You Now Here »

Analisis Jateng Dan Jatim Jadi Kunci Kemenangan Jokowiamin  (Read 61 times - 26 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 17,523
  • Poin: 17.599
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Analisis Jateng Dan Jatim Jadi Kunci Kemenangan Jokowiamin
« on: April 20, 2019, 05:01:25 PM »




2019PresidenLagi:
Menurut hemat saya, utk Jawa Tengah & Jawa Timur masyarakatnya suka dengan pembangunan sedangkan daerah lain tidak butuh pembangunan. ??? ?????

Daerah lain butuhnya deradikalisasi. ??? ?????

Sehingga pembangunan utk daerah lain ditunda saja dulu, dialihkan ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.

TMP2:
Mancing2 PRRI/Permesta nih...

Patrick Jahja:
Kalo saya jadi jokowi saya uda bakal kecewa ama sumatra by now, dan bakal setuju sama cara ini, tapi ya...saya bukan jokowi sih hueheheh.

erik:
setidaknya jokowi bisa 2 periode dn bisa buat kenangan yg diingat masyarakat dgn programnya, tidak seperti tahun 2004-2014

Sandi Wagabener:
Terima kasih warga Jateng dan Jatim. Tanpa kalian kami tak tahu nasib kami lima tahun ke depan ini.

Terima kasih kandang banteng + basis nahdliyyin. Kalian memang luar biasa.

Njoto:
Masyarakat Jatim, Jateng dan DIY jauh lebih cerdas dari JKT58

eko boga:
daerah lain juga senang dg pembangunan namun tertutup mata hatinya

Sandi Wagabener:
Sedih saya di Sumatera ini. Maju semenjak Pakde memimpin tapi balasannya benar-benar di luar dugaan. Saya sejak berapa bulan kemarin menduga Pakde bakalan kalah di Sumatera. Tapi kalah setelak ini gak ada sedikit pun dalam bayangan saya. Hoaks benar-benar masif di sini. Mirisnya mayoritas masyarakat di sini mengamini hoaks tersebut sebagai sebuah kebenaran.

Harus ada dana pendidikan yang lebih besar yang harus dialokasikan ke Sumatera.

Pelepòn Laladóttir:
Kok malah dikasi anggaran lbh besar. Kan mereka gak suka jkw. Biasa aja lah perlakuannya ke mereka. Jgn jd ky nyogok mereka spy suka. Mending majuin daerah2 di Indonesia bag timur, mereka jauh lebih membutuhkan.

Masrat Viola:
Terima kasih saya ucapkan kepada yth warga jateng dan jatim, kel besar nadhliiyyin yg begitu mencintai NKRI. Doaku slalu bersama kalian smua

Ayus Wijaya:
Sepertinya kepastian soal provinsi yang dimenangkan masing-masing Capres masih bisa berubah karena dari data LSI Denny JA setelah 100% data quick count masuk, pasangan Jokowi-Amin diproyeksikan menang di 20 provinsi.

Sementara untuk kondisi Real Count KPU saat ini (20 April 2019 16.49 WIB) di mana pasangan Jokowi-Amin sejauh ini unggul di provinsi-provinsi berikut

1. Sumatera Utara
2. Lampung
3. Kepulauan Bangka Belitung
4. Kepulauan Riau
5. DKI Jakarta
6. Jawa Tengah
7. DI Yogyakarta
8. Jawa Timur
9. Bali
10. Nusa Tenggara Timur
11. Kalimantan Tengah
12. Kalimantan Timur
13. Sulawesi Utara
14. Gorontalo
15. Sulawesi Barat
16. Maluku
17. Papua
18. Papua Barat
19. Kalimantan Utara

+ unggul juga di pemilih Luar Negeri.

Jojo Johann:
Kalo demikian......
sah sudah kemenangan 01..... !

kaatabelece:
Keep praying for Jokowi ??? ?????

Pelepòn Laladóttir:
Ya, terima kasih kpd daerah2 yg mayoritas warganya memilih jkw-ma.

Jojo Johann:
Gimana dgn ini,
(saya dapat dari wall pendukung 02)

Dedy McLaren:
JOKOWI DIPASTIKAN TIDAK MENANG PILPRES 2019

By: Restu Bumi

Nih saya Bongkar kenapa TKN lesu saat lihat Quick Count dan (Saat itu) gak berani Deklarasi kemenangan padahal Hasilnya memenangkan Jokowi tidak seperti saat Pilpres 2014.

Sekedar Catatan...
Di belakang Jokowi ada Yusril Pakar ahli Tata Negara.

Berdasarkan UUD 1945 Pasal 6A Ayat 3 yang berbunyi:
"Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang mendapatkan suara lebih dari lima puluh persen dari jumlah suara dalam pemilihan umum dengan sedikitnya dua puluh persen suara disetiap provinsi yang tersebar dilebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden."

Jadi Dalam pasal tersebut ada 3 syarat dalam
memenangkan Pilpres :
1. Suara lebih dari 50%

2. memenangkan suara di 1/2 jumlah provisnsi (17 Provinsi)

3. Di 17 Provinsi lainnya yang kalah minimal suara 20%

Syarat ini memang dibuat agar presiden terpilih mempunyai acceptibility yang luas di berbagai daerah.

Kebanyakan orang hanya mengetahui sebatas kemenangan di atas 50% saja. Padahal, Undang-undang men-syarat-kan beberapa poin tambahan, selain sekadar meraup suara lebih dari 50%!

Sebagai contoh penduduk di pulau Jawa yang berpopulasi lebih dari separuh penduduk Indonesia, alias lebih dari 50% penduduk Indonesia. Menang mutlak 100% di pulau Jawa, namun kalah di luar Jawa (yang berarti menang lebih dari 50% suara) tidak berarti memenangkan pilpres di Indonesia!

Pilpres di Indonesia memberikan syarat tambahan selain meraup suara lebih dari 50% pemilih sah di Indonesia, yaitu:

Menang di minimal 1/2 dari jumlah propinsi di Indonesia (17 propinsi).
Artinya, walau meraih suara lebih dari 50%, tapi hanya berasal dari sejumlah propinsi, maka kemenangan tersebut tidak sah.
Dan juga Pada propinsi-propinsi yang kalah, jumlah suara yang diraup tidak kurang dari 20%.
Artinya, walau menang di lebih dari 1/2 jumlah propinsi di Indonesia, namun ada propinsi yang minim pendukung pasangan tersebut, maka kemenangan tersebut juga tidak sah.

Makanya Deklarasi Kemenangan Jokowi semalam yang dilakukan TKN oleh Moeldoko tanpa Jokowi adalah Deklarasi yang dipaksakan hanya sekedar menutupi rasa Malu karna Kemenangan versi Quick Count untuk mereka tidak memenuhi 2 syarat lainnya yakni hanya menang di 14 Provinsi dan ada beberapa daerah (menurut hasil Quick Count) yang Jokowi mendapat dibawah 20% menurut Survei Quick Count Indo Barometer yakni Aceh dengan DPT: 3.523.774 Jokowi-Ma'ruf: 17,12% - Prabowo-Sandi: 82,88% dan di Sumbar dengan DPT:3.718.003 Jokowi-Ma'ruf: 9,12% - Prabowo-Sandi: 90,88%.

Berbeda dengan kemenangan Jokowi di 2014 dimana kemenangannya (menurut Quick Count) kurang lebih 22 Provinsi dengan rata² Persentase 52%.

Jadi Paham kan, mengapa mereka nggak berani Deklarasi Kemenangan dan hanya Manyun, Melongo dan Mungkin nyaris Mewek liat hasil Quick Count meski hasilnya mengunggulkan Mereka.

cinta jokowi:
KIta lihat aja nanti hasil akhirnya, KPU akan melrilisnya dan akan mengumumkan Jokowi-Mahruf Amin yg lanjut ke periode ke-2...

Jojo Johann:
iya.....
Jokowi-Amin periode II

Arif Soetanto:
Namanya keren  McLarren. Sayangnya saya penggemar Ferrari

Jojo Johann:
:-)

Patrick Jahja:
Kalo jateng jatim yogya dan bali (yang "kasarnya" orang jawa lah itungannya) kasih jokowi extra suara 10%+ dari pemilu 2014 maren, uda tenggelam tu jokowi.

Tentunya, jokowi juga beruntung lawannya prabowo dan head to head lagi. Kalo ada calon ketiga ato lawannya bukan prabowo, uda lewat itu jokowi menurut saya. (kayaknya siapa gitu waktu itu si alex r ato siapa gitu juga mikir gini, lupalah).

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Analisis Jateng Dan Jatim Jadi Kunci Kemenangan Jokowiamin yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/analisis-jateng-dan-jatim-jadi-kunci-kemenangan-jokowiamin-BtD7S2_cN

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: