You Now Here »

Emang Kenapa Kalau Prabowo Natalan  (Read 98 times - 29 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 15,875
  • Poin: 15.951
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Emang Kenapa Kalau Prabowo Natalan
« on: December 29, 2018, 02:01:46 AM »




FAUZi:
opini yang bagus ....



memang betul suka tidak suka mayoritas bangsa ini masih berpikiran sempit, terkungkung, dan lebih banyak munafik nya


agama, hal yang sangat pribadi di bawa bawa terus dalam hubungan antar manusia secara horizontal, dan dibawa pula dalam politik.... sungguh kebodohan akut !!!


agama itu sejatinya hanya dan hanya sekali hanya hubungan vertikal tiap insan dengan Tuhan sesuai iamn masing masing ... selesai.



TIDAK PERLU dijadikan identitas...


Inilah mindset yang harus di ubah.. bahkan orang tua juga tidak berhak menentukan apa agama yang di anut anak anaknya....


Dan kini soal politik i.e pilpres terus dijadikan komoditi yang makin lama memmbuat makin mual...

Wolf Hunter:
Jujur saja, menurut sy: tindakan Prabowo yg ikut merayakan natal adalah hal yg positif, karena itu adalah  ekspresi toleransi yg tertinggi.
Walau sy masih pilih Jokowi karena kinerja yg bagus, namun kita tdk bisa menafikkan hal positif dari kubu sebelah.
Pertanyaannya: apakah pendukung garis keras Prabowo bisa terima sikapnya?
Jadi ingat lyric lagu imagine John Lennon:
....imagine there's no country
and no religion too
People live in peace....

 Jika tak ada batas negara, agama, mungkin kira semua bisa hidup damai, seperti dalam lyric lagu tsb.
Siapa tahu....

Sosis Gede:
Selamat hari natal om petrus wu
Bagusss bgt artikelnya
??? ??? ??? ??? ??? ?????

Ivan Budiutama:
wow, jarang2 ada artikel sangat berbobot di Seword. Two Thumbs up buat penulis.

gw cuma mau nambahin beberapa hal yg gw "a bit" disagree:
Angka2 membosankan pencapaian JKW perlu, keeping rational people in the circle. Kenapa? karena orang2 rasional skrg mulai melihat "gejala" SBY periode 2: Negeri Auto-pilot. SBY periode 1. Ditengah2 chaos dari perpindahan kekuasaan ke Isu agama mulai dipupuk dll, IMHO cukup baik tapi sebatas "Damage Control" aja, dan caranya, dengan memberi makan pemimpin agama kelaparan (yg pengen dapet bagian) padahal cuma modal massa kelaparan yg kenyang dikasih makan doktrin agama. Hasilnya? FPI, 212, dst. Apa hubnya sama JKW? ada gejala JKW mulai "bagi2 kue" jg dengan mendadak didukung sama kelompok radikal (Maruf, Nyalla, Ucril, ngabalin, hary tanoe), bisa jadi orang2 ini cuma oportunis, ngeliat Wowo chance menangnya kecil, mending dapet kue jatah lbh kecil daripada gak sama sekali. Well, intinya menurut gw, Angka2 itu perlu tapi targetnya bukan yg "ono", tapi buat memberi angka yg jelas ke pemilih rasional, dan alasan supaya mereka gak golput karena kecurigaan "bagi2 kue"nya, melihat contoh sebelumnya SBY, kecurigaan itu ya menurut gw sih well placed.

Sisanya menurut gw artikel ini "on spot" dan banyak hal yg bisa jadi renungan orang2 (baik itu kubu pro dan kontra), Apa benar Iman > Kompetensi? coba baca2 hyper-ultra inflation di Venezuela, coba baca2 soal Krisis Mortgage di US, coba baca2 soal kegagalan ekonomi Zimbabwe. Apa perlu nunggu Indo kayak gt baru sadar kalo Kompetensi itu sangat penting? Apa iya orang "beriman" yg cuma jualan hate spin bisa bikin "investasi" ke surga lancar? Gmn kalo "investasi" itu ada di orang yg kompeten? gmn kalo milih "yg beriman" ternyata malah masuk neraka karena ternyata manusia tsb cmn ngerti text book agama aja, dan niat terselubungnya adalah memperkaya diri? apa iya "investasi" ke surga berlaku dengan memilih si seiman tapi nilai spiritualnya korup?

Let that sink in

Oey Yung:
Kita yg waras sih kgk mslh liat hal2 spt itu..yg jd mslh ya toko sebelahlah

Joko Mbeling:
Kita tidak perlu kecil hati dan minder, kita punya guru bangsa yang katolik, Romo Mangun, yang mengatakan kalau kita ikut korupsi, kolusi dan nepotisisme maka kita memang benar minoritas.
Namun jika kita bergabung dengan orang baik dan berkehendak baik maka kita masuk yang mayoritas.
Tokoh lain Uskup Soegijapranata mengatakan :
Jika kita merasa sebagai orang Kristen yang baik, kita semestinya juga menjadi seorang patriot yang baik. Karenanya, kita merasa bahwa kita 100% patriotik sebab kita juga merasa 100% Katolik.
Sabar teruslah berjuang jadi orang baik, waktu akan menjawabnya.

hoetomo:
Yang jadi pertanyaan , mangapa kubu sebelah yang suka nyinyir kok tidak komen ??? padahal mereka (212) suka sara. Kalau kubu Jokowi cuma memaklumi saja.

Senopati:
Loh, seharusnya tanya Prabohoax dong, tegaskan agamanya apa. Kenapa mesti berpura2, kalau hatinya memang lebih "sreg" dengan satu agama, lalu untuk apa "demi kekuasaan" berpura2 dan bahkan lebih lagi memainkan issue SARA.
Selain Prabowo, tidak ada toh yang perayaan natalnya dipermasalahkan, Hary Tanoe, Luhut, Jonan, de-el-el. Sekalipun ada foto atau video, sepertinya tidak akan ada yang mempermasalahkan. Jadi memang masalahnya adalah Prabowo dan pendukungnya, bukan hal2 lain.

firman proindo:
Prabowo lg nyari suara orang Kristen. Padahal nantinya orang2 kristen mah nasibnya akan tertindas di tangan prabowo dan gnpf rizik.

firman proindo:
Gag salah sih prabowo ikut perayaan bahkan ibadah natal, cuma kelihatan sekali bahwa pendukungnya malah membela prabowo kan jelas bertentangan dgn jargonnya yaitu memperjuangkan akidah islam. Apalagi prabowo adalah rekomendasi ijtima ulama 212

Juan:
eksklusivitas yg dibangun sendiri akhirnya jadi 'senjata makan tuan'.

Fredi Budiarto:
Kalau Pikiran Penulis Benar..jangan salahkan kalau beberapa tahun atau puluh tahun ke depan

akan ada negara sumatera.kalimantan.sulawesi .Bali dan Papua
Semoga tidak..orang Indo harus belajar keras soal perbedaan..

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Emang Kenapa Kalau Prabowo Natalan yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/emang-kenapa-kalau-prabowo-natalan-fixw66zlK

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: