You Now Here »

Bikin Malu Tak Paham Asal Kata Kafir Tengku Zulkarnain Bisa Masuk Mui  (Read 58 times - 116 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 16,657
  • Poin: 16.733
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Brian:
Saya curiga, makhluk itu bukannya tidak tahu arti kata "kafir" (beserta segala konotasi negatifnya). Saya curiga makhluk itu memang sengaja sedang membohongi orang lain.

Yuda:
makanya ini penting nya ustad maupun ulama disertifikasi, kemaren malah pada demo ga setuju padahal tujuan nya bagus biar jelas ilmu nya darimana asalnya. ga kaya sekarang ngaji seayat dua ayat terus diundang ceramah sekali dua kali ke acara yasinan dapet panggilan ustad. atau anak ustad yang nebeng nama bapanya cuma ceramah cap cup ga jelas langsung dapet gelar ustad.

Martabak Sweet:
Nanti jadi susah dong jualan agamanya. Nebeng nama bapaknya juga susah.

Kalau putus sekolah dan tidak ada ketrampilan nanti tidak bisa kaya jualan agama.

Minimal ada ustad honorer deh.

Oey Yung:
Well sy sih kgk th arti kt kafir dlm bahasa arab...tp sptnye cover sm kafir kgk ada hubunganye deh..ato skrg ada bahasa inggris yg sdh diperbaharui gt?

Martabak Sweet:
"Bagi muslim awam yang tak pernah belajar di pesantren, pasti akan manggut-manggut saja mendengar penjelasanTengku soal asal kata Kafir. Tapi bagi orang yang pernah belarjar ilmu Shorof (perubahan bentuk kata), mendengar penjelasan Tengku soal asal kata Kafir pasti akan geleng-geleng. Penjelasan Tengku soal asal kata Kafir salah kaprah. Terlihat jelas dia tak memahami ilmu shorof."

Pesantren yang mana nih?
Pesantrennya FPI?
Pesantrennya habib bahar?
Pesantrennya abu bakar?
Pesantrennya al khatatatatattutu?

Ada komentator dibawah yang berkata "perlu sertifikasi tapi ditolak"

Pertanyaan kritisnya: punya niat berbenah tidak? Bagaimana muslim (yang juga korbannya) tidak nyungsep masuk pesantren yang salah?

Martabak Sweet:
"Pembaca bisa menilai sendiri dari postingan-postingan Tengku di Twitter. Nyaris tak ada yang menyejukkan. Isinya hanya provokasi dan ujaran kebencian kepada pemerintah dan NU. Itu saja. Mirisnya, MUI sepertinya tutup mata terhadap Tengku. Tak pernah saya mendengar MUI menegur Tengku yang sudah berperilaku buruk."

Korupsi cap halal saja tidak haram buat mereka kok. Yang bicara ketua muinya

Seperti ini ada penulis seword yang menuhankan mui dan tokohnya, seperti rahmatika dan beberapa yang lain.

Martabak Sweet:
"Akhlak seseorang seperti berbanding lurus dengan keilmuan dan pemahaman seseorang terhadap ajaran agamanya. Orang yang benar-benar ‘alim dan paham agama sangat kecil kemungkinannya akan memiliki akhlak yang buruk. Akhlak tercela hanya mungkin muncul dari orang yang sebenarnya tak paham terhadap ajaran agamanya. Jika dia paham agama, tak mungkin memiliki akhlak buruk karena agama melarangnya."

Yang ini tidak setuju.

Ini bukan "paham atau tidak", ini "mau dan niat atau tidak"
Paham tapi memangnya tidak niat ya repot.

Pertanyaan kritis: penganutnya, fansnya, muridnya, anak anak dibawah umur yang terpengaruhi, santrinya, mau diapakan? Yang disorot kan biasanya kepalanya dan yang suaranya paling keras. Bibit bibitnya?

Martabak Sweet:
"Jujur sebagai seorang muslim sebenarnya merasa prihatin diwakili oleh orang seperti Tengku Zulkarnain di MUI. MUI yang mengaku wakil umat Islam harusnya benar-benar diiisi oleh orang yang benar-benar ulama, memiliki pehamaman agama yang mendalam, serta akhlak yang terpuji. Saya akan merasa sangat bangga jika diwakili oleh orang seperti itu."

Ini yang membuat saya murtad dari islam. Yang di klaim dan keadaan ideal dan yang terjadi di lapangan bertolak belakang. Koar koar. Siapa pun bisa ngaku ngaku paling benar, bisa di validasi tidak? Atau hanya cuap cuap?

Ada usaha memperbaiki tidak?

Atau malah dipelihara?

Realita: Tengku dipelihara, din syamsudin dipelihara, tokoh tokoh MUI sering masuk TV dan menyuarakan banyak pendapat yang bisa memicu kekerasan dan membenarkan perbuatan kriminal agamis.

Martabak Sweet:
"Usut punya usut, ternyata tidak semua yang di MUI itu ulama. Tak usah jauh-jauh ulama, ternyata tak semuanya paham betul ajaran agama"

Problem puluhan tahun yang tidak pernah dibenahi dan ditutup tutupi dan tabu dibicarakan, sampai dari busuk menjadi kanker dan mengakar. Menipu diri sendiri seolah olah tidak terjadi atau oknum atau ditutup tutupi.

Salah siapa?

Martabak Sweet:
"MUI perlu berbenah. Sebagai lembaga yang mengklaim paling tahu soal agama, konsekuensi logisnya, siapapun yang masuk ke MUI harus benar-benar ulama, bukan ulama abal-abal. Harus ada tim penyeleksi yang benar-benar paham mana yang dikategorikan ulama, mana yang bukan. Jangan sampai hanya karena pakai jubah dan sorban, orang tersebut dengan mudahnya bisa masuk MUI. MUI benar-benar harus mengevaluasi anggotanya jika tidak ingin dipermalukan. Tak heran jika ulama NU sering berbeda pendapat dengan MUI."

Sudah dari 15 tahun lalu harus berbenahnya. Kemana saja selama ini? Tunggu ada korban dan malu maluin agamanya dulu baru tersambar petir kesadaran.

"Gus Mus bahkan sampai menyebut MUI itu makhluk apa?"

Yang tidak kecanduan agama dan masih berakal (yang diberikan Tuhan), bisa melihat bahayanya menuhankan institusi dan gelar.

siBaling:
Suruh tes ngaji dulu jangan jangan sama kayak nur asugik ..

pro Indonesia:
Orang ini sangat rajin di twiter

Ndemik:
Nanggung mas penjelasannya baru soal KAFFARA , harusnya diselesaikan sekalimat utuh apa arti yg dicuitkan Xul

Andy Gunawan:
Terbuksi si ustad dengkul itu abal2.

Meidy NS:
Penasaran ... jadi sebenarnya dia lulusan pesantren mana ? koq bisa salah ...

Iwan S:
Emang lulusan pesantren? Ga yakin....

Abelle Mercy Pit-Barb:
Malu? Emang ngerti artinya malu?

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Bikin Malu Tak Paham Asal Kata Kafir Tengku Zulkarnain Bisa Masuk Mui yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/bikin-malu-tak-paham-asal-kata-kafir-tengku-zulkarnain-bisa-masuk-mui-e9bsenfGE

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: