You Now Here »

Branding Wisata Halal Lebih Tepat Ke Aceh Bukan Ke Bali  (Read 53 times - 120 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 17,619
  • Poin: 17.695
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Branding Wisata Halal Lebih Tepat Ke Aceh Bukan Ke Bali
« on: February 27, 2019, 07:01:46 PM »




Abdul Kahar:
biarkan Bali seperti apa adanya, klo merasa haram ya ga usah datang keBali, haram halal kan urusan pribadi masing2.. ngurusin halal padahal dibelakang kau lakukan pula hal2 yang haram..

Alamakkk:
Pan#at MZ halal.

Oen:
Ntar di gilimanuk dan Ngurah Ray ada polisi yang memeriksa KTP, yang tertentu yang boleh masuk ke BALI saja , ntar pulang dari Bali nambah dosa masuk neraka hahaha

Juan:
emang yakin, jumlah turis Muslim yg ke Bali akan mampu menggantikan jumlah turis lain yg batal ke Bali berkat 'halal' / 'syariah' jadi-jadian begini?

Christian Immanuel:
Mau meng'halal'kan Bali?

Nha Trang dan Da Nang siap merebut!

Di Vietnam ga ada urusan agama2. Aman. Alkohol murah! (10000rb rupiah dapat beer 1 liter)
Makanan daging apapun ada. Anjing, kucing pun ada.

Yang ngga ada? Nasi padang!
 
Ingat ini persaingan global. you lose the edge, another will take over your business.

kaatabelece:
Setuju sekali

Hubai dadah:
Kenapa yg sudah berjalan baik hendak di utak atik ?
Bali digemari karena "Bali" nya. Alam dan budayanya menyatu.
Kalau mau coba coba seperti ok oceh, cari tempat lain yang lebih sesuai.

violet lavender:
Wisata Halal kok di Bali..... bilang saja mau mengislamisasikan Bali titik
Nanti kalau di pantai atau kolam renang gak bisa pakai bikini, atau swimsuit yg biasa, tapi harus yg syari tertutup semua dari ujung jempol kaki mpe unjung kepala.
Mau makan babi guling gak sebebas dulu, takut asap dan baunya mengganggu wisatawan muslim yg ada disekitar.
Mau makan nasi campur Bali, yg didapat nasi campur ala halal .... apa enaknya di jawa mah banyaaaaaaaakkkkk.
Mau duduk santai pakai celana pendek dan tanktop di cafe pinggir jalan atau jalan2 di sepanjang kuta, gak boleh, mengganggu wisatawan muslim yg ada disana.


Duh toleransi atau bhineka tunggal ika ya gak gitu.

Wisata Halal ya di Aceh dan kota2 yg mendadak sanri di Indonesia
Wisata lihat adat budaya Jawa ya di  Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan budaya khas kemben, konde, dll
Banyak adat budaya daerah yg tidak sesuai dengan agama tertentu di Indonesia, dan cenderung mau dihilangkan, kan paraaaaaaahhhh banget.

eddy eddy man:
no , no bakalan njungsup lu bali lo ..di tabanan di tolak ....

Alamakkk:
Nanti pantai-pantai di Bali, wisatawannya wajib memakai burqa. Biar halal.
Pohon pun tidak boleh dipasangi kain karena itu agama kafir,

kaatabelece:
Ini orang otaknya dimana? Wisata halal? Halal buat siapa? Memangnya turis itu cuma muslim? Indonesia itu Bineka tunggal ika, kita ini beragam, bukan cuma islam saja, nah penganut hindu halalnya ga makan daging sapi. Ngomong wacana wisata halal di Bali, dasar ga punya otak!!

Alex Rustandjaja:
Pria Arab Saudi justru weekend senangnya ke Bahrain supaya bisa mabuk-mabukan. Juga mereka senang ke Thailand ngapain coba kalau bukan wisata s3x. Ngga usah jauh-jauh di Puncak saja mereka senang mencari yang haram tapi syur...

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Branding Wisata Halal Lebih Tepat Ke Aceh Bukan Ke Bali yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/branding-wisata-halal-lebih-tepat-ke-aceh-bukan-ke-bali-E7wT0bUMJ

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: