You Now Here »

Intoleransi Barbar Ala Indonesia  (Read 177 times - 68 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 19,032
  • Poin: 19.108
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Intoleransi Barbar Ala Indonesia
« on: January 15, 2019, 01:33:21 AM »




Topi Miring:

(click to show)


Donny Rahardian:
Pada awalnya bangsa ini memang dipecah pecah berdasarkan golongan untuk ditaklukan, pada masa Kemerdekaan founding father kita sudah menyatukan,


 Tetapi di era Orde Baru kembali dipecah bisa dilihat dari system 3 partai golongan pro penguasa, golongan islam, dan golongan selain dua itu.


Di Era reformasi ada harapan untuk kembali bersatu hanya saja golongan radikalis agama bisa muncul dan berkembang pesat setelah sembunyi2 selama orde baru.


Pada akhirnya memang bangsa ini selalu dipecah2 atau dibiarkan terpecah berdasarkan golongan oleh penguasa agar mudah ditaklukan, dinegosiasi untuk kekuasaan.

Kalau mau intoleransi itu hilang, bangsa ini bersatu harus di mulai dengan undang2 pernikahan beda agama, asimilasi antar pemeluk agama itu sangat diperlukan

Tony Gede:
Tampaknya masyarakat kita memang belum tambah pintar, dan mentalnya harus direvolusi.

Kasus-kasus intoleransi, seperti pemindahan makam secara paksa karena beda pilihan politik di Gorontalo, atau penggerudukan gereja di Sumut baru-baru ini, menunjukkan seberapa intoleran dan primitifnya mentalitas masyarakat kita.

Tepa selira cuma cerita khayalan, cerita mati jualan kita saja.  Nyatanya, masyarakat kita masih belum mampu bersikap dewasa dan beradab terhadap mereka yang berbeda.

Kalau ini tidak berubah, maka jaman keemasan Indonesia cuma bakal jadi dongeng pengantar tidur saja.

Maka, Jokowi benar, Amien Rais salah.

Bangsa kita harus direvolusi mentalnya dulu, bukan moralnya.

Simak selengkapnya di sini.

PT. Karunia Mitra Sukses:
Bang Tony,
hal ini memang sudah meresahkan sekali .. ini karena penegakan hukum sangat lemah (menurut saya)  Toleransi dan Ramah Tamah menjadi NOL .. entah kenapa .. jujur saya risau melihat ini semua.
yang pasti presiden JOKOWI kalau terpilih lagi (insya allah) harus menempatkan "orang gila dan berani mati" untuk pos Jaksa Agung.

Atau Apakah Bang Tony punya rencana menjadi CALEG ?
saya pasti tusuk abang ..... gambar photonya ( jgn prasangka buruk,  saya akan muntah .. wkwkwk)

Tony Gede:
Saya belum minat jdi caleg.  Pengertian saya soal ilmu politik dan tata hukum negara jg masih standard.... ??? ??? ??? ???.  Belum layak jdi caleg.

Nawadi Zheng:
Aha.. muantap betul Bung ????

Tony Gede:
Mksih mksih.  Klo suka tulisan saya, mohon dishare ke teman2? ???

Nawadi Zheng:
Siap Bung!

gpyuuk:
Om kalau pengajian dibubkarkan apa tuh? Yang mbubarkan ngaku paling Pancasila. Ngaku paling toleran. Ngaku paling bhineka. Ngaku paling NKRI. Ngaku anti radikalisme. Tapi. Tapi. Tapi. Tapi.

Orang mau tabligh akbar kemarin di Solo dihadang.? Dihalangi? Dilarang-larang. Aparat lagi yang melakukan. Apa tuh namanya.

Revolusi mental gagal. Karena salah nunjuk mentri. Karena leadership yang lemah. Tebang pilih. Tidak ada keadilan. Karena itu dibutuhkan Revolusi Moral.

Tony Gede:
Yang di Solo itu bikin acara berijin nggak?  Kalau nggak berijin, ya jangan arogan memaksakan maunya.  Ini negara hukum, bukan negara agama, bung.  Stop ngomong ngawur.

TMP2:
percuma pak....hoax adalah nutrisi utamanya.

Lanina:
Yg komen itu spt nya ‘kampret yg ganti nama’ disini. Tp dasar nya sama, maka yg di tulis jg msh sama nada nya

HMV5888:
Pengajian radikal ya harus dibubarkan, masa pengajian yg penuh koar2 kebencian dan kemarahan dibiarkan, ceramah2 radikal yg mengusung penggantian system negara masa dibiarkan, otak lo kemana sih? Lo org Indonesia bukan sih? Makan, kentut, kencing, boker di Indonesia tp memuja Arab, knp ga ke arab sana aja lo kan biar bahagia lo disana.

Albert Adlyn:
mana berani dia sob, jadi taik dia disana hahaha

TMP2:
Iya ya...sayang sekali HTI sdh resmi sbg ormas terlarang.

Nawadi Zheng:
Makanya jangan ikut gaya junjungan tercintamu. Petai tuh mending gak usah dijadikan topi.. zat kimianya mengganggu kerja nalar otak dan merembet ke hati nuranimu Dul.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Intoleransi Barbar Ala Indonesia yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/intoleransi-barbar-ala-indonesia-Yu6PbZj0l

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: