You Now Here »

Islam Dijadikan Topeng Ambisi Politik Kekuasaan Lewat Reuni Akbar 212  (Read 57 times - 65 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 15,321
  • Poin: 15.397
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Putra Sunda:
Kubu oposisi dan 212 sibuk menjudge pemerintah mengkriminalisasikan ulama, faktanya tdk ada 1 pun ulama yg di penjara jaman jokowi. Malah mayoritas ulama berkarismatik dukung jokowi. Mereka memanfaatkan umat islam yg pola pikirnya (maaf) masih terbelakang (bodoh).  Jujur saja 2014 saya pro prabowo (itupun krn jokowi  saya anggap harus tuntas di DKI). Namun 2019 melihat kinerja jokowi saya pilih jokowi. Tdk fair sudah bekerja keras tiba-tiba diganti. SBY yg kerja biasa2 saja bisa 2 kali, masa jokowi yg kerjanya luar biasa harus 1 kali gara2 diserang oleh hoaks.

Pô_t3n9cőrě:
Sangat setuju sob... untung sy jg agak pintar dkit... hee

Edwin Hendra Kusuma:
Kita percaya jalah kalau umumnya orang Indonesia bisa berpikir waras. Beberapa teman saya yang dulu ikut gerakan 212 jauh2 berangkat dari daerah masing2 ke Jakarta cerita ke saya kalau mereka nggak akan ikut reuni ini karena tidak ada pentingnya. Mereka waktu itu ikut gerakan 212 karena merasa perlu "membela Islam", dan sekarang mereka melihat reuni ini tidak ada urgensinya ke arah itu; cuma sekedar hura-hura atau lebih "buruk", gerakan politik.


Saya kira mereka-mereka yang dulu repot-repot datang dari daerah untuk ikut gerakan 212 itu tulus berniat "membela Islam" sebatas pemahaman mereka (nggak usah diperdebatkan apakah pemahaman mereka ini bener nggak ya). Mereka tidak melihat gerakan 212 itu sebagai gerakan politik, dan sayangnya mereka tidak sadar bahwa gerakan semurni apapun selalu bisa diboncengi kepentingan politik.


Kalau teman-teman saya yang dulu ikut gerakan 212 itu sekarang tidak merasa ada perlunya ikut reuni 212 hari Minggu nanti, bukan tidak mungkin masih ada banyak yang lainnya di luar sana yang berpikiran sama kan? Jadi, biarpun reuni 212 ini nggak ada gunanya, saya kira juga tidak perlu dilarang. Biarkan saja jalan. Siapa tahu pesertanya cuma sedikit dan malah mempermalukan sendiri. Atau, kalaupun ternyata banyak yang hadir, ya anggap sajalah sebagai saran buat rekreasi pesertanya; just to release the steam.


Intinya, ini reuni yang nggak penting, dan nggak ada perlunya untuk dianggap penting. Semakin dianggap penting, semakin dianggap ancaman, semakin jumawa nanti jadinya para penggagas acara ini, dan mereka juga bakal punya bahan baru buat teriak kriminalisasi, intimidasi, dll.


Lebih baik pemerintahan Jokowi ngurus hal-hal lain yang lebih penting. Kampanye terbaik adalah dengan menyuguhkan prestasi nyata, bukan dengan reuni ataupun sekedar nyinyir cuacuacocomekiki.

Iman Sukarno:
Smoga tanggal 2 Desember 2018 di Area Monas sejak subuh hingga siang hari hujan deras sekali dan angin ribut dan langit gelap dah gitu yg bebal-bebal keserempet petir gt... (jahat gak sih klo gini... abisss geme pangkat 3 gw liat Gerombolan ini)

FAUZi:
sepakat... kalau perlu sampai malam, sekalian biar jakarta banjir dahsyat agar JKT 58 melihat fakta gabener onta pilihan mereka hanyalah manusia koplak

sayyid:
mereka ini adalah kaum yg haus kekuasaan tidak mencintai Allah dan rasulnya dan juga seluruh manusia.kaum yg penuh ego.ingatlah ,Allah itu cinta.
berjubah putih-putih berserban putih-putih, hati hitam pekat.

ustadz sayyid habib yahya

Givern Miricle:
acara mabok berjamaah

Delavian Panggabean Sidabutar:
Semakin besar nilai anggaran yang didapat dari "dona-dona-lacur"....para "tikus2 bersorban berdaster banci" akan semakin "buncit-perut"nya.....lahh ngais fuluz guna menumbuhkan kumis dan jenggot,beli sorban serta daster kan harus pakai "cien" ......belum lagi untuk beli minyak sinyongnyong agar terkesan aroma dedemit.....semua pakai duit. Lafaskan sepotong dada ayam....gumankan "lezat" nian......teriakkan "take-beer"....dan kaumnya akan serempak menyahut: "gobannn"nya maaaa'''''nnaaaaaaaa" ??? ??? ??? ???
(click to show)


FAUZi:
beberapa kenalanku yang dulu ikutan mereka, dan pastilah kucoret dari daftar kenalan sebagai manusia juga mulai sadar kalau dulu hanya dimanfaatkan


Namun upaya mereka menjalin hubungan lagi sudah tertutup bagiku, karena aku tidak menerima kenalan berdasarkan identitas agama di tonjolkan


gerombolan yang mengaku 212 itu hanyalah sekumpulan pecundang tanpa isi kepala kok

firman proindo:
Logika dari sandi,fadli zon,dan para gobloker
"Memaki dgn kata bangsat itu adalah kritik"
Wkwkwk

Coal Mine Canary:
" Kritik itu dilakukan dengan kata kerja yang memotivasi, bukan kata sifat yang menjelek-jelekkan dan menghina. "

Benar sekali.....
Quote of the day....

Prisca:
Yg saya heran kan nanti, orang2 yg mau2 nya dtg tgl 2 besok utk reuni paling aneh dan tdk masuk akal,, bodoh kok ya di pelihara

Pô_t3n9cőrě:
Dr dl gue dh tau it akal''an lawan politik yg mau menabrakkan umat islam dan pemerintah... bau politiknya kental dr oplosan

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Islam Dijadikan Topeng Ambisi Politik Kekuasaan Lewat Reuni Akbar 212 yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/islam-dijadikan-topeng-ambisi-politik-kekuasaan-lewat-reuni-akbar-212-6aGaiDn6L

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: