You Now Here »

554 Orang Kpps Wafat 4200 Orang Wafat Setiap Hari Mau Divisum Semua  (Read 97 times - 43 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 18,532
  • Poin: 18.608
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Alexander David  ツ:
Bicara soal angka... bang Alif memang benar, besar kecil itu tergantung perbandingan. Sepertinya tidak apple to apple kalau kita bandingkan KPPS yg meninggal dengan Jamaah Haji. Saya hanya ingin tanya... di pemilu2 sebelumnya (2009, 2014), berapa banyak anggota KPPS dan Polri yg meninggal ? Andai 2009, 2014 relatif kecil, dibawah 100 misalnya, lalu di 2014 jadi 554... maka mohon maaf, menurut saya, sebaiknya kita cari tahu sebabnya apa sebagai bahan evaluasi untuk pemilu 2019. walau cuma 1 nyawa itu tetap berharga sob & sis... apalagi kalau sampai ratusan. Bagaimana andai pemilu 2024 nanti ada ribuan yg meninggal, apa kita tidak merasa bersalah ?

Soal visum, itu hanya salah satu cara / metode mengetahui penyebab pasti kematian seseorang secara medis. Itupun kalau perlu saja, misal untuk bukti dipengadilan. Itupun tidak bisa dipaksa, tetap harus seizin keluarga ybs.

Mencari tahu penyebab kematian tidak selalu harus visum... interview dengan keluarga juga bisa kok, cari tahu riwayat kesehatannya, cari tahu keluhan2nya sebelum meninggal, dll. Gak selalu perlu visum untuk tahu penyebab kematian orang yg ditabrak kereta, dilindas truk, gantung diri, digigit ular, kepeleset pisang, dll...

PS: Aku harap IDI bisa membantu beri pandangan yg objektif soal ini...

Rudi:
2019 ini pengecualian dan pemilu Spesial... Pileg dan Pilpres jadi SATU.. dan angka Golput menurun, partisipasi publik meningkat.. Jadi byk pihak yg "kaget"

L Lawliet:
dan tekanan yang luar biasa dari pendukung

Piter Kristianto:
iya perlu ada penyelidikan

Edwin Hendra Kusuma:
Saya kira perlu diusut kematian ibunya Dahnil, kemungkinan besar keracunan hawa busuk mulut anaknya...

GustiMbotenSare:
Keracunan virus kampret mungkin sob, yang keluar dari mulut nyinyir ku-dahnil...

Love NKRI:
Jgn tny Hati Nurani dg para jahanam Cak, mrk gk gablek.
Bahkan Otak sbg pembeda dg hewan pun, gk mrk pake.

Saatnya yg Menang Jumawa
Mari kita rayakan kemenangan ini selama 5 th ke dpn, tiap th, blm, mgg, hr, jam, menit n detik.
Saat merayakan jgn lupa berdoa "smg mrk sgr enyah dari bumi Indonesia"

Hendra Panggabean:
saya setuju klo rezeki, jodoh, maut ada ditangan Tuhan. ngapain jg curiga2 pake mau bongkar makam segala, klo memang ada kejanggalan bukan kalian dari kubu 02 yg bekoar2 tp pasti dari pihak keluarganya sendiri yg teriak2 duluan.
klo udah kalah yaudah kalah aja sih, ini pake curiga ini lah itu lah. tuh tetangga saya meninggal di motel lg wik wik an sama psk (matinya diatas perut lg) dan keluarganya nerima penjelasan polisi ngga perlu analisa sana sini.
intinya sukurin kalian kalah, mampus kalian kedepannya bakalan banyak tersandung kasus hukum.

Piter Kristianto:
Saya kira perlu ada pengusutan atas kejadian ini kenapa korban panitia yang meninggal jumlahnya udah kayak korban perang atau teroris ????

Setuju:
dari statitik yg mas Alan bilang probabilitas kematian per tahun dari populasi 1.5juta/242juta sekitar 0.62% per tahun atau sekitar 0.0017% per hari.

selama proses pemilu dari pencoblosan sampai update itu angka itu berhari2 artinya probabilitas semakin tinggi, 10 hari hari saja probabiltasnya 0.017% hal ini senada dengan faktualnya 0.07% semisal update data sampai tgl 30 saja itu sudah 13 hari. Statistik ini diluar apakah berkaitan dengan proses pemilu, apakah berkaitan atau tidak dilihat dari persentasenya. Contoh cutoff tgl 30 hari saja 13 hari probabilitasnya 0.022 persen waktu itu beritanya 318 orang meninggal baik karena sakit ataupun kecelakaan. sampai tgl 10 mei ini probnya sekitar 0.039 persen lebih kecil dari faktual 0.07 atau 554 mortalitas, apalagi proses persiapan pemilu bukan hanya tgl 17 dari pemilihan kpps dan persiapan harusnya maka prob lebih tinggi lagi dan bisa dikatakan patut diduga wajar dan alami.

Tahun 2014 saya sangsi pendataan sampai detail seperti sekarang, sampai setengah bulan pasca hari H masih di data kasus kematian baik sakit atau yg kecelakaan. Data anggota KPU dan perangkat yg lebih terstruktur mungkin masih bisa dicari datanya, anggota kpps mungkin tidak ada data lengkap.

Setuju:
ini mirip dengan quick count, hasil pemilu jauh harusnya tidak jauh dari qc begitu juga sebaliknya asal dengan metodologi yg tepat. kalau datanya ga jauh dari stat maka bisa dikatakan wajar karena kematian tidak ada yg menduga, kalau datanya misal 1 persen dari anggota kpps itu sudah ga wajar, selama proses itu anggap 1 bulan, prob tingkat mortalitas 30harix0.017persen atau 0.05persen.

kalau sampai 0.2 atau 0.3 persen itu sudah tidak wajar atau ada proses yg kurang baik. faktualnya sekarang 0.07persen dipandang tidak jauh sampai berkali lipat.

teman kpps pendukung 02 sya tanya, bisa selamat bagaimana? katanya kejadian luar biasa? dia jawab karena setelah selesai pagi dia planing tidur jgn sampai KO. Dan rata2 semua kpps seperti itu, artinya yg kecapekan istirahat akan bugar kembali kalau tidak memang bisa diduga kesehatan secara umum kurang baik. apakah punya penyakit kambuh atau hal yg lain, termasuk yg karena kecelakaan jalan raya juga dilaporkan oleh KPU, di luar benar capek atau sebab lainnya

Dan dari statistik ini kalau jumlah kppsnya 7juta orang hampir pasti ada kasus kematian bersamaan di hari H. Dan ini dapat ditelusuri berita2 pemilu2 sebelumnya, ada berita duka saat hari H pemilu atau setelahnya, tidak melulu sebabnya berkaitan pemilu tapi dengan beribu macam sebab.

Hendra Panggabean:
seperti yg udah dijelasin diatas, karena panitianya berjumlah 7juta lebih (mirip dgn jumlah di monas ya?). coba panitianya hanya berjumlah 1juta org pasti yg ninggal ngga sampe banyak gitu.
??? ??? ??? ???

Bisro:
Hahahaaaa, opini sy beberapa hari lalu juga spt itu  ,biar bagaimana data statistik mortalitas yg disampaikan merecoki pikiran para kampreeto ,termasuk si ibu yg wangi nya bau politis yg sok berlagak netral tapi dlm dialog duduk penuh gelisah yg blm siap tampil  di panggung  entah figuran mana tiba tiba muncul disandingkan pula dgn si RG yg gak ngerti apa apa spt org dungu yg kehabisan lahan panggung.seharusnya. si dokter hebat itu sekalian investigasi kematian 4200 org perhari rata rata rakyat Indonesia .

Rudi:
Lho emang kubu 02 isinya Binatang ? BUKAN ! Tapi SETAN DAN IBLIS SEMUA...

Binatang masih terlalu mulia buat kubu Prabohong..

rumini:
apakah sebenarnya kalian adalah binatang? klo sampe itu terjadi....saya pastikan...saya akan menjawab "IYA"

Love NKRI:
Utk smpe terjadi, psti ada proses. Dan mrk sdh memulai.
Jwbn IYA sdh bs berlaku skr

Rebecca Ang:
Terlepas dari penyebab kematian saudara-saudara kita yang telah rela berjuang demi negara, saya tetap mendukung akal sehat. Saya setuju untuk diadakan penyelidikan atau studi mengenai fenomena ini, jika memang ada prosedur dan penugasan pemerintah. Bukan dengan tujuan menjatuhkan seseorang namun untuk evaluasi dan antisipasi penyelenggaraan pemilu berikutnya supaya tidak terulang hal yang ingin dihindari. Supaya pemerintah dan masyarakat secara luas juga bisa belajar bagaimana merencanakan pesta demokrasi yang sukses sampai ke detil-detilnya dipikirkan... hmm.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel 554 Orang Kpps Wafat 4200 Orang Wafat Setiap Hari Mau Divisum Semua yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/554-orang-kpps-wafat-4200-orang-wafat-setiap-hari-mau-divisum-semua-D5gATKdCx

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: