You Now Here »

Bolehkah Menggunakan Crowdfunding Untuk Melunasi Biaya Kuliah Di Luar Negeri  (Read 78 times - 62 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 17,679
  • Poin: 17.755
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Lanina:
Crowdfunding lbh banyak di salah guna kan. Kalo beneran mahasiswa ulet sejati, hrs nya kerja paruh waktu utk membiayai diri nya (bukan mengemis).

Parto Suparto:
Emang kalau lulusan lokal tidak bisa untuk kerja cari makan ?
Lulusan SD Indonesia saja bisa jadi presiden USA, lulusan USA malah jadi bego gak karu-karuan (tidak semua ya tapi yg kelihatan mata saja) lihat si rasis, si amis gabener dll. Jokowi, Ahok lulusan lokal kog.
Dengan kasus ini saya jadi teringat ucapan ulama di kampung, "Tahu diri dan bisa membawa diri".
Kumpulin saja 100 orang anak SMA, tanya siapa yg tidak mau kuliah di kampus yg dimaksud dengan biaya crowdfunding.
Karakter minta dikasihani/mental pengemis, mental jualan ayat. Dan kenyataannya banyak pengemis yg kaya raya, sering terjadi di kota-kota besar. Warga Indonesia memang baik, gampang kasihan, hingga mudah diperdaya apalagi atas nama agama. Lihat kasus peminum kencing unta, dana umat juga dibikin tidak jelas malah ngaku dikriminalisasi.

AQUAMAN:
Harus nya bantuan dr inisiatif pihaklain tanpa sepengetahuan yg dibantu (berdasarkan penilaian objektif org lain) bukan berdasar inisiatif sendiri... Itu br bener!!! Dan tepat sasaran... LEBAY

Parto Suparto:
Sepertinya mau pamer pinter dan berselera tinggi saja orangnya. Ria.........

rudi sasongko:
klo pengen beli rumah pake dana CROOOWWTTTTD Funding bisa ga yah..?

Roedy Siswanto:
Sis Tika , aku sangat setuju dng tulisan anda ...itu kembali ke pribadi Kay maupun yg mau atau tidak menyumbang. Kadang Kita terpesona melihat name universitas nya, padahal tergantung major yg diambil juga .sebagai contoh ..Harvard University . Keren banget Kan ...memang kalau bisnis Dan School of Law nya keren banget tp kalau misalnya Kennedy school of government nya ...di kalangan Harvard sendiri buat becandaan .

rudi sasongko:
klo ga punya rumah trus pengen beli rumah pake dana CROWTTT DOANG boleh ga?

Pelepòn Laladóttir:
Yaelah sdh tau cekak dana mau Kuliah di LN tanpa Jaminan full scholarship-full tuition plus stipend bulanan. Knp gak mikir se belum brgkt, skrg minta2 Dana sama masyarakat pula. Gak tengsin apa? Mending Bantu org yg bnr2 tidak mampu, hidup Susah yg ada di sekitar kita atau Bantu Sanak sodara.

Indri Giber:
Simple answer: boleh. Orang yg punya duit legal boleh memakainya utk apapun, orang yg butuh duit boleh minta tolong. As simple as that. Saya setuju dgn penulis yg menyarankan melakukan kalkulasi finansial yang objektif utk kegiatan apa pun. BTW mau bikin visa pelajar di UK harus sanggup menunjukkan kesanggupan finansial (misal dgn rekening bank dari sponsor, dll). Jadi secara de facto, initally,  dia gak bisa 'ngoyo'.

Saya gak tau circumstances Kay, tapi saya gak bisa judge kondisi finansial dia berdasar posting IG, misalnya bisa saja dia pinjam barang atau 'endorse' (baca: gratis). We shouldn't trust IG ;-)

IMHO pendidikan adalah hak setiap individu. Harusnya anak2 muda jangan dibebani dgn masalah finansial dalam mendapatkan pendidikan, setinggi apa pun ambisi mereka. Mereka harus dibantu (beasiswa, study loan, subsidi, dll). Generasi muda yg tidak berpendidikan bisa jadi masalah ke depan, syukur2, ideally, mereka bisa memberi kontribusi positif ke masyarakat.

Roedy Siswanto:
Kayaknya semua sekolah di luar negeri mensyaratkan kemampuan financial ya Sis ...di US untuk keluar I 20 juga harus Ada bank statement. Demikian jugs Aussie .

Indri Giber:
Iya, biasanya untuk siswa yg berasal dari luar negeri. Cuman jumlahnya gak sama. Di Jerman lumayan kecil. IMHO, kuliah di LN kalau ditotal biayanya lebih murah drpd di kebanyakan Universitas di indonesia. Cuman masalahnya bahasa dan mereka biasanya butuh matrikulasi/penyetaraan dulu, dan butuh mental kuat. BTW saya kaget juga dgn biaya fakultas kedokteran negri di indonesia.

Ndemik:
Kalah ama anak SD yang nangis sepatunya dirusak temannya,padahal bukan Tory Burch dia  jg ga pake tas LV.  Dia peroleh atas usahanya sendiri dengan mengais sampah,bukan mengemis ke crowdfunding.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Bolehkah Menggunakan Crowdfunding Untuk Melunasi Biaya Kuliah Di Luar Negeri yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/bolehkah-menggunakan-crowdfunding-untuk-melunasi-biaya-kuliah-di-luar-negeri-7sMxLWTvG

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: