You Now Here »

Ngeri Jumlah Anggota Tni Terpapar Radikalisem Setara 12 Batalion  (Read 73 times - 81 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 18,484
  • Poin: 18.560
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




indrianto kelapagading:
biasanya mereka itu adalah tentara cukup agak senior yang tidak mendapatkan jabatan strategis, hal ini wajar karena passion mereka sendiri sebenernya adalah pendakwah, dan bukan "Born to be A Soldier".

Brian:
"Nafsu thd jabatan strategis" bukanlah faktor utama penyebab individu menganut ideologi ekstrimis, mohon maaf Pak.

Justru banyak individu dg ideologi ekstrimis yang benar-benar yakin bahwa penerapan ideologi nya akan menyelesaikan segala masalah, ditambah keinginan menundukkan individu lain yg tidak sepakat.

Tingkat pendidikan dan ekonomi juga bukan pengaruh utama, terbukti dari banyaknya penganut paham ekstrimis-teroris yang justru datang dari kalangan terdidik dengan kemampuan ekonomi yang baik.

Penyebabnya adalah hati nurani serta empati yang belum terlatih, kemudian diarahkan menjadi rusak oleh kelompok2 promotor ideologi ekstrimis (mulai dari jenjang awal sampai final)

Brian:
Hal-hal seperti ini (sebagian anggota militer menganut ideologi ekstrimis) tidak akan terjadi apabila jalur awal individu terpapar ideologi ekstrimis telah dihancurkan dan dihalangi.

Sangat kecil kemungkinannya bahwa seseorang akan langsung berubah menganut ideologi ekstrimis.

Yang lebih mungkin terjadi adalah seseorang "diarahkan" sedikit demi sedikit untuk menyetujui dan menganut ideologi tsb. Ada jalur/tahapan awal yg harus dilalui sebelum individu terpapar dan menyetujui ideologi ekstrimis. Jalur awal ini disiapkan dan dipromosikan oleh sekelompok orang tertentu dengan ciri khas dan slogan tertentu.

Saya yakin sebagian dari audience disini dan intelijen negara sudah paham apa itu "jalur awal" nya.

Pertanyaannya, mengapa tidak segera diambil tindakan yang tegas dan keras? Percaya deh, dialog dan imbauan tidak akan didengarkan lagi begitu individu ekstrimis dan promotornya sudah begitu yakin menganut ideologinya.

yuviandi purbodewanto:
Itu TNI, yg pendidikan n lingkungannya sangat khusus .. apalagi awam??

diska:
jadi merinding klo ingat peristiwa Anwar Sadat
 
(click to show)


iam hêylêl:
saat kerusuhan ambon terjadi,  indikasi sudah terpaparnya radikalisme dalam TNI dan Polri terlihat jelas

Sniper of Siantar:
Adakan scanning total disemua lini.
Deleting worst yang ada.
Up grading scanner pada proses rekrutmen..

Donny Rahardian:
pertanyaan nya, terpapar sblm masuk TNI atau disaat sudah aktif

Sniper of Siantar:
Kalau melihat sistem rekrutmen yang ada selama ini..seharusnya mustahil yang terpapar sebelum masuk TNI.
Artinya setelah di dalam dan atau masuk masa persiapan pensiun lebih memungkinkan.
Karena sistem kontrol ideologi setelah di dalam tidak ada (atau mungkin ada tapi tidak maksimal).

Edwin Hendra Kusuma:
Mengerikan tapi nggak mengejutkan. Beberapa teman saya dari TNI AD memang ada yang saya tahu pasti sudah lama cenderung "radikal hijau", dua di antaranya berpangkat letkol.

Brian:
Jika pembiaran terus dilakukan, mungkin dalam 1-2 generasi lagi "mereka" sudah bisa menguasai negara ini beserta sistemnya.

Sangat berharap pemerintahan mendatang mampu bertindak dengan keras dan tegas. Cukupkan dialog dan imbauan untuk mereka-mereka yang tidak ada niatan tulus untuk berdialog.

Donny Rahardian:
Angka yg kecil sih, krn mereka seharusnya mempunyai kesempatan di era gatot yg tidak bisa dibilang radikal tapi cendrung miring kanan.

Brian:
Angkanya memang relatif kecil, tiga persen.

But at the end of the day, it only needs a few lunatics, mate

Oma Acel:
Mengejutkan dan mengerikan,  perlu diwaspadai dengan seksama.

##? ???:
Apa ada obat anti radikal?

Brian:
Ada, obatnya adalah meng-expose dan tunjuk nama ideologi ekstrimis beserta kelompok pembawa dan promotornya, kemudian membasminya sampai tidak bersisa.

Jangan pula lupakan kelompok yang menjadi pintu masuk individu menjadi ekstrimis, ini juga harus di-expose dan dilakukan pembasmian secara tegas.

Percaya deh, dialog dan imbauan hampir tidak mungkin akan didengarkan oleh individu dan kelompok yang sudah mantap menganut ideologi ekstrimis

yuviandi purbodewanto:
Nyerah, gak bisa jawab ... aku kok ngelu ????

Harismandingo:
Yang satu ini adalah PR buat pak Presiden terpilih yang sangat rumit dan sensitif,oleh karena itu perlu dukungan dan partisipasi aktif dari ormas tua dan besar dinegri ini (NU/Muhammadiyah ) untuk menetralisir anggota TNI yg dicurigai terkena symtom radikalisme bahaya ini.Langkah antisipatif mungkin bs dilakukan pada saat recruitment calon anggota ,pembekalan selama pendidikan dan monitoring sesudah menjadi anggota TNI.Otomatis mmetode ini melibatkan para tokoh agama yang diambil berbagi ormas agama yg sudah terakreditasi oleh Depag !

Awam Wahono:
Semoga yg sekarang yang diundang ceramah kyai kyai Islam Nusantara yg dapat menghalau paham paham radikal ,tidak seperti yg dulu dulu yg diundang bukan dari kyai Islam Nusantara.

Julius DS:
Memang setelah ekstrim kiri dibabat habis, sekarang giliran ekstrim yang harus segera dibabat habis karena gerakan psiko makarnya makin meluas dan membahayakan NKRI

hoetomo:
Ujung2nya semua itu adalah ingin berkuasa dengan jalan pintas ,salah satunya dengan jalan radikal.
Yang perajurit pengin cepat jadi bintara.
Yang bintara pengin cepat jadi perwira
Yang perwira pengin cepat jadi Jendral
Yang jendral pengin cepat jadi Panglima
Yang Panglima pengin cepat jadi Presiden
Kalau lewat kewajaran sangat sulit untuk jalan pintas.
Tetapi ada juga yang kopral cepat jadi diktator (Hitler),yang Kolonel (Kadafi)
Yang Mayor minta pensiun cepat he he he he he

Brian:
I wish it is that simple, my friend.

Sayang sekali, keserakahan bukanlah satu-satunya faktor penentu individu menganut paham ekstrimis.

hoetomo:
Awalnya iri melihat rekan2nya cepat naik pangkat dan bisa berbisnis.
Lalu kena gosok2 melalui Agama dengan ulama radikal.
Hanya orang yang mudah iri , dengki, benci  yang mudah jadi radikal.
Kalau orang baik tidak mungkin atau akan menolak.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Ngeri Jumlah Anggota Tni Terpapar Radikalisem Setara 12 Batalion yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/ngeri-jumlah-anggota-tni-terpapar-radikalisem-setara-12-batalion-bYbnvrMeRi

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: