You Now Here »

Opm Kami Tak Butuh Infrastruktur Kami Butuh Papua Merdeka  (Read 94 times - 50 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 15,350
  • Poin: 15.426
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Opm Kami Tak Butuh Infrastruktur Kami Butuh Papua Merdeka
« on: December 07, 2018, 10:01:06 AM »




Andhik:
Pendukung OPM itu ngga jauh dari Freepot dan Cawapret

Piter Kristianto:
Saya ingin menggaris bawahi ini :
Pembangunan demi pembangunan yang gencar dibangun pak Jokowi di Papua seolah-olah tidak ada artinya sama sekali bagi mereka. Mereka tidak butuh segala macam infrastruktur yang dibangun dengan tulus oleh pak Jokowi. Yang mereka butuh hanya satu, yaitu Papua merdeka.

Itulah sifat dasar manusia yang tidak pernah puas dan mensyukuri apa yang Tuhan beri pada kehidupan mereka.

Sudah baik-baik dan aman bangun bersama tanah Papua demgan Indonesia, ini malah terkecoh dan kena tipu mentah-mentah dari pihak luar yang ingin mencaplok kekayaan dan harta sumber daya alam Papua yang melimpah ruah dan kaya raya."


Kita tidak bisa berkata seperti ini... pembangunan papua adalah 4 tahun, dimulai dari Jaman panutanqu pakde Jokowi... dari jaman Orba 32, reformasi, SBY apa yang diadapat Papua dengan ikut Indonesia?! Kekayaannya dikeruk, dilakukan DOM, masyarakat disana hidup tanpa infrastruktur dan pembangunan... 50 tahun lebih mereka dianak tirikan lalu teriak teriak NKRI harga mati... saya ingat Roy suryo nyanyi nyanyi lagu kebangsaan tetapi prestasi olah raga melempem... ya iyalah... Ketika NKRI harga mati itu berarti pembangunan diseluruh pelosok negeri dan 1 harga atas kebutuhan pokok! Pade Jokowi udah tepat membangun Papua dan memberlakukan 1 harga BBM... memang pakde ku itu cocok jadi panutanqu... yang perlu dilakukan adalah terus membangun Papua... mebuat mereka bangga ikut NKRI karena semenjak ikut NKRI Papua sejahtera lahir batin... pernyataan perang terhadap OPM hanya akan memperkeruh suasana dan meningkatkan keinginan rakyat Papua untuk "merdeka"...

Kampret212:
Mereka merdeka, US dan Ausie masuk... Papua lebih suka "dijajah" ausie daripada dijajah orang jawa... Mrk mungkin berkaca pada PNG di sana saudara-saudara mereka bisa "hidup tenang".

BritneyYang:
Mungkin 32 th " orang Jawa "
Jajah Papua.
Tapi sejak 4 th lalu Ada "orang Jawa" lain yg manjakan Papua.

Kampret212:
Tp itu tidak cukup. Orang papua tidak mendapat kesejahteraan yang "cukup" dibandingkan dengan yang non Papua. Teman saya mengatakan di sana pejabat masih "dieskpor" dari luar Papua.

Pembodohan yang dilakukan terhadap orang Papua sudah terlalu lama dan menyakitkan. Jokowi memang orang baik, tp tidak semua yang berada disekitar dirinya adalah orang-orang baik.

Tony Gede:
Artikel yang bagus, bisa menjadi penyeimbang pandangan kita.

Karena selama ini kesannya gerakan yang OPM lakukan itu seolah2 menggelar perang, mengklaim seolah2 mereka hanya mengincar tentara.  Seolah-olah semua orang Papua pasti mau Papua merdeka.

Tapi kenyataannya, yang mereka bunuh itu orang sipil, pekerja konstruksi.

Kenyataannya juga, yang tanda tangan petisi ke PBB hanya 1,8 juta orang dari sekitar 4,2 juta penduduk Papua.  Artinya tidak semua dari orang Papua mau lepas dari Indonesia.

Kalau mereka nggak butuh jalan, ya silakan ke negara lain yang nggak punya jalan.

Kalau mereka menantang perang, ya jangan salahkan kalau pemerintah nanti bertangan besi sama mereka.

Kalau mereka menantang perang, tampaknya memang harus digelar perang di sana.

Hanya memang saran saya buat pemerintah dan TNI:
- Jangan melakukan tindakan yang melecehkan lawan, seperti memajang foto lawan yang terbunuh seolah itu trofi.  Tetap hormati mereka yang sudah mati, walaupun itu lawan sekalipun.

- Saat perang selesai nanti, jangan lupa turuti adat perang Papua, di mana kedua pihak yang akan berdamai harus saling mengirim upeti.  Bantu juga suku-suku setempat untuk mengadakan penguburan bagi anggota suku mereka yang mati dalam perang.

- Saat pembangunan diteruskan, tetap perhatikan keberadaan suku-suku, adat, budaya, dan kebijakan lokal.  Jangan paksakan model pembangunan ke mereka, tapi sesuaikan model pembangunan dengan karakter masyarakat setempat.

- Saat membangun, sedapat mungkin manfaatkan potensi alam dan bahan bangunan lokal. 

- Jika ingin memperkenalkan kemajuan pada masyarakat, perkenalkan secara bertahap.  Kemajuan yang terlalu drastis akan menyulitkan mereka dan justru menimbulkan masalah baru. 

Juga, upayakan sedapat mungkin agar kemajuan yang dibuat memanfaatkan sebanyak mungkin potensi alam yang sudah ada, dan bukan membawa masuk sesuatu yang baru (yang belum tentu sesuai).

Yang lebih penting, pembangunan dan kemajuan di sana harus dilakukan sedapat mungkin tanpa merusak alam dan tatanan sosial budaya masyarakat sana.

Contoh:
Secara tradisional, makanan pokok dan pertanian mereka adalah pertanian sagu.  Tiba-tiba memaksakan pertanian beras tidak akan mendatangkan manfaat bagi mereka.

Yang lebih tepat dilakukan adalah memperkenalkan sistem pertanian sagu yang lebih baik.  Dan kalau perlu, bantu mereka membuat koperasi-koperasi sagu (untuk produksi, konsumsi, dan simpan pinjam). 

Dengan demikian, ekonomi mereka bisa jadi lebih maju memanfaatkan hasil pertanian yang memang sudah dari dulu ada di sana, yaitu sagu.

Juga, karakter simpan pinjam koperasi  yang dimiliki oleh masyarakat setempat yang sifatnya gotong royong dan lebih berorientasi pada membantu mereka (menurut saya) akan jauh lebih baik dalam membantu mereka daripada memperkenalkan sistem perbankan modern.

Juga, jika ingin membantu mereka membangun rumah  yang lebih baik, jangan perkenalkan bahan bangunan yang harus diimpor, tapis sebisa mungkin bahan bangunan yang mudah di didapat di sana.

Misalnya, bagaimana membangun rumah kayu atau bambu yang lebih baik.  Atau bagaimana membangun rumah tanah liat yang lebih baik.

Juga, kalau mau mereka maju ekonominya melalui perkebunan, jangan perkenalkan perkebunan kelapa sawit.

Perkebunan kelapa sawit itu sebenarnya merusak alam.

Cari perkebunan tanaman lain yang lebih tepat.  Karet misalnya, bisa dilakukan dengan sistem tumpang sari, dicampur dengan perkebunan lainnya.

Atau kebun nira, kebun sagu, dll.

John Lie Kwee:
Ya udah, kalo mau mereka begitu, that means WAR.. Soal pelor sih ga usah heran, wong mereka disupport inteligen aussie en amrik koq. Belon lagi negara papua newguinea yg selalu pura pura bloon untuk urusan KKB...

Tony Gede:
Kecurigaan kita sama masbro.

Aussie itu udah terkenal suka pura2 kasih bantuan, tapi ujung2nya malah memeras. 

Papua New Guinea juga punya sejarah buruk dengan Bougainville kok.  Jadi walau mereka pura2 bloon, saya curiga mereka ingin juga mencaplok Papua untuk jadi gudang emas baru mereka.

John Lie Kwee:
Dengan dukungan aussie, dan aussie berharap menggantikan posisi freeport disono....

yawming:
Thanks Bung Argo, masalah misteri senjata OPM, saya malah berpikiran: sebagai sebuah negara berdaulat di manapun koq rasa-rasanya tidak pernah kita merasa aman, dan ada saja ancaman dari intern (bandit-bandit lokal) maupun ekstern (bandit-bandit internasional). Masalahnya siapa sih yg berkepentingan di Papua yg luas dan banyak sumber alamnya. Bdk saja Freeport yang mengeruk sekian puluh tahun....kita dikepretin aja

Lanina:
Kalau sdh merdeka, mau di lelang kmn negara nya?

Love NKRI:
Sdh mnjadi sfat Pemberontak yg hny ingin "berdamai" saat bedil2 TNI di dpn congor mrk. Bgtu di maafkan, mrk mmbngun kmbli kekuatan utk memberontak lg.
Tumpas smpe ke akar2nya spt mrk dg biadab membunuh warga sipil.!!

Andrew Yogi:
Saya Duga: Kemungkinan Besar ada Kepentingan yang sama dari Pihak Luar & Dalam (antek2) dimana sebagai Dalang nya. Yang Luar ingin Menjarah kembali Sumber Daya Papua, Yang Dalam Ingin Menghancurkan Pemerintah juga berharap Dapat Fulus dari Hasil Penguasaan Sumber Daya nya.

Mas:
Beli hp baru telp pentolan OPM yg selama pemerintahan Jokowi diem.. katakan : “... BUAT SUASANA KEAMANAN PAPUA TIDAK KONDUSIF KATAKAN KAMI INNGIN MERDEKA KAMI TIDAK BUTUH INFRATRUKTUR.. INI ADA UANG 200M.. AMBIL... laksanakan..!..”
Selesai telp hp siram bensin.. bakar..!
GAPANG KAN...?” Mbok sampai dikejar ke lobang semut.. nggak akan ketahuan.. SIAPA DIBELAKANG MEREKA..!!

BigPapa:
gak butuh infrastruktur,  nkri = kolonial... narasinya .... ngeri-ngeri sedaaaap

Andy Wijaya:
Semua ada waktunya, rangkullah saudara kita di papua dgn baik, ingatlah, NKRI bukan saja Jawa saja, NKRI bukan Sumatera saja, tapi dari Sabang sampai Merauke, semua mempunyai hak dan kewajiban yg sama.

Anton Satya:
kewajibannya adalah taat kepada Pancasila dan UUD 45, kalau gak mau taat maka satu satunya jalan adalah ditumpas habis. Jangan kasih hati kalau tidak ingin terjadi seperti diwilayah lain.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Opm Kami Tak Butuh Infrastruktur Kami Butuh Papua Merdeka yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/opm-kami-tak-butuh-infrastruktur-kami-butuh-papua-merdeka-V8kU0YQeL

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: