You Now Here »

Inilah Pasal Jahanam Produk Orba Yang Menyandera Indonesia  (Read 90 times - 98 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 16,592
  • Poin: 16.668
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Inilah Pasal Jahanam Produk Orba Yang Menyandera Indonesia
« on: December 26, 2018, 02:26:37 PM »




Alex Rustandjaja:
Setuju dengan pasal rancu yang menguntungkan Freeport tsb. pasti adalah imbalannya bagi pihak yang mewakili pemerintah waktu itu. Negara boleh rugi tapi Soeharto dan jajarannya yang menyetujuinya pasti kipas-kipas dengan lembaran dolar yang tak terbilang junlahnya.

purajp:
CENDANA cuy urusannya.....Pasal karet kayak gitu mah banyak....

Tony Gede:
Sedikit masukan saja.

Kata2 "will not unreasonably withhold or delay such approval" ini sering saya temui dalam kontrak konstruksi di tempat kerja saya.

Pasal-pasal ini sebenarnya normal.  Tujuan dari kata-kata tersebut biasanya adalah untuk mencegah salah satu pihak menghambat pekerjaan pihak lain (dengan menunda2 pemberian persetujuan untuk satu hal).

Tapi biasanya, soal persetujuan ini juga harus diimbangi dengan pasal2 yang melarang pihak lain bertindak ngawur.  Jadi kalau satu pihak memberi persetujuan, dia punya jaminan bahwa persetujuannya tidak akan disalahgunakan. 

Misalnya, kontraktor dilarang melakukan pekerjaan yang tidak sesuai dengan rancangan / spesifikasi.  Sehingga, saat pemilik menyetujui pekerjaan kontraktor, ada jaminan bahwa pekerjaan si kontraktor sesuai rancangan / spesifikasi.

Atau misalnya lagi, kontraktor hanya boleh mewakilkan satu bidang pekerjaan untuk dikerjakan sub-kontraktor, tapi tidak boleh mewakilkan seluruh pekerjaan pada sub-kontraktor.  Jadi saat pemilik menyetujui subkontraktor yang dipilih kontraktor, ada jaminan bahwa yang bertanggung jawab penuh pada seluruh pekerjaan tetaplah si kontraktor utama.

Kalau pasal-pasal larangan ini dilanggar oleh kontraktor, maka pemilik berhak memutus kontrak.

Nah, dalam kontrak KK Freeport dengan Indonesia ini, apa pasal larangan-larangannya?  Apa pasal yang memungkinkan Indonesia memutus kontrak kalau Freeport melanggar?

Kalau memang tidak ada, memang kontrak KK ini sangat berat sebelah.

Seharusnya, kalau pasal-pasal yang memungkinkan pemutusan kontrak tidak ada, seharusnya untuk perpanjangan ijin harusnya dilakukan berdasarkan negosiasi dan persetujuan kedua belah pihak. 

Bukannya hanya menyatakan bahwa Freeport boleh mengajukan perpanjangan kapan saja, dan Indonesia harus setuju kalau tidak ada alasan yang memberatkan.

Ini memang pasal-pasal yang menyandera, karena Indonesia tidak bisa keluar dari kontrak ini kalaupun diperlukan.

hari setyawan:
Kira-kira siapakah sang oknum yg merancang draft tsb...apakah pemilik ex hotel hilton yg sekarang mjd hotel sultan ????

Tony Gede:
Yang mengesahkan itu siapa... itu yang jadi pertanyaan, masbro...

Idey:
Kala itu yang duduk sebagai wakil rakyat, turut andil juga ya MasBro.

Wolf Hunter:
Setelah tau pasal jahanam tsb, jadi ingat para jahanam dan kroni2nya serta anak cucunya yg menikmati kemakmuran dgn menjual kekayaan negri ini.

Paulus:
Jangan2 pada jaman VOC dulu ada juga pasal2 seperti itu sehingga kita bisa terjajah ratusan tahun !

Ari Hudaya:
Belum ada yang bahas apa celah yang ditembus oleh pemerintah sehingga bisa mendapatkan saham 51.2% seperti sekarang ini. Katanya ada hubungannya dengan Rio Tinto ........... salam.

Tony Gede:
Ada kok di berita, cari tentang komentar Dahlan Iskan tentang kejelian menteri Jonan.

Celah yang dilihat itu mengenai Freeport McMoran.

Saat keuangannya mengalami kendala, mereka minta bantuan Rio Tinto Australia.  Perjanjian antara kedua perusahaan global itu menimbulkan celah untuk dimasuki.

Celah pertama adalah celah perpajakan.

Yang kedua adalah celah soal kerusakan alam.

Kedua celah ini yang dijadikan senjata oleh Ignasius dkk untuk memaksa Freeport bernegosiasi dan menerima penawaran pembelian 51.2 % saham.

Ari Hudaya:
Terima kasih penjelasannya, soalnya di tempat saya nggak pernah dapat berita soal Rio Tinto di masalah Freeport ini............salam.

Wolf Hunter:
Salah satu celahnya adalah dgn menahan ijin expor karena belum memenuhi persyaratan yg ditetapkan pemerintah.
Jadi freeport bisa tetap jalan tapi produksinya ga bisa di jual ke luar negeri.

bams:
sepertinya sudah pernah diulas

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Inilah Pasal Jahanam Produk Orba Yang Menyandera Indonesia yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/inilah-pasal-jahanam-produk-orba-yang-menyandera-indonesia-XJZIT6P6l

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: