You Now Here »

Malu Filmnya Tidak Laku Hanum Rais Minta Maaf Pada Produser Kru Dan Artis  (Read 64 times - 113 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 15,367
  • Poin: 15.443
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




coblos01:
Hanum ini siapa sih? Penting bgt ya difilmkan kehidupannya? Kalo Kartini, Cut Nyak Dien, Nyai Ahmad Dahlan atau Marsinah cocoklah dijadikan film. Atau suatu saat ada yg bikin film Sri Mulyani dan Susi Pudjiastuti. Kesannya kaya penting atau terkenal atau berjasa ni si hanum. Bikin aja film fiksi pake nama lain bkn hanum rangga, krn mnrt saya ada kesan narsis ketika hanum bikin novel dg menggunakan nama sendiri. Mending kalo orang penting. Dan herannya ada yg mau memproduseri film ini :v

KittyKatz:
Sebenarnya gak salah juga. Dia udah dua kali bikin film dan laku, kok. Cuma karena dia main hoax dan reputasinya ternoda, orang jadi males nonton. Ditambah dari segi cerita, masih kalah dengan dua film pendahulunya.

B-Over:
Tapi kalo dibanding hilman si penulis lupus tentu masih jauh. Endingnya hampir mirip, begitu hilman merasa dia mungkin karakter yg paling pas memerankan lupus, malah jeeblok filmnya dibanding pemeran sebelumnya yg terbilang cukup sukses mendatangkan penonton

coblos01:
Memang film terdahulu itu tentang kisah pribadi juga ya... Saya sih memang gak pernah nonton film si hanum :D

dogol-forester:
bener bingits hsnum ini siapa sih ?, kalau die kaga bikin story soal kebohongan sarumkampret gue ga bakalan tau siapa si hanum ini !

Kampret212:
Film-film sebelumnya (99 cahaya di langit Eropa part 1-2, bulan terbelah di langit Amerika part 1-2), semuanya diangkat dari novel yang bercerita tentang Hanum dan Rangga. hanya 99 cahaya di langit Eropa part 1 yang sedikit lebih sukses daripada yang lainnya, meskipun yang lainnya tidak bisa dikatakan gagal. Semua berkisah tentang pribadi dirinya. Apakah narsis? mungkin juga, Saya gak tahu pasti. Tp kayaknya efek paling merusak sebenarnya keterlibatannya dalam hoaks RS dan segala macam komentar-komentar politiknya. Mungkin itu salah dia, atau mungkin karena orang sudah bosan dengan film-film dari novelnya

Glent Lim:
Ini film mengandung cocoklogy ttg lafaz allah di kerudung maria, dari sini aja gw dah ga respek ama sengkuni betina ini, penyebar pembodohan massal

coblos01:
Oh begitu. Memang betul, bagian terbesarnya krn dia nyebar hoax sarumpaet. Tp saya pribadi takkan nonton film jenis ini. Lebih suka nonton dokumenter di NGC, atau film yg diangkat dr tokoh berpengaruh seperti "Genius" tentang kisah Einstein...

Oppie Azier:
dakwah darimananya?, sy jg ngeliat sekilas cuplikannya, filmnya bercerita ttg galaunya hanum mau dengerin kata suaminya atau ambisi karirnya, kl film dakwah, sejak awal hanum gak galau dong, kan wanita muslimah di tuntut untuk taat sm suaminya, kl film dakwah, ga ada ruang bagi muslimah utk menentang suami, ini film yg bercerita ttg kesombongan hanum rais yg ingin banget di bilang milenial sholehah, cerdas dan sukses, padahal zonk, semuanya ga ada di hanum...org cerdas kl suka manipulasi namanya goblok.. ????

Kei:
Sama kayak sy cuma nonton cuplikannya aja hahaha

mikael endro:
dakwahnya ada di cuplikannya : "Jangan Suzon..." yang terus dibenerin pengucapannya itu "su'udzon" ...itu aja sih menurutku....

Oey Yung:
Lah mending org sekalian nonton film suzzana drpd nonton setan beneran

GustiMbotenSare:
Kemarin ada caleg dari dapil di Bogor ngemis2 sebar tiket gratis nobar di CCM, cuma orang bogor sudah banyak yang waras dan ga ingin nasibnya seperti dki. Jadi meskipun gratis tapi seperti mengemis untuk minta belas kasihan sama orang-orang agar mau menerima tiketnya

Opa patompo:
Hahaha...
Semoga sadar aja si penulis cerita itu... Tdk perlu tinggi hati, atau berlebihan... Sederhana, biasa saja... Jgn ikut babe-nya...
Lgpl, produser jg ikut maju2in film... Lha untuk apa? Kan aneh...
Tp y sdh-lah, sdh terlanjur becekkk

B-Over:
Penulis juga harus pake hati nurani dong. Sebaiknya tonton dulu sekaligus traktir kita semua yg belum nonton.

Dijamin kita semua nanti makin tidak pakai hati nurani dalam memgomentari si drg. Hanum

Kei:
Wkwkwk mending sy nunggu diluar sambil ngobrol sama mba yg nyobek tiket di pintu theater aja sob

C Jon:
Kalo menabur angin, ya, pasti panen badai. Hanum keliatan angkuhnya dgn mengangkat ide cerita dari kehdupan sendiri, padahal siapa sih yg kenal Hanum, selain kader PAN yg jadi suruhan mbah Ngamin. Moral story juga ngga jelas apa yg bisa dipakai dalam kehidupan manusia pada umumnya. Dan yg lebih dungu, jadwal tayangnya dibenturin sama AMCA, ya, bunuh dirilah. Padahal Ahok masih dirindukan publik, termasuk sebagian JKT58 yg tertipu saudaranya seiman dari Yaman tapi ngga bisa kerja.

Chandra von Caledor:
Film Pelakor/NTR ko mau aja ada yang nonton, kalau ini sinetron mungkin masih ada.... cuma bioskop ini xD gali kuburan sendiri aja....


Padahal kualitas artis yang ngejajal juga mantap.... Paling cuma biar ngerasa ada yang bisa diajakin bagi beban, padahal bebannya dari dia sendiri. Coba kalau kagak ikut" soal ratna sarung kampret, paling nggak bisa lah ngangkat ni film lagi dikit, sama ditabrakin ama filmnya ahok.... Blunder strategis itu

Nawadi Zheng:
Coba drama dg sarungbaukampretz sukses? Widih... penontonnya membludak kali Bung

Nawadi Zheng:
Strategi hoaks gagal shg menyebabkan nama partai, pribadi-hasil karya, dan temen2 relasi bisnisnya pun terkena baunya jadi berantakanlah semuanya. Dan msh tdk sadar diri dan menghujat pula. Ini manusia apa??

R Firman:
"Janganlah perbedaan politik harus menodai karya seni," kata Hanum..."
nah makanya kamu juga "Janganlah perbedaan politik harus menodai dokter gigi.."..num..num

GustiMbotenSare:
Ancen cangkeme hanum ini sama baunya dengan bapaknya,...siapa yang mulai siapa yang dituduh seenak udelnya

R Firman:
iya..orang kok ngga bisa introspeksi sedikit ya..no wisdom at all...

Nassar:
"Janganlah perbedaan politik harus menodai karya seni,"
Saya sgt setuju dgn ucapan dri Hanum ini.....
....sayangnya itu keluar dari mulut yg salah!! Hiyahiyahiya

Coba situ nasehatin dl bapak sengkuni mu
"Janganlah perbedaan politik harus menodai KEBEBASAN BERAGAMA DAN BERORGANISASI,"
Coba dek hanum simak pidato bokap lo kmrn....udah tepat Haedar ksh kebebasan bagi warga Muhammadiyah utk milih capresnya. Eh....malah dinodai dgn ancaman jeweran ke ketuanya sambil mengait2kan nama agama & ngatain sontoloyo thdp organisasi yg dah ngebesarin nama dia. Situh & bokap waras?

Hendra Panggabean:
ada yg kepikiran ngga klo aksinya selama ini adalah trik utk mempromosikan atau biar org penasaran dgn  film dia yg akan tayang kyk artis/aktor2 holywood gitu. tapi dia slh perhitungan !?

Albert Adlyn:
wajib minta maaf donk ke produser udah bikin kerugian gara2 produksi film tak laku wkwkwkwkw
baru kali ini ada film dapat skor cuma 1 di imdb wkwkwkkwkw
parahnya

Amir H:
Sendiri yang mulai sendiri yang meminta diakhiri. Makanya jangan suka menantang-nantang.

Lanina:
Di kira muslimah vs penista agama, pasti unggul yg pertama ya? Teori org rasis bgt...

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Malu Filmnya Tidak Laku Hanum Rais Minta Maaf Pada Produser Kru Dan Artis yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/malu-filmnya-tidak-laku-hanum-rais-minta-maaf-pada-produser-kru-dan-artis-0Grd0hwa4

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: