must_know:
MOHON BUKA sob
REPSOL??
Jika Taman Safari Indonesia mengajak pengunjungnya untuk berfoto bersama bayi-bayi hewan, lain halnya dengan Kebun Binatang yang satu ini yaitu Lujan Zoo di Argentina.
Lujan Zoo di Buinos Aires, Argentina memang sangat kontroversial. Kebun binatang ini punya cara tersendiri untuk mendekatkan hewannya dengan pengunjung, dan cukup terbilang ekstrem.
Lujan Zoo
Mereka mengizinkan pengunjungnya untuk bisa foto bersama hewan buas yang ada di sana. Tanpa ragu, pihak kebun binatang mengajak para wisatawan untuk foto bersama hewan buas dewasa.
Lujan Zoo
Yang cukup mengagetkan, sejak kebun binatang ini dibuka pada tahun 1994, belum pernah ada berita kecelakaan antara pengunjung dan hewan. Pihak kebun binatang menjamin hewan yang ada di dalam kebun binatang tidak akan melukai pengunjung, alias jinak. Dan pengunjung Lujan tidak perlu menandatangani surat kesepakatan sebelum foto bersama. Bahkan, anak-anak dibebaskan untuk berinteraksi langsung dengan sang penghuni kebun binatang.
Lujan Zoo
Ternyata rahasia mengapa hewan-hewan tersebut jinak ada pada sistem perawatan. Hewan-hewan ini telah dirawat dengan penuh kasih sayang oleh sang pelatih, sejak masih kecil. Ini yang membuat mereka jinak.
Lujan Zoo memang kontroversial. Tapi dibalik kontroversial itu, Lujan menjanjikan jalan-jalan yang asyik di dalam kebun binatang, tanpa perlu diterkam sang hewan buas.
Jika ingin berkunjung di kebun binatang ini, pengunjung cukup membayar tiket masuk sebesar ARS$70 (Rp 146.000) untuk pengunjung usia 12 tahun ke atas. Tiket sebesar ARS $50 (Rp 104.000) untuk pengunjung usia 2 sampai 11.
Lujan Zoo
Lujan Zoo
VIDEONYA sob!!
VIDEO
SARAN TS KALO MAU DI SERANG TU HEWAN!!
LARI!!
Code:
sambel
http://travel.detik..com/read/2012/07/13/183148/1965029/1383/selamat-datang-di-kebun-binatang-paling-nekat-sedunia
Ane cm sekedar berbagi info sob
Tp ane di bayarin ttp ogah sob suruh dkt2 ntu binatang
Jd inget film ini ganshow
komeng n rate ya agan2
timpuk ane cendol seikhlasnya sob klo berkenan
::::
Tanks to Agan Pemberi Cendol
Original Source