More Share G Plus
You Now Here »

Perpanjangan dan pembaharuan perjanjian karyawan kontrak tidak bisa sembarangan.  (Read 13668 times - 1 votes) 

Ryan_saint

  • Global Moderator
  • More Share Forum Topic
  • [MS] bangsawan
  • ********
  • Ryan_saint penguasa MS-ROOM!Ryan_saint penguasa MS-ROOM!Ryan_saint penguasa MS-ROOM!Ryan_saint penguasa MS-ROOM!Ryan_saint penguasa MS-ROOM!Ryan_saint penguasa MS-ROOM!Ryan_saint penguasa MS-ROOM!Ryan_saint penguasa MS-ROOM!Ryan_saint penguasa MS-ROOM!Ryan_saint penguasa MS-ROOM!Ryan_saint penguasa MS-ROOM!Ryan_saint penguasa MS-ROOM!
  • Rep Power: 12
  • Join: December 04, 2009, 03:22:11 PM
  • Posts: 1179
  • Poin: 2.610
  • About me: Damn many free stuff gone
  • IP member tracker Logged


(click to show)

Perpanjangan dan pembaharuan perjanjian karyawan kontrak gak bisa sembarangan.

Perjanjian kerja adalah salah satu dasar utk nunjukin adanya hubungan kerja. Tapi utk karyawan kontrak, perpanjangan dan pembaharuan perjanjian kerja gak bisa dilakukan sembarangan sob. Bahkan, gak semua pekerjaan bisa diterapkan dengan sistem kontrak kerja. Ini terlihat dalam kasus di bawah ini:

sumber: http://www.ms-room.com/go/mirror/ePaKeT/9241lc/liated/kinilk/moc.enilnomukuh.www

Berapa lama maksimal kontrak kerja yang diperbolehkan undang-undang? Apa konsekuensinya jika ada perjanjian kontrak kerja yang melebihi batas maksimal waktu tersebut?

Jawaban :
Perjanjian kerja antara pengusaha dan pekerja dapat dibuat untuk waktu tertentu atau untuk waktu tidak tertentu. Kami asumsikan yang Anda maksud dengan kontrak kerja adalah perjanjian kerja untuk waktu tertentu (“PKWT”).

Menurut ketentuan Pasal 59 ayat (1) UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan(“UUK”), perjanjian kerja untuk waktu tertentu hanya dapat dibuat untuk pekerjaan yang menurut jenis dan sifat atau kegiatan pekerjaannya akan selesai dalam waktu tertentu, yaitu:
a. pekerjaan yang sekali selesai atau yang sementara sifatnya;
b. pekerjaan yang diperkirakan penyelesaiannya dalam waktu yang tidak terlalu lama dan paling lama 3 (tiga) tahun;
c. pekerjaan yang bersifat musiman; atau
d. pekerjaan yang berhubungan dengan produk baru, kegiatan baru, atau produk tambahan yang masih dalam percobaan atau penjajakan.

PKWT dapat diperpanjang atau diperbaharui (lihat Pasal 59 ayat [3] UUK). Penjelasannya sebgai berikut:

1. PKWT ini hanya boleh dilakukan paling lama 2 (dua) tahun dan hanya boleh diperpanjang 1 (satu) kali untuk jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun (lihat Pasal 59 ayat [4] UUK).

Pengusaha yang bermaksud memperpanjang perjanjian kerja waktu tertentu tersebut, paling lama 7 (tujuh) hari sebelum perjanjian kerja waktu tertentu berakhir telah memberitahukan maksudnya secara tertulis kepada pekerja/buruh yang bersangkutan. Jika pengusaha tidak memberitahukan perpanjangan PKWT ini dalam waktu 7 (tujuh) hari maka perjanjian kerjanya demi hukum menjadi perjanjian kerja dengan waktu tidak tertentu (“PKWTT”) (lihat Pasal 59 ayat [5] UUK).

Hal ini ditegaskan pula dalam Pasal 3 ayat (2) Kepmenakertrans Nomor Kep-100/Men/VI/2004 Tahun 2004 tentang Ketentuan Pelaksanaan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (“Kepmenakertrans 100/2004”) bahwa PKWT hanya dibuat untuk paling lama 3 (tiga) tahun.

Juga dalam hal PKWT dilakukan melebihi waktu 3 (tiga) tahun, maka demi hukum perjanjian kerja tersebut menjadi PKWTT (lihat Pasal 59 ayat [7] UUK).

Jadi, PKWT dibuat untuk maksimal 3 (tiga) tahun dan apabila suatu PKWT dibuat melebihi waktu tersebut demi hukum menjadi PKWTT atau dengan kata lain karyawan tersebut menjadi karyawan permanen.

2. Sedangkan pembaruan perjanjian kerja waktu tertentu hanya dapat diadakan setelah melebihi masa tenggang waktu 30 (tiga puluh) hari berakhirnya perjanjian kerja waktu tertentu yang lama, pembaruan perjanjian kerja waktu tertentu ini hanya boleh dilakukan 1 (satu) kali dan paling lama 2 (dua) tahun (lihat Pasal 59 ayat [6] UUK).

Pembaharuan PKWT ini dilakukan dalam hal PKWT dibuat berdasarkan selesainya pekerjaan tertentu, namun karena kondisi tertentu pekerjaan tersebut belum dapat diselesaikan (lihat Pasal 3 ayat [5] Kepmenakertrans 100/2004).

Jadi, pembaruan perjanjian kerja ini baru dapat dilakukan setelah melewati masa 30 (tiga puluh) hari berakhirnya PKWT yang lama dan hanya dapat dilakukan 1 (satu) kali maksimal 2 (dua) tahun. Dan selama tenggang waktu 30 (tiga puluh) hari tersebut tidak ada hubungan kerja antara pekerja/buruh dan pengusaha.

Konsekuensinya jika pembaharuan perjanjian kerja tidak dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 59 ayat [6] UUK maka demi hukum PKWT tersebut menjadi PKWTT.

Sebagai kesimpulan, pekerja dengan PKWT hanya dapat diperpanjang 1 (satu) kali dan diperbaharui 1 (satu) kali, sehingga bila dihitung secara keseluruhan masa PKWT beserta perpanjangan dan pembaharuan yang dimungkinkan maksimal adalah 5 (lima) tahun.

Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat.

Dasar hukum:
1. Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
2. Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor Kep-100/Men/VI/2004 Tahun 2004 Tentang Ketentuan Pelaksanaan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu

Jawaban oleh : Diana Kusumasari (@diana_hana)

Jadi pintar pintar memilih perusahaan dan membuat perjanjian atas status anda, kalau di kontrak artinya perusahaan punya hak untuk memberhentikan anda kapan saja bila tidak berkenan.

dan bilamana anda sudah membuat perjanjian
Quote
contoh:
perjanjian bahwa anda di kontrak selama 3 bulan masa percobaan, setelah melakukan evaluasi akan di tentukan status menjadi karyawan tetap atau pemutusan hubungan kerja.

kalau bagi saia yang sudah mengalami dan terlanjur kurang info sebelumnya saia harus memperjuangkan sampai jadi karyawan tetap, dan apabila yang baru akan terjun ke dunia kerja di harapkan anda bisa memutuskan apakah anda mau di permainkan kontrak atau anda bisa menekan agar perusahaan menjadikan anda karyawan tetap setelah 3 bulan masa percobaan.

lebih baik anda mencari perusahaan lain yang bisa mengangkat anda jadi karyawan tetap dari pada menjadi karyawan kontrak selama 3-5 tahun.

alasannya :
- karyawan kontrak terkadang tidak memiliki hak yang sama dengan karyawan tetap
- karyawan kontrak mudah di berhentikan, dan tidak dapat pesangon

tetapi bukan berarti saia menyuruh anda untuk mengikuti saran saia, sebab terkadang ada pertimbangan memutuskan jadi karyawan kontrak karena alasan masalah keluarga, gaji yang besar walau karyawan kontrak (di luar gaji yang di tawarkan lebih kecil), dll

Selamat mencari pekerjaan  :keren



View Mobile Web
Short URL This Page:
 

DANNY

G-Plus Author
  • ADMINISTRATOR
  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • *
  • DANNY sangat terkenal!DANNY sangat terkenal!DANNY sangat terkenal!DANNY sangat terkenal!DANNY sangat terkenal!DANNY sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: September 30, 2009, 06:33:36 PM
  • Posts: 11910
  • Poin: 195.085
    • WWW
  • IP member tracker Logged
ijin nyimak dolo sob
kayanya ane bakal butuh nih informasi
:D

_____________
review nyusul

Ryan_saint

  • Global Moderator
  • More Share Forum Topic
  • [MS] bangsawan
  • ********
  • Ryan_saint penguasa MS-ROOM!Ryan_saint penguasa MS-ROOM!Ryan_saint penguasa MS-ROOM!Ryan_saint penguasa MS-ROOM!Ryan_saint penguasa MS-ROOM!Ryan_saint penguasa MS-ROOM!Ryan_saint penguasa MS-ROOM!Ryan_saint penguasa MS-ROOM!Ryan_saint penguasa MS-ROOM!Ryan_saint penguasa MS-ROOM!Ryan_saint penguasa MS-ROOM!Ryan_saint penguasa MS-ROOM!
  • Rep Power: 12
  • Join: December 04, 2009, 03:22:11 PM
  • Posts: 1179
  • Poin: 2.610
  • About me: Damn many free stuff gone
  • IP member tracker Logged
kita bisa menganalisa sendiri bahwa kita itu mempunyai masa kerja kontrak yaitu 2 kali. yang pertama kita di kontrak saat masuk kerja dengan waktu maksimal adalah 2 tahun, kemudian boleh di perpanjang 1 kali lagi dengan waktu paling lama 1 tahun. jadi jika mengacu pada peraturan tersebut dan mengambil waktu maksimum kontrak kerja, maka setelah 3 tahun dan kita masih bekerja di tempat tersebut, seharusnya kita sudah di angkat sebagai karyawan tetap.

Tetapi pada kenyataannya, banyak dari kita yang masih mau di kontrak terus menerus tanpa mengetahui kapan akan di angkat sebagai karyawan tetap. hal ini di sebabkan oleh 2 faktor, yaitu Ketidak tahuan pekerja terhadap peratuan pemerintah yang di manfaatkan oleh perusahaan dan Tau peraturan pemerintah, tapi apabila meminta pengangkatan sebagai karyawan tetap takut di pecat atau di keluarkan dari pekerjaan yang intinya takut kehilangan pekerjaan. inilah kelemahan kita semua sebagai pekerja yang tidak memiliki keahlian dan pendidikan yang cukup.

Lalu solusinya bagaimana ? tentu pertanyaan ini yang terlintas di benak kita.. Jika kita tidak meminta pengangkatan dan kontrak selamanya sewaktu-waktu kita dapat di keluarkan dari perusahaan tanpa mendapatkan apa2. jika memaksa minta pengangkatan takut kehilangan pekerjaan.. jadilah buah si malakama dan akhirnya memilih ikutin dech maunya perusahaan.

Solusinya yaitu harus dengan membicarakannya langsung ke personalia!,  misalnya seperti ini.. “Pak/Ibu.. saya sudah 3 tahun bekerja di sini dengan 2 kali masa kontrak kerja, berdasarkan pasal 59 undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan maka saya dengan ini mengajukan diri untuk di angkat sebagai Karyawan tetap”, kalo jawabannya Positif, baguslah tetapi kalo jawabannya negatif ya bagus juga… hehehe

lalu apa yang harus di lakukan jika jawabannya negatif? yang harus di lakukan adalah melapor ke Depnaker setempat. tetapi sebaiknya menunggu gajian dulu.. koq nunggu gajian  :bingung tujuan dari nunggu gajian adalah kita punya struk gajian setelah masa kerja kita habis kontrak.. berarti sudah lewat 1 bulan.. inilah senjata utama kita.. jangan lupa copy kontrak pertama dan kontrak kedua di bawa ke depnaker.. pada point ini dengan terpaksa perusahaan akan mengangkat anda menjadi karyawan tetap. jika pun di keluarkan, anda akan mendapatkan hak-hak anda sebagai karyawan  :ngikik
 

Show query request by visitor on this page (What This?)

peraturan depnaker tentang kontrak kerja, peraturan kontrak kerja depnaker, perpanjangan kontrak kerja karyawan, contoh surat perpanjangan kontrak kerja karyawan, peraturan depnaker tentang karyawan kontrak, peraturan pemerintah tentang kontrak kerja, peraturan depnaker karyawan kontrak, peraturan depnaker tentang pegawai kontrak, peraturan depnaker tentang tenaga kerja kontrak, aturan depnaker tentang kontrak kerja, pemberitahuan perpanjangan pkwt, contoh pembaruan pkwt, peraturan karyawan kontrak, contoh perpanjangan pkwt, jangka waktu perpanjangan pkwt, surat perjanjian kerja setelah habis masa percobaan, draft perpanjangan kontrak kerja karyawan, contoh surat pembaharuan kontrak, contoh format pembaruan pkwt, perpanjangan kontrak kerja, pembaharuan kontrak kerja, contoh perpanjangan kontrak kerja karyawan, uu tenaga kerja tentang pengangkatan karyawan, batas perpanjang kontrak karyawan, contoh surat perpanjangan kontrak karyawan, uud untuk karyawan yg kontraknya diperpanjang sampai berkali-kali, peraturan depnaker tentang finish kontrak, yhs-fh_lsonsw, pembaharuan perjanjian kerja adalah, format surat tidak memperpanjang karyawan training, prosedur pengangkatan karyawan tetap menurut depnaker setelah lewat masa percobaan, berapa lama masa percobaan karyawan diperbolehkan menurut peraturan depnaker, batas maksimal pegawai kontrak,