You Now Here »

Mau Pilpres Kebijakan Jokowi Atas Tarif Listrik Di Indonesia Di Kritik Bank Dunia  (Read 66 times - 83 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 16,219
  • Poin: 16.295
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




John Lie Kwee:
Waktu Brazil mengalami stagflasi hebat taon 2015 lalu, salah satu upaya menekan inflasi adalah menekan cost push inflation, yg salah satu aplikasinya adalah menurunkan tarip listrik serendah mungkin. Di Brazil tarip listrik itu ada 2 kategori, yaitu sistim agreement jangka panjang dan sistim lelang. Untuk itu, pembangkit listrik tenaga air Itaipu dipacu sedemikian rupa sehingga menghasilkan energi listrik tertinggi didunia untuk 1 pembangkit. Output dlm Gwh Itaipu bahkan lebih tinggi dari PLTA 3 gorges di China (yg punya kapasitas terbesar didunia). Listrik tenaga air dimanapun didunia ini adalah yang termurah. Jadi, Jokowi menerapkan strategi menekan cost push inflation yg sama dengan Brazil tuh. Terbukti ekonomi Brazil mengalami recovery sejak 2017 lalu.

HMV5888:
Thanks atas pencerahannya sob

John Lie Kwee:
Itulah Jokowi memilih berpihak kepada ekonomi rakyat dengan mengorbankan potensi Foreign Direct Investment (yg keliatannya menjanjikan). Bangsat bener kalo ada yg nuduh beliau antek asing....

HMV5888:
Namanya jg udah kehabisan bahan sob. Tiap kali berargumen ama kampret, kl dah ga bisa jawab ujung2nya selalu bawa2 antek asing, ngachiro dll

erik:
baru tau rupanya listrik kita salah satu termurah ya, berarti berlebihan fadli zon bilang listrik mahal, meskipun saya akui bayar listrik skrg terasa menantang.

gpyuuk:
Haaah gile lo Ndro. Tarif segitu aje gue udah ngos-ngosan?

Tapi salut deh sama sang penulis. Mencoba meyakinkan diri. Mudah-mudahan pembaca disini ada yang jadi yakin.

Tolong dong ulasin laporan berikut.

Indonesia's Infrastructure Planning and Budgeting Processes: an internal report of the World Bank Global Governance Practice (English)
ABSTRACT
There is an urgent need to improve the quality of infrastructure spending in Indonesia, andspecifically to improve the processes for budgeting and planning of infrastructure projects.According to the analysis prepared by the World Bank in developing the RPJMN, the country faces a strong need for increased infrastructure spending in coming years. However, the recent Public Expenditure Review on roads suggests that higher government investment in infrastructure doesn't lead to better outcomes. This systematic problem suggests that the issuegoes beyond individual policies that are ineffective or inefficient: either the process that the government are using to prioritize and propose spending isn't appropriately selecting high value-for-money activities that can deliver on target, or activities are not being executed properly, or both.

kurakuat:
membangun infrastuktur bukan untuk meningkatkan pendapatan pemerintah / bukan pula untuk meningkatkan pendapatan rakyat
infrastruktur itu sebuah alat ,alat untuk memicu pembangunan ( seiring di bangun jalan muncullah toko/restoran/pom bensin/pabrik dll )
jadi pendekatan Jokowi sudah benar menurut saya / rugi dulu - untung kemudian
orang yang menghalang2i pembangunan infrastruktur adalah orang2 yang tidak ingin negri ini jadi makmur dan maju -Mereka ingin kita tetap jadi bangsa terbelakang sehingga mudah di jajah kembali oleh bangsa sendiri seperti layaknya jaman ORBA

Erika:
Sama reader yg satu ini (@gpyuuk)mah harus santai paaak... dia tidurnya kebalik soalnya... jd kalau pas berdiri kayak sekarang suka oleng ??? ??? ??? ???

kurakuat:
saya mah nyante aja
cuma menurut saya tim sukses pak Prabowo itu kurang kompeten
harusnya image yang di bangun itu "Jokowi bangun infrastruktur ?? alright !!
tapi kalau saya(Prabowo) yang kepilih saya jamin infrastuktur yang saya bangun akan lebih dari pak Jokowi lebih efesien(cost) lebih tepat sasaran dll
bukannya malah melawan arus kayak sekarang ,kasihan kan pak Prabowo keluar uang banyak untuk pemilu tapi hasilnya sia2
Brain timsesnya kurang, jadinya hasil pertandingannya berat sebelah

Fidi W:
Coba bener anda (Prabowo) pasti banyak yg akan pikir2 lagi utk tdk pilih Jokowi..
Sayang seribu sayang anda bukan Prabowo.... ditambah lagi Timsesnya Prabowo seperti anda sebut diatas kurang kompeten, padahal klo menang Timses itu sebagian akan ikut dalam gerbong Pemerintahan, , kacau dong klo kurang kompeten.
Jadi tidak usah pusing mikir anda itu Prabowo atau Prabowo itu anda, lebih baik tetap Jokowi

Erika:
Ga gunalah ngulas bhs inggris... bhs indonesia aja ga ngerti... ????

TMP2:
Gaya aja...pdhal mirip2 kwik kian gie jg kok.

Erika:
Ngos2an... ??? Nape kagak diganti ame cempor? ??? Tibang pake minyak tanah doang ??? ??? ??? ??? nyetrika pake arang, masak pake kayu bakar.... kalau jaman dulu kagak ada listrik org bisa idup, knp elu ga bisa kayak mrk??? Mrk sama elu pan sama2 kagak pnya uang....

Yg pasti ga jaminan wowo jd presiden lu ga ngos2an... lu jd pingsan kali... senang sesaat pingsan kemudian ??? ?????

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Mau Pilpres Kebijakan Jokowi Atas Tarif Listrik Di Indonesia Di Kritik Bank Dunia yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/mau-pilpres-kebijakan-jokowi-atas-tarif-listrik-di-indonesia-di-kritik-bank-dunia-NV3CtrcTG

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL:
 

Show query request by visitor on this page (What This?)

rss,