You Now Here »

Sulitnya Mendamaikan Merah And Putih  (Read 95 times - 123 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 18,487
  • Poin: 18.563
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Sulitnya Mendamaikan Merah And Putih
« on: May 14, 2019, 02:39:50 AM »




Alexander David  ツ:
sob... pasti tahu kalau jam dinding yg bulat itu, sering kali tidak benar2 lurus, kadang sedikit miring ke kiri... kadang sedikit miring ke kanan. Kalau jamnya bisa bicara, dia gak akan pernah tahu kalau dia sudah lurus atau belum, paling dia cuma bisa berharap "Aku mau dipasang yg lurus...". Yang memasang di dinding saja, kadang bertanya... "Sudah lurus belum ya ?" Kadang yg memasang perlu bantuan temannya yg duduk jauh "Eh... coba lihat, jam ini sudah lurus belum ?"

Mau yg merah, mau yg putih... semua "benar" asal masing2 berusaha untuk benar, tidak asal membenarkan diri. Menganggap diri paling benar, tidak mungkin bisa salah... itu yg salah. Manusia itu gak ada seorangpun yg sudah sempurna, seperti besi menajamkan besi, tugas kita saling memanusiakan manusia. Manusia yg merasa diri sudah pandai tidak akan bisa belajar. Yang merasa diri sudah baik, tidak mungkin jadi lebih baik. Yang merasa sudah benar tidak akan bisa menerima teguran ketika dia salah.

In my humble oppinion, saya tulis koment tentu untuk dipahami orang.. andai setuju silahkan upvote, andai saya salah, mohon dikoreksi. Kalau kita bicara bukan untuk dipahami, buat apa belajar bahasa ? Buat apa bicara ?

Maaf, penutupnya kok jelek sekali. Tetaplah seperti kemarin... kalau salahpun itu manusiawi, kita bukan malaikat, apa lagi Tuhan. Soal pembaca terima / tidak, itu hak mereka, Tuhan saja tidak memaksa manusia kok. Kalau mau tulis sesuatu tidak untuk dipahami atau lalu kabur tidak berani bertanggung jawab / menerima pendapat orang lain... jangan tulis koment... apa lagi artikel ^.^ Semoga tidak ikutan tertular Bani / Cak Nun... Keep the good works sob !!! Aku beri ??? ?????

Rohmat Tri Santoso:
Wkwkwk. Saya selalu buruk di bagian penutup. Keknya saya harus belajar estetika menulis lagi. Dah lama gk nulis, om. Harap maklum. Hehe.

Alexander David  ツ:
Hahaha saya apa lagi, cuma bisanya menulis bahasa komputer... menghabiskan waktu lebih banyak sama komputer ketimbang manusia. Belajar politik ya baru di Seword ini. Banyak buat koment2 ya baru di Seword ini. Masih proses sama2 belajar sob Rohmat... Terima kasih tulisan dan tanggapannya :) i like it...

Btw, sob Rohmat benar2 ingin perdamaian ? Perdamaian itu sepertinya hanya bisa terwujud kalau ada keinginan dari kedua pihak. Seperti Israel & Palestina... Percuma satu pihak tidak menyerang kalau yg lain menyerang. Tidak akan pernah ada perdamaian sampai kedua2nya benar2 ingin berdamai. Karena semua akan refleks membalas untuk mempertahankan diri. Perdamaian itu soal rumit...

Aku juga berharap, berdoa, Indonesia bisa damai... tapi aku ragu melihat perkembangan akhir2 ini. Komunikasi & diplomasi sepertinya tertutup. Dan kita berhadapan dengan pihak yg percaya "The strong will do what they can, and the weak suffer what they must" (Thucydides, ahli sejarah Yunani 500BC). Pihak yang menyukai strategi " Loot a burning house" (dari 36 Stratagems's Strategy no. 5) lha iya kalau rumah musuh... bagaimana kalau rumah sendiri ? Apa harus bakar rumah sendiri demi mendapatkan warisan orang tua ? tidak peduli berapa banyak saudara yg jadi korban ? Apa kita harus "mengalah" spt alm Gus Dur dulu ? Akan jadi apa Indonesia kalau kita mengalah ?

.:M:.:
Maksud penulisannya bagus, termasuk yang tentang Cak Nun (beliau bukan orang sembarangan, ilmu - maqomnya tinggi)..kita yang belum mampu mengkaji kompleksitas berpikirnya..

Apalagi yang ngaku waras..tapi tetep mau dipecah-belah ala devide et impera...benar atau salah itu bisa menjadi sangat relatif tergantung sudut pandang, baik-buruk (aspek dampak) yang seharusnya jadi pertimbangan untuk bersikap bijaksana..

Emang bangsa ini lagi dipaksa belajar dewasa dalam mengelola ego untuk bisa sinkron satu sama lain dalam beragam perbedaan (musyawarah; dialog untuk kesepakatan), lagi diuji nilai Pancasila dalam diri kita..

Salam.

Nassar:
Saya setuju bahwa hal yg ada di dunia ini tidak sesimple hitam & putih atau merah & putih. Akan selalu ada gradasi warna abu2 atau pink.

Byk org yg bijak mengetahui kondisi bahwa mrk tdk sepenuhnya benar atau suci. Hal ini saya lihat banyak tercermin di komunitas seword saat bales2an comment maupun chat group internal penulis. Sedemikian berwarnanya para penulis seword & beragam pola pikirnya...sering tidak harus setuju atas opini yg sama. Tapi gak pernah ada yg ribut permanen sampai saling gontok2an. Bahkan gk sedikit saya lihat para penulis & komentator di sini yg memuji / apresiasi oposisi atau kubu 02 jika ada yg baik...& sering juga mengkritik tokoh di sekiling 01 sendiri jika dikiranya kurang sesuai. Dgn demikian harus saya akui bahwa para penulis & pembaca seword memiliki tingkat kedewasaan atau kebijaksanaanya bisa dibilang di atas rata2.

Sbg slh satu contoh bbrp hri lalu di grup chat seword ada yg posting link fb rekaman permadi & tuduhan 1 partisipan yg katanya buka film p0rn0 di hp. Tapi tdk lama ada yg klarifikasi bahwa video yg dibuka di hp tersebut justru rekaman mengarah ke sisi permadi..bukan video p0rn0. Dan sepertinya artikel yg disiapkan utk memojokan penonton permadi td tdk jd tayang.

Sayangnya hal ini tdk sy dapati di bbrp wag keluarga atau komunitas yg cenderung menguat di 02. Mrk dgn mudah fwd berita2 hoax atau fitnah tanpa ada yg memfilter atau mencegah kesalahan / hoax diluncurkan. Mrk lbh memilih diam & membiarkan bola salju bergulung selama itu bs merugikan lawannya.

Kadang cape kl hrs ngalah mulu sama kampret...krn byk bukti yg menunjukan mrk gk akan bs memahami makna dri mengalah/legowo

Alexander David  ツ:
Hi salam kenal :) Suka menulis di seword ya sob ? Kalau boleh tahu biar aku bisa baca2, pakai nama penulis apa (jangan2 Mas Alif ^.^) ? Aku panggil sob atau sis nih ?

Edwin Hendra Kusuma:
Sebenarnya sih mungkin tidak perlu masing-masing kubu mengurangi kadar keyakinan akan kebenaran masing-masing. Justru cara yang paling masuk akal adalah kedua kubu sama-sama menemukan satu common interest yang bisa menyatukan mereka. Cara lain yang juga masuk akal tapi saya kurang suka yaitu menemukan common enemy, kurang sehat buat jangka panjang.

Nassar:
Iya sy rasa krg tepat kl hrs mengurangi kebenaran atau keyakinan. Krn hal2 prinsipal perlu tetap dijaga.

Saya suka dgn konsep mencari common interest.

Inilah yg saya lihat pendukung koalisi 01 lebih byk didasaricommon interest memimpikan pemimpin yg bersih, kerja nyata, merakyat. Sementara 02 lebih byk didasaricommon enemy : selama itu bukan Jokowi.

Sori kl sy msh terkesan mempolarisasi 01 & 02. Pd saat kampanye & debat sbnrnya sy bs merasakan polarisasi sdh mulai melunak..berharap 17 apr kmrn semua stop. Tapi yg ada blkgan polarisasi justru makin meningkat sampai munculnya statement cak nun di mata najwa & kebencian akut pendukung 02 yg mau menggal presiden.

Rohmat Tri Santoso:
Masuk akal juga, mas. Terimakasih banyak atas pendapatnya.

Amien Qoplock:
merah putih harus tegas gak bisa di damaikan.  soalnya kalau berdamai akan jadi girlly alias PINKY

TMP2:
Persiapkan diri kita utk menjalani hidup ini, yg tdk akan pernah bisa ideal dr kaca mata banyak orang dg ragam sejarah, pengalaman, pengetahuan, keinginan dan tujuan.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Sulitnya Mendamaikan Merah And Putih yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/sosbud/sulitnya-mendamaikan-merah-and-putih-4TRm-yWcc

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: