You Now Here »

Jokowi Diukur Kompas Memihak 02  (Read 50 times - 63 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 17,074
  • Poin: 17.150
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Jokowi Diukur Kompas Memihak 02
« on: March 25, 2019, 05:21:36 PM »




Roedy Siswanto:
Ulasan yang bagus bung . Ada satu faktor lagi yang membuat Grup kompas Gonjang ganjing ...Penguasaan keluarga Jakob Oetama atas Kompas ..faktor ini menurut saya yang mempengaruhi keluarnya Agung Adiprasetio sebagai CEO kompas-Gramedia Group .Penyingkiran Klan PK Ojong oleh Klan Jakob Oetama juga menjadi isu tajam didalam kompas-gramedia grup .

FAUZi:
opini yang bagus dan logis....

Untuk pebisnis, kalau saja prabowo tidak berafiliasi dengan kelompok radikal, 212, onta gila dan onta sakit penjarah berdaster hampir dapat dipastika mayoritas pengusaha akan berada dalam kelompoknya.

Tony Gede:
Kalau kayak begitu baru kontestasinya seru....  Nggak ada capres yg ditunggangi orang gila? ??? ??? ?????

yuviandi purbodewanto:
Kredibilitas litbang kompas bakal diuji, gimana nanti setelah pencoblosan .. apakah hasil survei2 terkemuka lain 'keliru'?

Hang Tuah:
Bukan hanya Media, semua korporasi yang punya bisnis dengan Pemerintah dari Pusat hingga daerah, tidak hanya eksekutif tapi juga legislatif, semua pasang kaki banyak. Hanya yang paling besar peluangnya untuk terpilih lah yang mendapat alokasi terbanyak, secara RAHASIA tentunya. Yang peluangnya lebih kecil, tetap dapat juga, hanya jumlahnya relatif lebih sedikit. Jadi siapapun yang menang, tetap adalah Kawan Kita, minimal telah menanam jasa, untuk tidak menjadi Musuh Penguasa.
Bukankah banyak pihak setuju dan bersedia untuk membantu biaya Perwira yang mau sekolah lagi, hingga posisi Jenderal.
Begitulah pepatah:
Ada Ubi ada Talas,
Ada Budi ada Balas.

Tulisan yang bagus sekali, Bung Asaaro.

Paul Darminto:
Lanjut gak ya berlangganan harian Kompas?

Parlindungan Panggabean:
Itulah bisnis.. idealisme hanya jargon semata, kepentingan melampaui apapun selain kepentingan itu sendiri.
Kredo mencerdaskan dari "umat" media bisa berarti gelas kosong, berisi setengah, tetapi tidak pernah penuh.

Panjatah H.:
Analisis kok muter2? Gampang dan sederhana saja: Pemrednya itu bersuamikan petinggi (calon menteri) Prabowo. Itu saja, kok muterrrrrrrrrrrrrr???

Mike BEYER:
ini lagi di analisa dari segi kepentingan bisnisnya dimasa depan , kalau politik mah kita semua sdh tau , tp penulis menganalisanya secara lebih detail / mendalam bukan di permukaannya saja.

silabo hatung:
setujuuu.. sejak dulu kompas tau hidupnya seperti domba diantara serigala.. lalu mereka menggunakan akal kancil ajaran junjungannya, yaitu cerdik bak ular kadut, tulus seperti merpati putih .. ! terbukti kompas yang sudah setipis (keripik) tempe, tetap bagi banyak orang sebagai kitab suci kedua.. bangun pagi tanpa kompas terasa kurang pas..

Laras:
Terimakasih atas ulasan Bapak. Sangat masuk akal dan informatif dan membuka mata saya.

violet lavender:
bisnis ya seperti itu tidak mendukung siapa2 yg penting bisnis lancar

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Jokowi Diukur Kompas Memihak 02 yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/jokowi-diukur-kompas-memihak-02-Szuh5FN5z

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: