You Now Here »

Jokowi Gagal Digoyang Amerika Freeport Dicaplok Indonesia  (Read 71 times - 48 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 15,875
  • Poin: 15.951
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Jokowi Gagal Digoyang Amerika Freeport Dicaplok Indonesia
« on: December 23, 2018, 09:37:53 AM »




Njoto:
Transaksi2 mencurigakan menjelang pilpres apalagi dalam jumlah besar harus diawasi bila perlu diblokir, ini cara asing mendanai operasinya lewat cecunguknya di Indonesia

Love NKRI:
Jangan biarkan JOKOWI berjuang sendirian.!!
Bersama JOKOWI kita lawan penjajahan Asing di bidang Ekonomi (penguasaan Sumber Daya Alam dari bumi Indonesia).
Boikot n Tenggelamkan Antek2 AS.!!!

yawming:
Setuju...Bung Asaaro....merdeka!!!

Sabdo palon:
Karena bangsa kita terlalu polos dan lugu , makanya mudah diadu domba, saran saya cari informasi di internet  sebanyak mungkin, bandingkan, jgn tercekat pd satu informasi, dan JASMERAH jgn lupa sejarah, dr sejarah yg BENAR kita akan tahu, siapa itu pahlawan siapa itu pengkhianat.

Harry:
Jasmerah...jangan sekali2 melupakan sejarah.

Hmm...tapi sejarah yg mana? Sejarah yg sesungguhnya atau sejarah yg ditulis utk kepentingan propaganda? Oftentimes history is written by the victor in their interest. Besides...indonesia has a habit of only glorifying the past achievement but overlook and diminish its shortcomings. Even 1965 slaughter of pki orchestrated by military with involvement of indonesia's muslim organization has never been fully acknowledged. Bordering on denial. Is this kind of "selective" historical lessons we want? I don't think so.

Sabdo palon:
Makanya dulu bung karno sudah mengingatkan, musuh terbesar nanti sesudah indonesia merdeka adalah BELANDA HITAM, sebenarnya negara eropa yg pertama kali datang jajah indonesia adalah portugis , tapi GAGAL hanya dapat banten dan timtim. Belanda lebih licik, sebelum jajah pelajari dulu kelemahan bgs indonesia , didapat yaitu MUDAH DIADU DOMBA, dgn strategi DEVIDE ET IMPERA  , belanda mampu jajah indonesia 350 TAHUN. padahal yg jajah itu bukan negara belanda tapi salah satu BUMN BELANDA VOC ,  dgn adu domba, satu bumn belanda mampu jajah 350 tahun.

Uun:
Setuju sob bangsa ini sangat mudah dan mau diadu domba walaupun ada dan tidaknya Devide ET Impera ,bukti saat pemilu pilpres sekarang tanpa Devide ET Impera hanya hoaks masyarakat sudah mau dan mudah  diadu domba hehehe

Harry:
Apa persamaan konferensi meja bundar dengan pembelian kembali saham freeport?

Pertama, indonesia sama2 harus membayar mahal "kedaulatannya". Apa yg dimiliki tetap harus ditebus...ntah dalam bentuk "war reparation" atau pampasan perang atau apa namanya lah...yg menyebabkan indonesia terlilit hutang hingga bertahun2 ke depan. Sama juga dgn pembelian saham freeport yg 51 % itu (maaf, membeli 51% itu jauuhh dari "mencaplok" ya...biar sadar aja).  Pembelian saham itu dibayar dengan nilai besar yg bisa "memuaskan" pihak freeport yg notabene merupakan economy imperialism oleh amerika dengan perpanjangan tangan multinational corporation nya. Sesuatu yg sebenarnya memang sudah menjadi asset indonesia. Itu letak persamaannya.

Kedua...dua kejadian ini sama2 sarat dengan propaganda ke dalam bangsa ini. Agar dicatat dalam sejarah sebagai "kemenangan" diplomatis/negosiasi oleh pihak indonesia. While the truth is not so black and white...ever wonder why round table conference taught in your high school years never mentioned war reparation that indonesia had to pay to the dutch? Essentially meaning that indonesia even had to pay back the dutch for the cost of their bullets that they used to shoot at indonesians during first and second dutch military aggression. It was humiliating. That's why perhaps they didn't mention it before in the history book. I don't know about today. Same case with freeport, while claiming jokowi's accomplishment...does it ever occur to you that the freeport corporation is also rejoicing because it's their "payday".

Harus menebus sesuatu yg sebenarnya milik anda sendiri...is hardly a cause to celebrate, isn't it?

Marzel:
"Harus menebus sesuatu yg sebenarnya milik anda sendiri"

Milik dari Hongkong.....!!
Ibaratnya, kamu punya tanah untuk kamu sewakan 10 tahun ke depan. Saat kamu berubah pikiran untuk mengambil alih tanah yg sudah kamu sewakan tersebut sebelum selesai masa sewa, maka km harus membayar ganti rugi atas bisnis yg sedang dijalankan di atas tanahmu itu. Walaupun faktanya itu aralah tanahmu sendiri. Fair khan.. .?! Ini logika pembodohan rasa picik yg penulis coba utarakan di forum ini.. .

Harry:
Simple aja..tunggu aja sebentar lagi masa sewanya juga berakhir kan. Dan akhirnya bukan cuman 51% tapi benar2 bisa "mencaplok" seluruhnya. Saya terus terang keberatan propaganda "mencaplok" itu...Kalau memang "mencaplok" bolehlah kalian pawai di jalan sambil bikin monumen utk jokowi mengenang jasanya.

Dewi Ramali:
SELALU ADA YG TAK HAPPY (Dari keberhasilan Indonesia menguasai 51,2% saham PT Freeport Indonesia (PT FPI)

Mengapa? Ini penjelasan Rhenald Kasali, Guru besar FEB Universitas Indonesia.

1. Freeport itu PT. Sedangkan alam itu tanah, emas dll.  Tanahnya tetap dikuasai NKRI, dan dari dulu Indonesia  dapat uang konsesi, pajak dll.  Itu adalah hak atas tanah yg dikuasai asing yg di dalamnya ada emas, perak dan tembaganya.

2. Yg namanya PT itu berbeda dengan tanah yg dijamin konstitusi. Di dalam PT itu ada aset,  ada modal, saham2, R&D, ada team direksi, expertise,  brand, technology, market channel dll. Ada harta2 kelihatan dan ada intangiblesnya. PT ini bukan milik kita. Itu dibawa asing ke tanah Indonesia dan kl mereka diusir, pasti aset2nya itu diangkut semua keluar dan kita pasti tak bs olah emas itu dgn cara2 konvensional. Jadi kl mau diambil, ya harus bayar kompensasinya. Kl mau tanahnya saja, usir saja PTnya, lalu bangun sendiri PT baru. Butuh 20-30 tahun dan sangat mahal untuk bisa membentuk itu semua.


3. Hny saja memang  dulu pejabat2 kita senang terima bagian besar buat dirinya sendiri atau kelompoknya, shg dikasih kecil buat negaranya mrk ok sj.

Jokowi sebaliknya. Dia rela compang-camping dihina para mafioso yg berada dibalik kuasa itu. Dia bereskan dgn tenang untuk dapat bagian dari PTnya yg lbh besar dan fair, yaitu bayar yg menjadi hak orang lain dan sebaliknya mrk hrs bayar lbh baik yg menjadi hak kita

4. Ada yg bilang itu memang sdh saatnya beralih. Ya begini, sekarang semua orang bs bilang sdh saatnya. Tetapi menentukan saatnya sblm waktunya tiba itulah leadership. Dan jangan lupa ide itu murah krn tak beresiko apa2, tetapi implementasi itu mahal krn yg menjalankan akan babak belur.

Maka jangan heran pemimpin2 yg dulu selalu memundurkan action krn kurang berani atau mrk kurang pandai bertempur, kurang gigih dll. Mrk sll geser ke belakang begitu saatnya tiba di tangan leadership mrk.

 Akibatnya saat Jokowi ekeekusi, Jakarta selalu digoyang. Amerika marah besar bahkan sempat kirim pasukan yg merapat di Australia. Namanya juga negara adikuasa. Pakai psy war adalah hal biasa dlm mengawal kepentingannya.  Blm lagi penembakan2 di Papua, begitu negosiasi mencapai kesepakatan.

 Mafioso biayai preman2 jalanan dan oknum aparat serta oknum2 politisi utk memutarbalikkan cerita yg sebenarnya. Alhamduliha Tuhan mencintai Indonesia. Semua rintangan alhamdulilah kita bs atasi.


5. Yg kita beli dan ambil alih itu sahamnya sehingga  kita bisa menjadi pemegang saham mayoritas spy bs dapat bagian lbh besar dam bs pegang kendali, dari pengolahan dan teknologi yg kita gak kuasai.... kita bs belajar alih teknologi dan skill.

6. Mngp kita harus jual global bond untuk biayai pengambilalihan saham PT FPI? Krn kita ngga mau cadangan dollar kita tergerus lagi. Nilai rupiah bs tertekan lagi kalau diambil dari lokal. Sebab PT FPI maunya dibayar pajai dolar, bukan rupiah. Jd kita hrs cerdik sedikit. Tinggal bagaimana hitubg2annya. Itu harus berhitung

7. Yg kita perkukan surat hutang yg tenornya panjang, bahkan ada yg 30 tahun. Spy apa? Spy hasil Freeport bs segera  dinikmati bangsa ini. Kl dihitung, kita baca lapotan keaungannya, maka tampak EBITDAnya PT FPI setahun sekitar USD 4B. Net profitnya, say sekitar USD 2 B. Kalaunjangka pendek, jelas memberatkan.

8. Krn kini kita berhasil memiliki sahamnya zebesar 51,2%, say dalam setahun Indonesia bs menikmati USD 1B lbh.  Itu duit gede sob!

9. Jd kl kita mau, hny dalam 4 tahun global bond itu beres  dan setelah itu kita dapat duit gede seterusnya slm 50 tahun. Sebab jumlah surat hutang itu ya hanya sekitar USd 4B sebagai kompensasi yg kita bayar ke PT FPI.  Aneh kalau kehebatan ini disalah-salahkan.


10. Maka, hny Orang2 bodoh saja yg menyalah2kan bangsa Indonesia.  Dan orang seperti itu akan selalu ada di negri ini.  Mereka senang memakai  kacamata buram, dan sll hny mencari kesalahan. Sebab sebagian orang menikmati rezekinya dgn cara demikian. Ada profesi bayaran untuk menciptakan ketidakstabilan atau ketidak percayaan. Ada juga yg menderita luka batin, kecewa, tak mendapat bagian, tidak dilayani atau pernah diberhentikan. Begitulah kehiduoan demokrasi.

 Begitulah pula orang mencari makan, mencari kehormatan, mendaoatkan komoensasi mental atas kekecewaaannya atau membangun jati dirinya.

Sementara, Dunia justru sdg memuji betapa lihai dan pandainya pemimpin Indonesia.

11.  Orang yg susah melihat bangsa ini senang sebagian mungkin memang mewarisi darah penghianat yg  kl ditelusuri ada DNA yg begitulah...yg membuat VOC bs menjajah kita berabad-abad...

So, faktanya kini kita bisa menutup akhir tahun dengan banyak senyum. Saat kita bs berlibur menikmati ribuan kilometer jalan2 baru baik antar kota maupun antar desa. Saat warga desa menyewakan homestaynya melalui platform airbnb dll.  Saat kita  merayakan banyak keberhasilan....

Salam akhir tahun...kita rayakan dengan senyum. Ayo ajak kaum nyinyir liburan sekalian cuci DNA....Cheers

jeremy edy d:
Seolah olah anda ini menihilkan jasa para pemimpin yg berjuang utk bangsanya.
Tanah dan bumi mutlak milik bangsa indonesia maka harus diusir begitu saja freport dari negara ini dan kita rebut seluruhnya tanpa beaya menurut anda.
Apakah anda tidak lelah memprovokasi bangsa ini ?
Bila seandainya pengambil alihan dgn cara mengusir sama saja itu memicu perang dan akan sangat begitu dahsyat beaya dan korban yg akan kita semua tanggung bung.
Tentu sudah ada perhitungan peralihan tehnologi dan investasi yg sdh ditanam freport berupa peralatan dan tehnologi tentu itu ada nilainya bukan tanahnya saja bung dan peralihan tehnologi itu tiada nilainya.
Jangan provokasi nanti masyarakat papua akan merasa lebih berhak lagi daripada kita semua.
Janganlah kita jadi pengkhianat bangsa melalui pemikiran kita.
Hati hati kita harus bersatu agar kuat melawan negara adi daya, ini real politik bangsa bukan bicara kontestasi pemilu saja.
Pasti ada orang2 yg tega menjual bangsa dengan informasi sesat.
Mari kita hargai siapapun pemimpin kita.
Merdeka.....

Tony Gede:
sob, tanah, air, emas, tembaga yg terkandung di lokasi pertambangan itu memang punya kita sendiri.

Tapi perusahaan PT Freeport Indonesia dan semua teknologi pertambangan mereka itu bukan punya kita.

Maka sahamnya harus dibeli, agar bisa dikontrol oleh Indonesia, agar Indonea jg dpt hasil mayoritas.

Supaya operasi pertambangan di sana tetap berlanjut (tanpa harus berlama2 membangun pertambangan baru) maka paling cepat ya beli sahamnya.

Harganya mahal? Bergantung pada berapa nilai evaluasi awal.  Kalau evaluasi awal 80 triliun dan kita bisa beli cuma 50 triliun, ya jelas lebih murah.

Sebenarnya, ini cuma proses bisnis biasa yg bisa terjadi di mana2.

Kenapa jadi politis?

Karena rezim2 sebelumnya nggak berani bertindak membuat keputusan.

Sedangkan Jokowi berani.

Itu saja.

Ayolah, kalau nggak senang dengan satu org karena sifat tertentu dari dia (terlalu pragmatis, kurang idealis, misalnya), tetap jg harus fair dlm menilai, sob.

Jokowi punya kekurangan tapi jg punya kelebihan.  Just like everyone else.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Jokowi Gagal Digoyang Amerika Freeport Dicaplok Indonesia yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/jokowi-gagal-digoyang-amerika-freeport-dicaplok-indonesia-aCa7EbiD_

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: