan yg merasa sudah selesai dengan dirinya tapi tanpa kapabilitas, bukan yg hanya punya semangat untuk menjadi pemimpin, bukan yang hanya sekedar ingin namanya tercatat dalam sejarah, bukan yang hanya mementingkan jabatan tanpa rasa tanggung jawab.

Sendiri Lagi:
Banjir di Jakarta, kan .. bukan sekarang-sekarang aja, udah ada sejak jaman Batavia dolo. Semua salah Gubernur Hindia Belanda. Saya cuma ketiban apesnya doang.

(Wan Bahlul - Gubernur DKI Jakarta 2017 - 2022)

Will W.:
Moga2 semua warga jkt brhasil melewati masa krisisnya.....
Winter eh flood is coming.......
Embrace yourself......
Siapin perahu karet, makanan darurat, air galon byk2, genset dll. Jangan lengah krn terlalu percaya pada orang turunan yemen rasa perihbumi..... boro2 nolongin & beresin masalah ini, mungkin akan kabur lagi ke argetina sana

Adiva Afsheen Hidayat:
Kebijakan kebijakan yg dibuat olh gubernur sebelumnya dipeti eskan diganti dgn kebijakan" baru karya gabener anis, ....
coba pada saat Ahok mereka menerima dan mengerti apa yg direncanakan ahok paling tidak pahit didepan (krn pindah digusur) tp enak kedepannya nah kalau sekarang ???, enak didepan sama janji" manisnya tapi kenyataannya gabener & paiiiiiiitt ....

Yah sekarang harus nerima, suka tdk suka, ya hrs nikmati atas pilihannya .... NATURALISASI SUNGAI &  no betonisasi & no gusur gusur

Oma Acel:
Ya....   karma,  tepat sekal....dan tangan yang tidak terlihat,  betul sekali. Jangan sebut2 Tuhan,  nanti ada bang Fauzi....he2...

Kampret212:
karma mulu... apa sekejam itu "Si Pembuat Karma" menghukum masyarakat jakarta hanya karena salah (dipaksa) milih seorang yang tidak tahu kerja?

At Heist:
betul bang, bagi yg ga bisa move on pasti terasa kejam. Bagi yg bisa move on itu menjadikannya hikmah dan pembelajaran, agar tidak lagi mengalami yg lebih kejam

netral papua:
inilah pengalaman yg,,,baik utk indonesia kedepanx....

Chen Hao:
xixixix kena habis manis ya sepah dibuang.....salah pilih...hik hik hik....

WIDI:
Musim hujan baru mulai ya, jangan nakutin ya, sy orang jakarta sudah was-was nih

Arif Soetanto:
Tenang. 4th lagi jgn pilih Anies (kalo anda masih bisa milih)

eren armin:
Titik banjir banyakan di jaktim dan jaksel ya?

Fredi Budiarto:
sayang warga Jakarta gak bisa bedain Uang nominal besar 100 rebo dan 5 rebo..gak bisa bedain nasi enak dan nasi basi..gak bisa bedain rupiah asli dan palsu. gak bisa bedain tangan kanan dan kiri..gak bisa bedain ganjil dan genap..masih belum lulus Paud..

Hadi:
Dalem banget bung,,,, semoga rakyat indonesia tdk spt warga jkt(58),,,semoga

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Kejamnya Karma Bikin Warga Cipinang Lebih Pilih Digusur Ketimbang Dipimpin Badut yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/kejamnya-karma-bikin-warga-cipinang-lebih-pilih-digusur-ketimbang-dipimpin-badut-zVbIUJL4l

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: