You Now Here »

Ide Wisata Halal Bali Sandiaga Juaranya Merusak Yang Sudah Bagus  (Read 62 times - 24 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 17,591
  • Poin: 17.667
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Ide Wisata Halal Bali Sandiaga Juaranya Merusak Yang Sudah Bagus
« on: February 28, 2019, 12:03:54 AM »




C Jon:
Halal? Emang si Sandiwara ngerti apa yg halal dan haram? Apa halal menyuruh DP telanjang di Bali? Apa halal meniduri bini orang dan main dari belakang yg epic itu? Apa halal menginjak-injak makam? Kalo soal bersandiwara, emang si Sandiwara Uno ini jagonya.

KittyKatz:
Ini maunya apa sih di Bali? Meraih suara masyarakat muslim yang minoritas dan membuang dukungan (kalau ada) masyarakat Hindu?

BritneyYang:
Ide orang koplak sandiwara numero uno!
Emang terus penari Bali Di suruh pakai cadar gitu???

Nyoman Mawa:
Wisata halal? Kedengarannya sangat eksklusif. Bagi kami orang Bali, sungguh "melukai" perasaan. Janganlah dikotomi halal haram dibawa dalam masyarakat bali. Kalau semisal ini dilaksanakan (dan ini sudah pasti ditolak), sangat rawan dan menjadi sumber konflik.

gpyuuk:
Jangan salah paham bli Nyoman.
Sebenarnya cukup simpel kok. Tanpa perlu konflik. Sediakan satu penginapan, restoran yang khusus halal di setiap destinasi wisata. Dan tempat sholat. That's all. Orang Islam yang mau berwisata ke Bali pasti akan berdatangan. Karena mereka tidak bingung mau beribadah. Dan kedatangan mereka pasti menguntungkan orang Bali. Tidak seperti turis cina yang maunya murah. Udah gitu uangnya balik ke negeri mereka sendiri. Jadi nggak ada mengganggu budaya lokal.

gpyuuk:
Ah kalian kurang piknik nih...

Wisata halal tuh sudah menjadi global trend. Coba deh ke Korea atawa ke Jepang atawa ke Taiwan. Kalau kalian muslim, kalian akan menjumpai dengan mudah makanan/restoran halal. Dan tempat-tempat sholat di tempat keramaian/publik, seperti bandara.

Kasihan rakyat Bali, cuma dapat capeknya dongan nyambutin turis dari sono.

Fenomena Turis China di Bali Terbanyak Jumlahnya, Tapi Paling Sedikit Belanjanya
Artikel ini telah tayang di tribun-balicom

Niu Niu:
Ternywta benar..... Utk menjadi pendukung kubu 02 wajib BEGO bin TOLOL !!! ??? ??? ??? ??? ????

BritneyYang:
Sok teu loe:
Wisata halal itu bukan sekedar makanan Halal
Di Bali sdh banyak makanan HALAL.

gpyuuk:
Ah kalian memang payah. Dikasih tahu malah ngeyel tempe.

Coba deh Googling:

Halal destination
Halal travel
Halal holidays
Etc

BritneyYang:
Gpp payah, daripada sok teu
Yg jelas GA MUNGKIN junjungan loe bisa.

gpyuuk:
Katanya berakal sehat. Belom apa-apa bilang ga mungkin. Payah ah

BritneyYang:
Sdh terbukti ga bisa tuh Di DKI
junjungan loe tuh payah.

Ari:
bukan hanya payah lagi NOL BESAR dan hanya bisa OMONG BESAR.

Ari:
Ah anda kurang berbudaya nih...

apa2 serba ingin di wisata halalkan hanya demi meraup suara muslim , emang waktu di jakarta ada realisasinya?? mana peresmian dan pelaksanaannya malah ditinggal gitu aja dasar cawapres ga bertanggung jawab...orang hanya cuap2 bohong aja kok dipercaya.

gpyuuk:
Emang payah deh kalian.
Wisata halal tidak akan menghilangkan budaya lokal. Tapi wisatawan yang pengen yang halal-halal pasti mau datang. Karena ada beberapa tempat yang halal, cari makanan halal mudah. Cari tempat sholat mudah  Dan itu artinya devisa. Atau income. Dan yang menikmatinya yang warga setempat.

Gitu sob maksudnya

Dan itu sudah mendunia.

Cek dah
Halal holidays

Ari:
Emang payah anda ini..
Tidak semua tempat mau di wisatakan halal itu hanya koar si cawapresnya aja biar keliahatan islami, bodoh kok dipelihara anda ini, sudah banyak kelakuan cawapres ini yang ga bener omongannya cuma asal jeplak aja, baca donk gimana komentar pemda disana mereka sendiri ga butuh kok wisata halal, hadeh setiap daerah ada budaya nya sendiri sob hormatilah

Gitu sob penjelasannya pakai akal sehat

gpyuuk:
Kalau ga mau ya udah. Gpp juga. Kan banyak tujuan wisata di berbagai negara yang mengakomodir turis muslim.

Buat yang Noni tak kasih tahu ya, umat Islam tuh sangat dianjurkan Allah untuk berjalan di muka bumi. Agar dapat melihat dan mentadaburi ayat-ayat kauniyah Nya yang tersebar. Tapi mereka yang taat tentu ingin ibadahnya tidak sulit. Termasuk cari makannya. Alhamdulillah ini direspon baik oleh masyarakat dimanapun. Karena itu industri makanan halal sangat berkembang. Karena nilai ekonomi nya sangat besar. Termasuk juga wisata halal.

Ari:
kalau masalah tujuan wisata halal itu ga ada yang salah sob, yang salah itu orang yang nawarkan asal jeplak aja dengan harapan selalu di sanjung sama orang macam anda sob, di jakarta aja ga jelas hasilnya, kalau mau dukung orang itu lihat track recordnya dia itu mau jadi cawapres apa cuma mau jadi sales wisata halal. memilih itu jangan asal, lihat gmana dulu omongannya di jakarta mau buat wisata halal juga kan..terus mana hasilnya...gigit jari doank kan...ok oc aja hancur lebur kok mau ditawarkan nasional... pakai nalar dan akal sehat kalau mau dukung tu. mulai berpikir jernih sob, oya udah sujud minta maaf belum sama ALLAH SWT karena sudah mengkerdirkal DIA yang Maha Tinggi, sesama muslim mengingatkan saja sob takutnya lupa.

Sendiri Lagi:
Jadi ingat humor sarkastik ala Bali.

Suatu hari Wan Abud pergi ke Bali. Sekeluarnya dari Bandara dia naik taksi. Dalam taksi Wan Abud marah-marah karena supir memutar lagu.

"Musik haram!. Musik haram!," protes Wan Abud.

Si supir kesal, lalu menurunkan Wan Abud ditengah jalan.

"Ente turun disini!. Tunggu saja onta lewat!," kata si supir lantas pergi. Meninggalkan Wan Abud yang terbengong-bengong di pinggir jalan.

Pesan moral dari humor yang bersetting di Bali ini adalah setiap daerah pasti memiliki kearifan budaya lokal masing-masing. Memaksakan budaya lain apalagi itu budaya' impor yang tidak sesuai dengan budaya setempat adalah anarkisme.

Muslim di Bali itu minoritas. Meskipun begitu, selama ini mereka sudah hidup rukun berdampingan dengan saudara-saudaranya yang non muslim.

Apa yang di wacanakan oleh SU ini berpotensi menjadi bibit racun intoleransi yang pasti akan berdampak tidak baik pada keharmonisan masyarakat Bali, terutama pada kenyamanan kaum muslimin di Bali itu sendiri.

Muslim Bali sendiri sangat sadar dampak merusak radikalisme dan intoleransi bagi tatanan kehidupan mereka. Oleh karena itu wajar jika selama ini mereka ikut menolak kehadiran ormas-ormas radikal semacam FPI, HTI dll.

Thomas Togi:
tidak semua harus di labelin agama lah..

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Ide Wisata Halal Bali Sandiaga Juaranya Merusak Yang Sudah Bagus yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/ide-wisata-halal-bali-sandiaga-juaranya-merusak-yang-sudah-bagus-TEifzSgCA

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: