You Now Here »

Kisah Freeport Pelajaran Pahit Yang Mahal Untuk Bangsa Kita  (Read 95 times - 110 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 16,594
  • Poin: 16.670
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Kisah Freeport Pelajaran Pahit Yang Mahal Untuk Bangsa Kita
« on: December 27, 2018, 01:27:17 PM »




TMP2:
Dimana utk mewujudkannya diperlukan kerja bersama dr seluruh elemen bangsa, mulai pemimpin (pusat/daerah), birokrasi, aparat keamanan/hukum dan partisipasi/dukungan aktif tokoh dan rakyat kebanyakan. Yg hrs berangkat dr titik awal yg sama utk tujuan akhir yg sama pula, yaitu berjuang bersama sekuat tenaga utk mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat.

Sebuah kerja besar dg waktu yg tdk singkat. Tidak bisa menggantungkan hanya kepada 1-2 orang saja dan tdk bisa terwujud dlm 1-2 periode saja. Harus berkesinambungan !!

Dan semua itu tergantung dr arah dan kebijakan politik pemimpin tertingginya, yg berarti bermula dr siapa yg berkuasa...Manusia ato genderuwo !!

Kendala/gangguan/hambatan ??...banyak banget !!
Berat ??...pasti !!
Sempurna ??...omong kosong !!
Mustahil ??...tidak !!

Setiap generasi akan menemukan jalan keluarnya sendiri2 utk memperbaiki negri ini. Semoga menjadi lebih baik negri tercinta !!

Harry:
"Sebuah kerja besar dg waktu yg tdk singkat. Tidak bisa menggantungkan hanya kepada 1-2 orang saja dan tdk bisa terwujud dlm 1-2 periode saja. Harus berkesinambungan !"

Makanya jangan seperti tulisan alifurahman yg ahistoris dan tidak memberikan kredit atas kontribusi pemerintahan SBY. Sebaliknya melukiskan jokowi sebagai satu2nya pahlawan di sini. Yg kepahlawannya maaf kata masih bisa diperdebatkan atas nilai beli freeport yg mengecilkan dampak environmental damage nya. Uu minerba di jaman SBY yg memberikan pressure pada freeport dan akuisisi 100% saham inalum jgn lupa ya. Jasmerah...ingat jasmerah. ????

Tony Gede:
Amin...

eddy eddy man:
siatu hari akan terbuka , siapa saja yg terlibat atau dpt jatah dr freeport ...di perkirakan ada ribuan org yg terlibat ....blom lg di bidang migas lain nja ....bisa geger heboh klo di buka ....

Tony Gede:
Mudah2an keuangan Freeport segera diperiksa oleh BPK dan KPK.

Saya yakin tikus-tikus koruptor bakal berhamburan... hehehe...

Harry:
Tambahan 5% utk papua itu "a step in the right direction". Although the papuans arguably want more than that. But the actual question is whether the elites in jakarta willing or not? Extra 5 % for papuans will be followed by similiar demand from acehnese and riaunese and the rest. Resulting in less money flowing to central gov't coffer. Which means less money for jokowi's precious infrastructure project.

Edwin Hendra Kusuma:
"BPK dan KPK harus secepatnya mengaudit keuangan Freeport dan melacak
siapa-siapa saja tikus-tikus koruptor yang selama ini diperkaya oleh
praktek korup yang melindungi Freeport selama bertahun-tahun"


Ini dia point yang selama ini diabaikan. Saya sungguh2 berharap ini bakal dilakukan. Kalau dulu pernah ada kata-kata tentang rekonsiliasi nasional, kasus2 semacam ini harus jadi pengecualian.

Roedy Siswanto:
Tulisan yg bagus bung Tony , tp Ada beberapa hal yg perlu diperdalam supaya applicable . Yg pertama ...mafia Berkeley adalah julukan untuk timnya Wijoyo Nitisastro . Yang lainnya menyusul ya ...lg Naik transjakarta nih...goyang goyang hehe

Tony Gede:
Oke, ditunggu? ???

Roedy Siswanto:
OK Bung ..dilanjut hehehehe...Yang pertama ..usulan anda untuk menunda investasi pada bidang SDA menurut aku nggak tepat lagi ...sudah banyak sarjana-sarjana pertambangan dan geologi yang dihasilkan oleh Universitas-universitas di Indonesia, walaupun menurut aku harus ada inovasi untuk menghadapi kondisi kekinian sabagai contoh Batubara . dibeberapa negara mereka sdh beralih dari Batubara ke bahan bakar lainnya misalnya Gas  karena alasan Polutif. Inovasi harus dilakukan misalnya dengan Coal Gasification yaitu merubah batubara menjadi gas bumi .saat ini teknologi yang ada masih import dan mahal . Menurut aku ini saatnya asosiasi pengusaha batubara ,pemerintah dan kampus bekerja sama untuk menemukan teknologi yang bisa diterapkan. di Indonesia dan affordable .Soal pelibatan dengan masyarakat adat sangat bagus sekali walaupun tentunya ada mekanisme yang baik sehingga masyarakat adatpun harus menaaati kesepakatan yang sdh dibuat . Soal Koperasi bung ..sungguh saya berdoa semoga pak Jokwi nanti bisa menemukan menkop yang menjiwai Koperasi , Inovatif dan amanah untuk memipin depkop , karena saya punya keyakinan yang sama dengan anda bung Tony bahwa Koperasi bisa menjadi sokoguru Perekonomian Indonesia.

Tony Gede:
Kalau soal menunda investasi bidang SDA, ya yang saya sarankan memang untuk menunggu sampai SDMnya siap.

Alasan kenapa saya menganjurkan untuk menunda itu adalah karena walaupun mungkin kita sudah punya banyak sarana pertambangan, tapi apakah mereka memang siap?

Apakah mereka memang berani untuk memulai sendiri perusahaan-perusahaan / koperasi-koperasi yang bergerak di bidang pertambangan atau teknologi industri pertambangan?

Apakah memang mereka sudah siap  untuk bisa membangun industri2 dan pertambangan bagi Indonesia? 

Kalau memang mereka siap, ya langsung aja kita tancap gas... hehehe...

Kalau soal pelibatan masyarakat adat, itu bukan ide baru.  Di Papua Nugini tempat saya bekerja, skema seperti itu sudah biasa.  Walaupun memang payahnya, pemerintah yang korup di sini dalam berbagai kasus melanggar perjanjian dan tidak memberikan jatah yang menjadi bagian dari masyarakat adat tersebut.

Soal koperasi, saya juga berharap ada menteri yang memang menjiwai koperasi, inovatif dan amanah.

Koperasi, kalau dikembangkan dengan benar, bisa menjadi sokoguru perekonomian Indonesia.

Dan rasanya, memang itu yang dicita-citakan oleh Bung Hatta.

Kapan yah kita bisa punya koperasi seperti Zen Noh di Indonesia?

Tony Gede:
Kisah pilu Freeport yang berlangsung selama 50 tahun berakhir sudah saat Jokowi berhasil mengambil alih saham mayoritas PT Freeport Indonesia.

Kisah yang diawali oleh penggulingan Sukarno dan diwarnai darah dan air mata rakyat Papua di bawah tekanan pemerintahan Orba ini adalah sejarah hitam bangsa kita, yang jangan pernah sampai terulang lagi.

Maka, ke depannya, apa yang perlu kita lakukan agar jangan mengulangi kesalahan yang sama?

Simak selengkapnya dalam celotehan Tony Gede yang terbaru ini.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Kisah Freeport Pelajaran Pahit Yang Mahal Untuk Bangsa Kita yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/kisah-freeport-pelajaran-pahit-yang-mahal-untuk-bangsa-kita-rjZ765DPo

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: