You Now Here »

Minta Sumbangan Rasa Tukang Todong Di Aceh  (Read 54 times - 94 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 17,523
  • Poin: 17.599
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Minta Sumbangan Rasa Tukang Todong Di Aceh
« on: May 12, 2019, 01:00:16 PM »




doodleramen:
Apa hubungan dengan punya Cina atau bukan? Emang dia tau minimarket itu sudah untung atau masih merugi? Yg jelas marah2 ke karyawan minimarket itu juga salah tempat dan memalukan! Pake bawa2 pedagang sayur lagi yg katanya ngasih 100rb. Woi karyawan itu harus nombok buat nutupi kalau hitungan di kasir gak cocok dengan hasil jualan. Gaji karyawannya belum tentu dapat 100rb perhari. Emang gak ada malunya kampret2 ini. Coba lah datang samperin bank-bank besar minta sumbangan pake suara galak, berani gak? Disgusting!

Alexander David  ツ:
Iya... Bukan cuma nombok uang cash register aja... Kasihan aku kadang sama pegawai supermaket kecil2 itu... seingatku kadang ditulis "Jika tidak memberikan salam / menanyakan kartu anggota / Pulsa atau apalah... ada yg diberi  produk gratis, ada yg belanjaannya gratis." Aku pernah tanya sama kasirnya, "Itu kalau kejadian gratis, yg
menanggung perusahaan atau pegawai ?" kata dia "Pegawai..." Berarti gaji mereka bakal banyak potongannya... kalau stock kurang, potong... lupa salam, potong,... dll

diska:
sy pikir dia ngasih sumbangan atas nama pribadi, bkn mewakili indomaret ......klo saya didatangi org kayak gitu 100% gak akan sy sumbang ......1000 rupiah mending dikumpulin buat beli fred ciken :D

xenakis2:
mungkin untuk nantinya di semua usaha yang sering diminta sumbangan :
1. buat stiker/pengumuman di depan pintu usaha/gerbang : TIDAK MEMBERIKAN SUMBBANGAN untuk ORMAS atau untuk KEGIATAN SOSIAL apapun.
2. berlakukan peraturan/sosialisasi untuk meminta sumbangan dengan sopan yang berprinsip : memberikan itu lebih mulia dari pada menerima, berapapun yang diterima


udaaaaaaaaah...................udaaaaaaaaaaah......

Oen:
Pakai stiker Toko milik Cina , milik Pribumi , milik Arab , milik Pejabat jadi yang minta sumbangan bisa pilih pilih dulu hehehe

Iq Jongkok:
Waduh, seperrinya orang itu pake rok dalam. Kalau dia paham, memberi lebih mulia dari pada menerima, malu dia. ????

Yadi Tang:
Pake daster kok

Bono Chandra:
...sungguh terlalu...Kalo mau dpt uang ya bekerja dong....jgn main todong

Alexander David  ツ:
Semoga Pak Jokowi dengan bantuan NU bisa bantu memperbaiki kerusakan sistemik ini. Entah apa yg salah, rasanya waktu aku kecil situasinya tidak separah ini. Jangankan dengan Tionghoa, sesama muslim saja sudah berbeda. Aku tahu gak semua keturunan Tionghoa itu beres... misalnya si Lieus yg arogan. Tapi ada banyak yang benar2 cinta Indonesia spt Ahok.

Kasarnya : Andai memang sepakat kita mau usir mereka semuanya... usir saja baik2. Jangan kita mau investasinya, tapi kita benci dan tolak orangnya. Kalau dibiarkan seperti ini, aku yakin lambat laun mereka punya perasaan juga,... dijadikan kambing hitam terus, mereka pasti akan pergi sendiri pelan2, minimal tidak mau berinvestasi / taruh uangnya di Indonesia.

doodleramen:
Hmm gak ada sob istilah yg namanya mengusir WNI dari negaranya sendiri. Sudah hukum internasional dan juga HAM, negara tidak bisa mencabut kewarganegaraan seseorang kalau pencabutan itu mengakibatkan orang itu stateless. Seorang WNI tidak bisa mempunya dua kewarganegaraan. Lagian apa dasar pengusiran itu? Biasanya kalau di negara lain, warga negara (dengan dual-citizenship) yg dicabut WN nya itu karena mereka terlibat terorisme, pengkhianatan negara atau mereka bergabung dengan pasukan asing. Kalau cuma single citizenship ya apapun yg dilakukan mereka tidak bisa mengakibatkan dicabutnya warga negara mereka - ya paling masuk penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Alexander David  ツ:
Oh begitu ya, baru tahu aku hukumnya begitu. Terima kasih infonya sob. Well, kalau tidak bisa diusir secara kasar, diusir secara halus (dgn cara tidak menerima, dijadikan kambing hitam terus) ya akan sama juga efeknya. Khususnya bagi mereka yg punya uang, tidak akan kesulitan pindah warga negara.


Aku yakin pak Jokowi paham soal ini. Sama seperti saudara2 kita di Irian misalnya, mereka bagian dari Indonesia, memberikan sumbangan devisa yg besar dari emas... tapi selalu tertinggal dalam pembangunan segalanya. Jadi seperti punya perasaan seperti anak tiri, tidak diterima, selalu disalahkan dan sejenisnya itu tidak enak kalau memang kita "keluarga" sob. Masing2 kita punya kelebihan dan kekurangan. Aku cuma takut pada efeknya saja,... semoga sudah dipikirkan masak2 kalau mau biarkan situasi ini berlarut2.

Syafei Gunawan:
Katanya Serambi Mekkah ,mempunyai Perda Syariah tapi seperti preman...

Njoto:
Ini kampret malak kampret... sementara cebong lagi sibuk memakmurkan bulan ramadhan

Zeffanya N Zeevanka:
Tuhan aja ga mematok brp????yg penting iklas & rela. Berkah dunia akherat. Trus KNP China lg kena. Ampun dah bodoh koq perfect

Oen:
Ini toko punya cina kan jadi punya  kapir , bakar jarah barangnya ????

diska:
kelompok radikal mmg sedang menanam benih sentimen SARA ......karena tingkatan mereka belum sampai TAQWA, baru sebatas IMAN ..... sodara sy yng fans berat hizbut jg begitu, lagi jalan2 trus ngelewatin sekolah TK internasional, langsung ngomong ke anaknya yg balita "itu bukan sekolah kamu, itu sekolahnya c***" .....lain waktu ngelewatin resto ayam goreng milik artis terkenal, langsung aja nyeletuk "aku gak mau makan disitu, punya org kr****" ........ ckckckk, gila banget yaa? pdahal hampir tiap minggu dia mudik naek bis umum, yg bisa jadi pemiliknya bukan muslim ...... kadang jg naek ojol, bs juga dia non muslim ........ lucu mmg, agama dipakai buat napsu setannya, dia jg suka koar2 anti riba .....tp klo utang duit minta ditransfer ke BCA, udah gitu suka lupa bayar utang ...wkwkwkkkk

Zeffanya N Zeevanka:
Ember gw dah kena ditipu Utang SMP tahunan ga malu tapi dicina2in????suit ga haram ya kampret!

Yadi Tang:
Padahal bulan puasa mau nyari duit, jualan takjil aja dapet duit loh.
Lebih barokah drpd minta2.

Rebecca Ang:
Betapa menyedihkan sekali. Bapak gendut itu coba kurus in dulu badannya, baru boleh minta sumbangan. Saya yakin dia tidak jujur. Dia telah menghujat nama Allah sendiri! Gusti ora sare! Tuhan lo ga perlu rumah ibadah  karena Dia yang punya jagad alam semesta raya ini, ga perlu mesjid atau gereja yang semewah semegah sebesar apapun toh bisa hancur lebur dalam sekejab oleh bencana. Kalaupun umat mau bangun rumah ibadah, itu karena KERELAAN, sukacita umat sehingga mau menyumbangkan uang, materi, dll. Tuhan sendiri tidak perlu materi. Yang Dia inginkan adalah hati kita yang jujur, bersih, apa adanya. Karena Tuhan maha tahu!

Jesse Sihombing:
Minta sumbangan kok maksa sih.

Soekojono Goen:
Yang menerima sumbangan itu adalah ahli surga, calon penghuni surga,

Jadi biarkan saja, karena dia dan rombongannya tampaknya dilahirkan dan ditakdirkan sebagai peminta-minta yang pemarah.

Sita W:
Sudah pasti bukan pendukung Jokowi tuh. Saatnya bersyukur...coba kalo Prabowo yang menang, orang-orang yang begini ini makin tumbuh subur makmur, mau? Enggak bangeeet!!!

Lanina:
Ini preman malak, bukan org susah kelaparan minta sumbangan

GustiMbotenSare:
Ohh pantesan 02 menang di Aceh, ternyata penghuninya seperti ini.....berarti peringatan Allah dengan tsunami tak juga memperbaiki akhlak disana ? Mohon yang merasa dari Aceh berikan pencerahan yang benar seperti apa kondisi di Aceh saat ini.....naudzubillah min dzalik

Perbuatan Iman:
Mungkin hrs ada tsunami ke2 dan ke 3 pak baru bersih

Donny Rahardian:
Otak memang gak dipake, seandainya pedagang sayur benar ksh 100 ribu, karena dia pedagang, alias sobat, alias boss nya sendiri atas uang yg dia pegang.


sementara pegawai alfa mart harus bertanggung jawab atas uang di kasir, kalau hilang 100 ribu, dia bisa kena sangsi dan harus ganti.

sujoko joko:
Untung kampret kalah

Oen:
Punya cina ini kan ? katanya..... Yang kasih sumbangan pegawai mini market yang disalahin cina lagi cina lagi ?????

Chandra von Caledor:
Kalau dikaitkan dgn politik terlalu tendensius mas. Memang hasil di Aceh Jokowi kalah telak, tapi apa itu bisa jadi patokan untuk menentukan kecenderungan politik.


Mgkn lebih tepat kalau org" yg mnta sumbangan di video tu risih krn dpt cmn seceng doang, apalagi ini indomart salah satu mini market franchise terbesar di Indonesia. 'Hrsny bisa dana lebih tu masa cmn seribu doang.'

Walau pada kenyataanny mgkn tiap unit kagak bisa gede untungnya juga

Daniel:
Bukan masalah Indomaretnya. Tp karyawan ngasih kan pakai uang pribadi. Biasanya tertulus tidak melayani pengamen/pengemis/peminta sumbangan tapi banyak yg nekat dan mereka cenderung suka protes kalau kita ngotot gak ngasih, tp biasanya ngasih 1000 dah cukup daripada ribut. sob mah gak mau tahu dan kalau mau minta banyak ya ada jalurnya, masukin proposal misalnya (desa setempat kalau mau menyelenggarakan acara atau apa biasanya begitu).

Jo William:
Sudah tepat "rasa todong" ga ada risihnya org2 model gitu.
Trs utk toko untung atau rugi ga ada hubungan, mau owner atau karyawan jg ga ada hubungannya, semua org bahkan BERHAK UNTUK TIDAK BERI SUMBANGAN.

suhartono android:
KAMPRET Vs KAMPRET
??? ??? ??? ???

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Minta Sumbangan Rasa Tukang Todong Di Aceh yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/minta-sumbangan-rasa-tukang-todong-di-aceh-gm0TPPL1e

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: