You Now Here »

Budiman Sudjatmiko Jawab Faldo Teman Saya Sudah Banyak Mati Jangan Tambah  (Read 24 times - 36 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 17,056
  • Poin: 17.132
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Cinta:
Saya ngeri membaca artikel ini. Cukup sdh. Biarkan Jokowi jadi presiden sekali lagu

Manuel Mawengkang:
Saya menulis sambil merenungkan masa-masa ketakutan saya waktu masih di Jakarta Mba Cinta. Semua perasaan takut, ngeri, bahagia, sekaligus penuh pengharapan berkecamuk waktu nulis artikel ini. Sambil mengingat tahun 1998.

Ketakutan itu menjadi momok buat saya. Membentuk saya sampai sekarang minder, gak berani keluar rumah. Karena setiap lihat orang berbadan tegap, saya sering menyingkir.

Sampai sekarang, belum ada pikiran untuk kembali ke Jakarta. Tapi katanya Jakarta sekarang sudah berubah jauh ya?

Octo Duma:
Saya berharap Bpk terus dan berani menyuarakan kebenaran dan cerita tragedi 98 sampai para penjahat HAM itu diadili. Semoga Bpk selalu diberi kesehatan olehNya. Aamiin.

#Pilih01
#01BukanPenculik&Pembunuh

hoetomo:
Perumahan yang saya huni juga sudah dikepung sama perusuh2 ,mencekam yang ada dipikiranku cuma ' ok kalau aku mati aku harus bisa bunuh mereka juga.' terus terang ada trauma sampai sekarang ,maaf kadang2 tidak percaya sama bangsa sendiri, karena perusuh2 itu juga seperti kita (tampang, kulit , bahasa) bisa ramah tapi bisa berubah kayak monster

Oey Yung:
Ketika kerusuhan itu sy jg mahasiswa dan lg di jln pula..jd makhluk gila yg buka congornye di dpn muka sy dan berani blg mau balik lg ke zaman orba sini sy krm lg pake mesin wkt ke zaman itu biar kgk balik2 lg ksni

Indri Giber:
Saya masih mahasiswa waktu itu. Sulit membayangkan betapa jauh perbedaan sistem 20th yl dan sekarang. Kita dulu takut sekali dgn militer, mereka punya kekuatan politik (di MPR), dan presiden-nya punya cengkraman kuat thd militer. Penegakan hukum a la cowboy, tembak sana sini, tau2 ketemu mayat dalam karung dgn luka tembakan. Sekarang kita punya presiden yg koppig utk tidak cawe2 masalah hukum malah diprotes. Kita punya presiden yg kasih peringatan keras ke cina malah dibilang tidak bernyali sama asing aseng.

Bagong bicara:
Jgn biatkan prabowo berdiri tegak di bumi pertiwi.

C Jon:
Mei 1998 adalah bagian paling kelam dari sejarah republik ini. Dan otak dari kejahatan kemanusiaan ini masih berani mencalonkan diri jadi pemimpin negeri ini. Sungguh tak tahu malu!!!

hoetomo:
Kapan ya bangsa ini jadi pintar ???

Linda YH:
Saya pun berada di tengah pusaran peristiwa... Sangat menyeramkan...

Sapta:
Tenggelamkan faldo & rezim orba

Roya Kusmedi:
Cukup tahun 98 saja ini perut, lengan n pantat ??? ?????   tertembak peluru karet, jangan sampai terulang lagi di jaman anak saya ????

Marts K Lagadoni:
Jaman Tu Pas gw umur 20an Pas kerusuhan ..
Liat orang2 bawa sembako TV APA Aja Dari toko Chinese..
Di ajak kawan ke mangga 2 jarahan bawa gerobak..  tapi ngak mau

Aryk:
Jangan salah.....100 %Faldo tahu, itu,  sepertinya  memang itu yang dinginkannya ,  makanya dia jadi muridnyanya Mbah amin

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Budiman Sudjatmiko Jawab Faldo Teman Saya Sudah Banyak Mati Jangan Tambah yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/budiman-sudjatmiko-jawab-faldo-teman-saya-sudah-banyak-mati-jangan-tambah-xjWwNJUET

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: