You Now Here »

Kegundahan Dan Unegunegku Tentang Psi  (Read 50 times - 43 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 17,008
  • Poin: 17.084
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Kegundahan Dan Unegunegku Tentang Psi
« on: March 16, 2019, 02:02:41 AM »




Wolf Hunter:
Muda, bersih, idealis dan penuh semangat adalah modal PSI yg paling besar.
Mungkin sbg partai idealis yg masih bau kencur, mereka menganggap: can take the world single handedly,  tapi sy akan dukung sambil berdoa dan berharap moga2 entusiasme ini berkelanjutan dimasa depan, syukur2 bisa membawa perubahan lebih baik buat negara ini. Karena dalam pandangan sy, PSI sedang melaksanakan revolusi mental pak Jokowi.
Dalam partai2 lama maupun partai2 baru (walaupun mayoritas partai baru adalah partai lama yg sudah oplas atau ganti baju saja) terindikasi sudah terkontaminasi virus KKN walau dalam derajat yg berbeda-beda, sedangkan PSI masih fresh dan segar secara moral maupun literal.
Secara pribadi yg saya bisa beri buat anak2 muda idealis ini adalah kesempatan untuk masuk senayan, itu!  ????

Martabak Sweet:
Menurut saya PSI memang masih bau kencur dan tidak "paham lapangan" yang terkadang perlu hati hati dan lebih politically correct.

Dalam hal ini penulis juga benar.

Tapi secara moral saya lebih setuju dengan pendapat anda.

Indri Giber:
IMHO, PSI harus diacungi jempol karena keberaniannya. Brandingnya kan anti korupsi, anti poligami dan tidak mendukung perda syariah. Jadi message mereka konsisten. Sebagai anggota partai besar yg sudah establish, Masinto harusnya berjiwa besar, bukan menjadi arogan. Wong kenyataannya PDI & Golkar masih mengajukan caleg koruptor kok.

Saya tidak setuju dgn penulis yg menganggap PSI tidak beretika. Mengungkapkan kebenaran & fakta, walau menyakitkan, tidak bisa disalahkan. Ketika memutuskan menjadi politisi, seseorang harus bermental baja, dan siap dikritisi. Jaman 'ewuh pakewuh' sudah berganti dengan kenyamanan (walau belum sepenuhnya bebas) menyampaikan pendapat. Truth is truth.

Martabak Sweet:
"Jadi message mereka konsisten"
"Truth is truth"

Penulis standarnya bukan dua yang diatas tapi relatif. "saya kenal dia tidak atau satu kubu" - standarnya penulis, jawabannya TERGANTUNG SIKON.

Harry:
Dibalik semua kritikan penulis pada PSI tersirat kesesatan berpikir "pokoknya jokowi". Jadi pernyataan grace itu dinilai konteksnya apakah menguntungkan atau merugikan jokowi...pola pikir pemujaan.

"Sampai saya ini sempat berpikir "jangan-jangan kalau misalnya ada jaminan PSI bisa lolos ke DPR tanpa Jokowi, mereka akan lakukan itu"."

Kenapa tidak? Jelaskan kenapa suatu partai baru seperti PSI eksistensinya harus bergantung pada sosok jokowi? Partai itu sejatinya hadir utk mengusung ideologi/platform bukan figur. Ini kesesatan berpikir yg lahir dari fanatisme berlebihan yg berujung pada pemujaan cult of personality.

Lantas kritik grace sebelumnya yg dibalas oleh masinton dgn melecehkan partai PSI sebagai partai baru yg hanya mencari sensasi. Apakah tidak terbersit di benak penulis...jawaban masinton tidak menjawab argumen yg ada di kritikan grace. Harusnya dijawab itu semua tudingan grace...bukannya menyerang image partai PSI. Jawaban masinton mirip2 ad hominem...menyerang personal. Hanya saja personal itu dalam hal ini adalah partai.

Martabak Sweet:
".jawaban masinton tidak menjawab argumen yg ada di kritikan grace. Ha"

Sebenarnya kelakuan tersebut, memalukan kalau ditunjukkan oleh orang atau pihak yang, KATANYA, sudah berpengalaman. Bukannya memberi contoh yang baik, malah ikut ikutan jadi fadli zonk.

Martabak Sweet:
"Partai itu sejatinya hadir utk mengusung ideologi/platform bukan figur."

Ini esensi yang penulis (dan banyak orang) gagal paham dan tidak mengerti.

Martabak Sweet:
Berargumen ad hominem tanpa menyentuh substansi sama sekali, namanya.

Martabak Sweet:
Betul, ini penulis yang menurut saya paling bodoh dan paling berasumsi dibanding penulis seword lainnya.

Sudah teracuni akut sampai akal sehatnya bengkok.

Martabak Sweet:
"Nggak, saya nggak minta PSI tutup mata dengan kasus Romy. Saya pun mendukung KPK untuk menangkap Romy. Saya tahu kalau sudah OTT itu kemungkinan tidak bersalahnya kecil. Hanya saja berpolitik itu juga ada etikanya.

Ibaratnya pertemanan, kita punya satu geng. Kalau ada teman kita salah atau sikapnya kurang tepat, apa iya kita serang dia dengan koar-koar ke luar duluan? Apa ya pantas tiba-tiba mengklaim ke khalayak bahwa kita ini lebih baik dari teman-teman geng kita sembari menimbulkan persepsi kalau yang lain itu buruk? Dan ketika kawan kita jatuh, pantaskah kita ramaikan lagi soal klaim "gue paling oke, sob, Sis"? Pengalaman saya dalam berteman, teman yang model seperti ini biasanya egois, kutu loncat, dan hanya mementingkan kepentingannya saja. Dia nggak akan sungkan mateni konco alias 'mematikan' temannya sendiri demi kepentingannya"

Ini dia penyakit Indonesia. Menutupi kesalahan karena seagama, sesuku, dari pulau yang sama, kerja di tempat yang sama.

Jadi kebenaran adalah RELATIF buat penulis wkwkwk.

Penulis perlu direvolusi mentalnya. Contoh subyek yang sangat cocok dan perlu mengikuti program revolusi mental Pak Jokowi.

Martabak Sweet:
agama yang membuat siapa mbak penulis? Tuhan? Mana buktinya?
Yang ada buktinya yang membuat manusia.

Kalau sudah menuhankan agama ya repot, nalar dan akal budi (yang diberikan Tuhan yang benar) hilang nanti.

Martabak Sweet:

(click to show)


Martabak Sweet:
Tuhan ngajari korupsi tidak?
Tuhan ngajari poligami juga? Katanya Tuhan maha adil. Kok tidak ada POLIANDRI? Sepertinya tidak adil ke wanita deh.

Indri Giber:
Waktu kitab diturunkan belum terpikirkan 1400 th kemudian wanita bisa mandiri atau bahkan berpenghasilan lebih tinggi dari pria. Belum ada profesi2 ajaib seperti hari ini (biz consultant, researcher, SW developer, dll). Jadi umumnya pria adalah breadwinners dan wanita 99,99% urus rumah tangga. Mungkin suatu hari ada yg mengevaluasi tafsir-nya, dan mungkin poliandri diperbolehkan. Who knows?

Teguh Budiono:
PSI koar2nya nanti kl udh di senayan...skrg tolong jaga dong soliditasnya koalisi....

Opa patompo:
Maklum, masih baru... Sedang penjajalan...
Lha, ngapain ambil obrolan dr caleg PDI-P ntu? Di tempat saya, rame kalo caleg ntu KDRT lho...

#coblos01:
Saya suka artikelnya mbak :)

erik:
harusnya jelang pilpres partai koalisi kompak lah, jgn saling serang padahal musuh di depan mata. come on lah PSI !!

Donny Rahardian:
Politikus PSI memang terlihat sangat Politikus baru yg msh mencari jati diri belum mature, msh larut dalam eforia moment diuntungkan oleh sorang Jokowi, akan ada saatnya mereka akan di hajar pengalaman dalam berpartai dan berpolitik.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Kegundahan Dan Unegunegku Tentang Psi yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/kegundahan-dan-unegunegku-tentang-psi-AVa9gop8b

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: