You Now Here »

Bagaimana Kalau Orang Ini Bersaksi Di Gereja  (Read 59 times - 45 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 15,875
  • Poin: 15.951
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Bagaimana Kalau Orang Ini Bersaksi Di Gereja
« on: December 14, 2018, 11:13:04 AM »




Zeffanya N Zeevanka:
Good article? ??? ????
Keristenan Tanpa ketaatan pada firman adl nol
Klu cari berkat lbh cocok kegunung kawi atw dukun.
Kristen bkn hal materi / hidup berkelimpahan tapi bagaimana hidup kita berbuah, apakah kita semakin bertambah DLM kasih? Sukacita? Damai sejahtera? Kesabaran?kemurahan?kebaikan?kesetiaan?kelemahlembutan?penguasaan diri? Sekalipun....walaupun...Malah...
Carilah perkara yg diatas, yg berharga dimata Tuhan bkn dimata dunia krn sifatnya sementara. Bknya anti berkat tapi sekalipun smp mati hidup miskin namun hidup benar berbuah kekekalan. Persembahkanlah hidupmu sbg persembahan yg hidup, kudus & berkenan kpd Allah. Itulah ibadah yg sejati.

mikael endro:
akhirnya ada yang  menyentil konsekuensi  sebenarnya dalammengikuti Tuhan , bukan hanya limpahan materi yang semu,  yang tak lain hanyalah ujian dalam peziarahan hidup kita.  Saya sendiri tidak pernah mencantumkan kelebihan materi sebagai imbal hasil ketika ditanya orang kenapa menjadi Kristen (katholik).

dogol-forester:
mendiskusikan ajaran agama dalam latar belakang yg berbeda hanya akan debat kusir atau jaka sembung bawa golok.
penafsiran dan pemahaman setiap org berbeda dan jgn diseragamkan, kalau ada org merasa bangga bercerita dan berbagi atas berkat yg diterimanya stlh dia mengikut Yesus, ya pain-pain saja. setiap org punya pengalaman sipiritual yg berbeda dan mensyukurinya dgn cara berbeda yg penting jgn menjadi yg plg benar.
oh ya, yang gawat kalau stlh dia mengikuti Yesus menjadi radikal dan fanatik nah itu baru gaswat.

FAUZi:
Nanya aja (asli nanya)



Kalau (ini kalau) semua jemaat, gereja apapun atau agama apapun berhenti memberikan sumbangan, perpuluhan, dan apapun namanya secara total berlaku di seluruh dunia, berapa lama sebuah agama bisa bertahan ?


Intinya adalah agama dan institusinya berhenti menerima sumbangan, bantuan, berhenti berbisnis (kalau ada) dan lepas total dari masalah "uang" berapa lama sebuah agama bertahan ?

Resilas:
Kalau ditanya berapa lama "agama" bertahan, saya rasa tetap bertahan.
"institusi" mungkin terhenti, mungkin juga tidak kalau ada orang yang mau mengelola secara sukarela, tapi mungkin tidak seefektif dan sebesar bila institusi tersebut punya dana.
"Kegiatan" agama yang "terorganisir" (seperti ibadah mingguan dan kegiatan lain) juga mungkin berubah. Karena pendeta juga perlu biaya hidup, di gereja yang jemaatnya lebih berada, kebaktiannya pake ac, audio-visual, dll. Kalau gak ada pendanaan lagi, pendeta harus bekerja di bidang sekuler, tapi tetap bisa mengajar kan dengan basis sukarela? Cuma mungkin dalam scope lebih kecil (karena gak ada tempat yg cukup besar untuk menampung semua orang, karena gak ada pendanaan untuk sewa / beli gedung).

Kalau gak ada organisasi (gereja) yang mengatur, jemaat yang emang sungguh2 dalam imannya tetap akan menjalankan ibadahnya, belajar tentang agamanya, tapi sifatnya jadi jalan sendiri2. Paling banter berkumpul dengan beberapa orang lain dan berkumpul rutin.

Sebetulnya maksud pertanyaan ini apa ya? (nanya, bukan nuduh).
Karena organisasi non-profit sekuler juga banyak, dan mereka butuh duit untuk operasional, dan itu lumrah.

Yang ini saya bicara dari sudut pandang kekristenan ya, karena saya gak familiar dengan sejarah dan kesulitan agama lain.
Tapu apakah anda pikir kekristenan bisa bertahan sampai sekarang hanya karena ada uang?
Uang menunjang banyak hal, tapi bukan faktor utama.
Banyak orang Kristen dipersekusi, bahkan sejak awal sejarahnya. Kalau cuma masalah uang, dan bukan karena Allah yang memelihara, belum tentu kekristenan bertahan sampai sekarang.

Nanya lagi, apakah anda memuji pembangunan infrastruktur di Papua? Kalau iya, kenapa pendanaan kegiatan agama dipermasalahkan?
Karena menurut saya, pembangunan infrastruktur dan pendanaan operasional gereja itu sifatnya sama : sebagai penunjang. Yang 1 untuk kebutuhan lahiriah, 1 lagi untuk spiritual.

Wolf Hunter:
Hmmm,
kalo ikut Yesus agar sukses karirnya, mending menjilat  sob saja bisa cepat naik pangkat.
Kalo ikut Yesus agar kaya , mending ikut togel aja, siapa tau dapat hadiah utama.

Ada pensiunan guru yg hidupnya pas-pasan tapi masih tetap ikut Yesus, tanyakan kepada dia kenapa?
Ada orang yg sudah bekerja selama puluhan tahun sebagai penyapu jalanan tapi masih tetap ikut Yesus, tanyakan padanya kenapa?

Sy pribadi berpendapat: Bapa di surga tidak membutuhkan kita tapi kita yg membutuhkan so, apa yg diberikan kpd kita syukuri saja, kita bisa lahir, tumbuh dewasa dan hidup dgn baik adalah anugerah yg luar biasa, trus masih kemaruk minta lebih?
Hidup kaya raya selama beberapa puluh tahun bisakah dibandingkan dgn hidup kekal bersama Bapa di surga?
Perasaan ketika disanjung didunia bisakah dibandingkan dgn perasaan ketika memuji Bapa disurga?

Resilas:
Menurut saya sih, kalau mau minta ya gak apa2, kan Tuhan juga tidak melarang kita minta, malah suruh kita minta ke Dia.
Tapi, tergantung tujuan kita minta.
Kalau ingin kaya sekedar ingin kaya, ya buat apa? Karena uang gak dibawa mati. Salah2, nanti uangnya jadi dewa do atas Tuhan.
Kalau ingin kaya supaya bisa membantu orang lain, menurut saya gak salah karena gak semua orang bisa seperti Ahok.

Selain itu, Tuhan juga menjawab dengan 3 cara : ya, tidak, nanti.
Jadi, menurut saya, minta itu gak salah tapi jawabannya terserah Tuhan sebagai pemilik semua hal.

Wolf Hunter:
Intinya adalah berserah diri kpd Tuhan dan ikuti saja hidup bagai air yg mengalir serta bersyukur setiap hari.
Hal yg mudah diucapkan namun sulit dilakukan, jujur saja sy blom sampai ke level itu.

FAUZi:
Kan katanya ada tertulis :"lebih mudah seekor unta lewat lubang jarum daripada orang kaya masuk surga"



jadi kan salah jalan kalau mengikuti Yesus ingin hidup layak ? apalagi kaya ?


 kalau dua paragraf terakhir aku belum berani komen.. he he

C Jon:
Kalo pake nalar (dan saya pikir seorang nabi juga pake nalar), maka Yesus tidak menjanjikan kekayaan utk pengikutnya. Jadi hanya orang2 keblinger yg buat testimonial bahwa hidupnya jadi lebih baik secara materi setelah menjadi pengikut Yesus. Lha junjungannya aja lahir di kandang, ngga punya rumah (walau sekelas RSSS, apalagi DP Rp 0), gimana pengikutnya bisa sesumbar hidupnya enak karena jadi pengikut Yesus.
Maka jangan jadikan agama sebagai dasar kesuksesan seseorang secara materi. Justru kekayaan materi bisa jadi membuat seseorang kurang ibadahnya krn menikmati kemapanan hidup dunia ini.

Wolf Hunter:
Hmmm, onta ya? ????

C Jon:
Wooi, di sekitar Betlehem dan Yerusalem juga ada onta. Onta ada di Timur Tengah, dan ngga jelas agamanya apa.

Tony Gede:
Waah, si om Fauzi usil nih ceritanya ya... hehehehe...

BTW, ini kan udah di bawah tag "Spiritual" om...

Daripada ngusilin orang di kolom spiritual, monggo mampir di artikel terbaruku aja pak.

Judulnya "Pak Jokowi, Jangan Lelah Berjuang Untuk Papua. Bapak Tidak Sendirian."

Saat ini masih di Editor's Choice tuh.

mikael endro:
om Fauzi ini mirip pastor saya yang setiap  ngobrol tentang Tuhan malah terkesan menegasikan campur tangan Tuhan, malah seolah2 mengajak untuk jadi orang tidak percaya, walau pada akhirnya niatan pastor saya  adalah memurnikan niat dalam mengikuti Tuhan...saya tidak tahu sih kalau sama om Fauzi hehehe , sebetulnya gereja malah membutuhkan sudut pandang dari orang tidak percaya, atau dari iman yang berbeda untuk bahan renungan dan refleksi diri.

FAUZi:
ha ha... nanti ku kesana om

pami:
Sipp sob,,

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Bagaimana Kalau Orang Ini Bersaksi Di Gereja yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/spiritual/bagaimana-kalau-orang-ini-bersaksi-di-gereja-3La1iUex7

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: