You Now Here »

Wiranto Represif Shutdown Menteri Bermental Orba  (Read 55 times - 99 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 19,037
  • Poin: 19.113
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Wiranto Represif Shutdown Menteri Bermental Orba
« on: May 07, 2019, 06:14:28 PM »




AQUAMAN:
Ah laeee ini...mulai bengkok rupanya saya jd ingat kesaksian Habibie saat diwawancarai oleh kick Andy... Tentang Wiranto sangat positif !!!, Bahkan wiranto sesaat setelah soeharto lengser beliau mendapat surat mandat Sbg pangkopkamtib yg punya kuasa powerful dan sangar mungkin kudeta (semacam supersemar) tp tdk melakukannya, justru beliau lapor ke habibie, bahkan saat ada pergerakan pasukan Kopasus prabowo saat mau kepung istana, dan ingat saat kasus penculikan yg dicurigai di otaki oleh Prabowo, panglima msh dibawah komando Faisal tanjung, sesaat kemudian baru Wiranto.... saya setuju dgn Wiranto, Justru hoax saat ini semakin liar sbg warisan SBY dan sangat mengganggu kesatuan NKRI, dan perlu dikendalikan... Kebebasan ada batasan laeee....

Chandra Kirana:
WAH KALI INI  AKU GA SUKA PENDAPAT LAE INI .MACAM RENKARNASI KAMPRET APAKAH AKUN LAE INI DI BAJAK???

Hermanto Purba:
Saya tetap CEBONG sejati. Saya juga tidak sedang berinkarnasi atau akun saya dibajak. Saya mencintai Jokowi. Tapi mencintai Jokowi bukan berarti harus mencintai seluruh pembantunya. Siapa yang bisa pastikan mereka benar-benar sejalan dengan visi Jokowi. Mereka punya kepentingan sendiri. Dan saya kira kita sudah sepakat bahwa bangsa ini harus dijalankan dengan cara-cara yang demokratis bukan dengan cara-cara otoriter yang bertindak semau gue. Tksh.

Salam!

TMP2:
"Siapa yang bisa pastikan mereka benar-benar sejalan dengan visi Jokowi. Mereka punya kepentingan sendiri."

Bukankah situ sdh memastikan sesuatu ??

Ismael Mallec:
Wah...saya justru sangat setuju dengan tindakan Wiranto saat ini, kelompok radikal dan khilafah ini jangan  di kasih hati lagi, harus di berantas ke akar" nya...yaiutu ke ustad" radikalnya...

Brian:
Semoga ke depannya bakal muncul tindakan yg lebih tegas dan berani dari pemerintah untuk memusnahkan kelompok ekstrimis & teroris beserta simpatisannya.

Selama belasan tahun, pendekatan "lembut" sudah dipakai, namun tidak membuahkan hasil yang positif. Sudah saatnya dicoba pendekatan lain yg lebih keras, tegas dan berani.

Bobby Chandra:
Saya sih setuju dengan wiranto...kalau keluarga saya dihina2 dan difitnah terus ya saya hadapi..minimal saya tanya apa maksudnya..mereka yg di shut down wiranto itu banyak fitnahnya drpd kenyataan..yg ditangkap2 itu sudah pada ngaku bhw itu memang hoax..dari sekian byk yg ditangkap polisi sebagian besar diputus bersalah oleh pengadilan..

Roedy Siswanto:
Maaf Lae , Kali ini aku kurang setuju dng anda. Betul sdh Ada UU ITE tetapi kenyataannya ,Hoax Dan penghinaan yg terjadi sdh pada kondisi extraordinary . Harus dihadapi dng yg tdk biasalah .

Alexander David  ツ:
Pelajaran moralnya : Jangan jadi manusia, jadi manusia itu susahhhhh...
Seperti cerita lucu tapi "ngenes" dibawah ini :


Sepasang ayah dan anak berangkat ke pasar, menaiki seekor keledai. Di jalan, orang-orang memandangi mereka, sambil berkomentar berbisik, namun masih bisa didengar sang Ayah,”Ih, tega sekali mereka itu, keledai kecil ditumpangi berdua. Penyiksa binatang!”. Merasa bersalah, Ayah pun turun, membiarkan anaknya saja yang menunggang keledai, lalu melanjutkan perjalanan.


Tak lama, mereka bertemu serombongan orang lagi. Orang2 itu melirik mereka berdua dengan kerutan di dahi, lalu berkata ”Baru kali ini kulihat anak yang jelas durhaka dan egoisnya terhadap orang tua. Masa dia naiki sendiri keledai, sementara ayahnya dibiarkan berjalan kelelahan..”, kali ini komentar itu disampaikan jelas tanpa bisik-bisik. Ayah melongo. Lalu menurunkan anaknya, sementara dirinya menaiki keledai.


Mereka berduapun melanjutkan perjalanan perlahan, dengan hati lega, melewati perkampungan kecil. Seorang ibu melihat dengan mata mendelik, lalu berkata tegas,”Demi Tuhan, ayah macam apa kamu itu? Membiarkan anak berjalan tertatih, sementara kau sendiri enak-enakan menunggangi kedelai? Egois..”. Ayah menelan ludah demi mendengar komentar tegas begitu.


Ia pun segera turun. Keledai dibiarkan berjalan tanpa beban, sementara ia dan anaknya berjalan kaki beriringan. Sepertinya dengan begini aku tak akan dituduh egois lagi, demikian pula anakku bebas dari celaan orang, pikirnya dalam hati.


Namun, tak lama lewatlah orang tua, yang segera tersenyum sambil gekeng-geleng kepala. Lalu berbicara langsung kepada si Ayah,”Nak, keledai itu hewan kuat, alat transportasi, kenapa kalian membiarkan punggungnya kosong tanpa mengangkut satu pun di antara kalian berdua?”


Akhirnya si ayah, si anak hanya bisa garuk-garuk kepala…. keledainya juga garuk2 sambil bersyukur "Untung aku bukan manusia..."

Leo Nardo:
Parabel yg menusuk sampai ke sum-sum. Semoga penulis memahami maksud anda..

Alexander David  ツ:
Mudah2an sih, tidak harus setuju, asal sedikit bisa berusaha paham posisi orang itu sudah cukup lumayan. Karena gak ada hal yg sesederhana kelihatannya. Aku sih berterima kasih, walau dianggap "antagonis", ada orang yg mau rela jadi "bumper" / "bad cop" untuk pak Jokowi. Terima kasih penilaiannya sob ^.^

Rio Pratama:
Justru para penyebar hoax harus diberi peringatan setidaknya mendekati uu penanggulangan teroris... Uu ite sepertinya terlalu ringan... Bahkan penyebar fitnah lebih berbahayanya dari pembunuhan...

Rian:
JANGAN!! Dalam kondisi gini orang seperti Wiranto itu diperlukan, Mas.. Kita gak tau akan segila apa para perusuh itu... kalo mereka sudah berani melakukan hal yg macam2.. mungkin gak ada cara lain, kita terpaksa harus 'keras' juga..

Apa boleh buat?

Njoto:
Justru apa yg dilakukan Wiranto perlu didukung, bahayanya hoax saat ini bahkan bisa menimbulkan konflik horizontal yg akan memicu perang saudara

si memble:
Ukurannya adalah keutuhan NKRI, jika ada pihak yg mau menggoyang memang harus di netralisir yg penting harus tetap dalam koridor hukum.
Sy yakin pak Wiranto akan bertindak dalam koridor hukum sesuai dgn wewenangnya dan sy dukung penuh. Lagi pula yg dilakukan beliau hanya memberi ultimatum dan belum bertindak apa2 sebelum mengkaji sisi hukumnya lebih jauh.

YouSuf Mohammed:
Apakah selama ini penyebar hoax dan kebencian berkurang dgn adanya UU Ite itu?
Yg ditangkap cuman pion bosnya?

erik:
menangkal hoax harus dengan otoriter seperti di china dn rusia tapi itu malah berlawan dengan demokrasi dn kebebasan berpendapat. bingung jadinya

Donny Rahardian:
Wiranto tidak represif, dia hanya menjalankan tugas nya sebagai Menkopolhukam, bertugas Meluruskan demi kestabilan polhukam negara, lebih banyak secara verbal.

Seorang Menkopolhukam tidak mempunyai power untuk bertindak represif, krn semua tindakan di tangan Polri dan Menkopolhukam tidak membawahi Polri.

Istilah nya dia itu hanya " macan macanan " , dan memang harus ada dari pihak pemerintah yg lantang bicara meluruskan hal hal di masyrakat, sementara Polri bertindak sesuai hukum yg berlaku.

d10n:
Hoax yg berimplikasi pd kesatuan dan persatuan nkri selayaknya disamakan dgn terorisme..
Lihat aja kasus tiananmen..

yuviandi purbodewanto:
WIRANTO MENGORBANKAN DIRI! MENKOPULHUKAM RI JADI BEMPER NKRI.
Lae, segeralah merenung sebentar ttg efek dahsyat semburan hoax2 itu terhadap masy kita. Turun, lihat dan rasakan perpecahan yg sdh terjadi, kebencian akut yg ditimbulkan, penjungkirbalikan fakta2 yg benar, pemakaian agama sbg alat politik .. baru kemudian lae menulis lagi. Peace.

Leo Nardo:
Wiranto itu orang yang memiliki sikap yang sangat loyal kepada pimpinan, sekalipun sang pimpinan dianggap punya "dosa". Ciri dari seorang prajurit sejati yang memahami cara kerja SAPTAMARGA. Pada masa 3 rezim Presiden sudah dia buktikan loyalitasnya beliau sebagai bawahan presiden. Jadi yang tidak terima sikap Wiranto perlu melihat pada sumpah prajurit. hehehe

Axl Online:
Asalkan tidak melanggar hukum, UU, dan ketentuan, mungkin bisa saja diterapkan kalau misalnya urgent.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Wiranto Represif Shutdown Menteri Bermental Orba yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/wiranto-represif-shutdown-menteri-bermental-orba-sdagVQ7ep

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: