You Now Here »

Sandi Tetap Mau Bermain Sandiwarauno Sedangkan Kh Maruf Amin Tampil Keren  (Read 115 times - 74 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 18,493
  • Poin: 18.569
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




John Lie Kwee:
Udah bener 3 jenis kartu itu untuk tujuan berbeda dan kalangan yg berbeda, dan ada unsur subsidi Pemerintah. Jadi, seharusnya dipisahkan dengan database sendiri. Kalo digabung dengan overall database kependudukan, beban server pusat akan terlalu berat dan tidak efektif. Daripada nambah hardware dan software yg lebih rumit, mending bikin server dan database khusus untuk tujuan yg limited. Biaya pasti lebih murah..

ian christian:
Mengembangkan dan membuat baru..
Yakin membuat baru itu lebih murah??? Dr sisi mana? Namnya membuat baru,itu artinya smua baru,SDM nya,hardware nya,semua serba baru (meski dlm hal ini tdk semuanya baru secara harafiah)
Tp 99% adalah baru.
Dan itu amat sangat tdk murah,blm lg risk kegagalan/bukti/praktek/hasil di lapangan.
Mengembangkan jauh lebih efisien dan murah !!
Utk yg sdh py KTP lebih efisien smua trpusat pd ID KTP saja,ga butuh tetek bengek lain yg ribet berjilid dan berjamaah,kcuali yg blm cukup umur utk KTP,maka bs disesuaikan spt kartu pelajar dll.
Masalahnya kita urus EKTP saja ga becus !!!!!!!!

Sy ga kan prcaya di bawah the prab bs selesai dan lancar hy dgn KTP,tp sy jg ga gt saja setuju trlalu byk kartu,birokrasi,SOP,yg jelas bertele tele dan berimbas pd kantong2 pungli sana sini,macet sana sini dan akhirnya ga lancar di trima/manfaatnya buat masyarakat.

Sdh budaya korupsi kita itu,bukannya mengembangkan agar lbih baik dan maju,tp seringkali bikin SOP baru sana sini.
Itu jg sebagian dr ujung pangkal budaya korupsi

Hitam Mutiara:
Ide gila dan gak masuk akal kalau KTP bisa menggantikan kartu2 KIS, KJP dll yg digunakan sbg pemberian insentif dari negara utk masyarakat pra-sejahtera di Indonesia. Krn KTP wajib dimiliki oleh seluruh warganegara dari kaya raya sampai dgn yg paling miskin. Bisa bangkrut negara kalau orang2 spt Sandi yg kaya raya dgn bermodalkan KTP bisa dpt sembako murah, layanan kesehatan dan pendidikan gratis.

ian christian:
Smaskali tdk gila dan masuk akal, JIKA semuanya ,system SDM,hardware,software krj dgn bener.  Justru amat sangat efisien,jgn kita bebal dan menutup mata telinga sob. .

Gila dan tdk masuk akal kalau dgn system,hardware,software dan SDM saat ini

Contoh,org bs akses DPT ID Ektp nya di KPU,dan sdh trcatat !! tp tdk bs akses/tdk ada bukti/tdk tercatat jika ID DPT  org itu jg ada di sektor paling bawah/di pos2 pemilihan level kelurahan.

Ini yg sy nilai/anggap system,hardware,software dan SDM yg krj kacau balau.
Seolah anda telah mati dan sdh dicatat mati di kantor pusat,tp di kantor cabang cabang anda masih trcatat hidup.
Yg salah anda atau system nya???
Menurut sy ini system,hardware,software,dan Terutama SDM yg menjalan kan nya,krn semua itu manusia yg jalanin,bukan system/ mesin saja.

Utk yg sdh py KTP,lebih efisien hy pakai KTP utk abcd,dan HARUSNYA system sdh bs menilai,melihat,membuktikan ktp mana yg berhak atas abcd nya.
Tp jujur aja,urus EKTP aja masih blm becus !!!! Verifikasi,keakuratan,uptodate utk satu ID EKTP saja masih kacau balau..

Hitam Mutiara:
Betul itu secara teknis sy paham..single identity itu juga menjadi harapan sy utk memudahkan segala urusan, tp nyatanya lemahnya sdm dan msh kurangnya system yg terintegrasi antar instansi membuat msh perlunya kartu2 lain utk bisa mengakses keperluan2 tsb.  Semoga pemerintahan Jokowi kedepannya bisa membenahi semua apa yg menjadi harapan rakyatnya. Kalau Sandi yg ngomong mah tetep aja sy gak percaya sob.

Toni Chua:
mungkin ntar mo bikin film ama anak amien

Piter Kristianto:
Tetap waspada...grup sebelah menang di Jakarta dan Medan yang notabene awalnya basis kita... Koq bisa? Yah namanya hoax dan fitnah bisa menghasut dan hasilnya bisa jadi luar biasa... Untung di Jawa kita menang, banten Maaruf, jabar RK, jateng PN, jatim Kofifah NU, Sedangkan Kalimantan, Sulawesi dan Maluku Papua kayaknya dah dipegang Jokowi

GustiMbotenSare:
Sandiwara tetap yu know lah,...hancur negara ini klo diserahin ke tukang hoax

Zeffanya N Zeevanka:
Cocoknya jadi pesinetron & instruktur olah raga.

Arijanto Notorahardjo:
Dalam debat semalam Pak Kyai Maruf Amin sungguh hebat dan tampil penuh percaya diri. Saya kagum dan respek pada Beliau yang tampil lugas dan menguasai masalah. Sedangkan Sandi sepertinya masih mengandalkan data yang tidak jelas sumbernya (bila tidak mau dibilang hoaks) dan kembali menampilkan "obyek penderita" yang dieksploitasi penderitaannya. Menurut saya debat semalam menunjukkan bahwa Pak Jokowi dan Kyai Maruf adalah pasangan yang cocok untuk membawa Indonesia semakin maju lima tahun kedepan. #JokowiLagi

Zeffanya N Zeevanka:
Too many lies

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Sandi Tetap Mau Bermain Sandiwarauno Sedangkan Kh Maruf Amin Tampil Keren yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/sandi-tetap-mau-bermain-sandiwarauno-sedangkan-kh-maruf-amin-tampil-keren-TPZUwdHE5

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: