You Now Here »

Salah Kaprah Penerapan Halal Tourism Di Banyuwangi Bagaimana Dengan Wisatawan Asing  (Read 95 times - 90 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 20,012
  • Poin: 20.088
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Kimjongun:
Mudah harusnya, pemerintah atau penguasa jangan membuat aturan yg membeda-bedakan rakyat, kalau swasta terserah tapi itupun harus ada kontrol pemerintah, karena negara kita dasarnya pancasila. Simpel kan?

nihayatur rohmah:
Iya simpel tp dibikin ruwet sendiri

Edwin Hendra Kusuma:
Sekalian aja bikin trotoar khusus pria dan khusus wanita...

disqus_GpCsjlwup19:
sekalian aja air lautnya juga dipisah

Kiky Suhendra:
bingung ... bingung ...
jadi yang sebenar-benarnya adalah ...
mendukung lgbt dengan memisahkan gender ?
secara senyap-senyap ...

FAUZi:
Tapi di Puncak jawa Barat, onta ngacengan malah tak terkena peraturan pemisahan, padahal yang disini mati2an berusaha meniru semua perilaku dan budaya onta

Kakek Sugiono:
Geng 212. Merasa lebih arab daripada arab yang paling arab.

disqus_GpCsjlwup19:
padahal orang arab paling doyan maen ke puncak..... mendaki bukit yang tidak terlalu terjal

Parto Suparto:
Mbak, biasanya sih beliau itu (bupati) visioner kog, kenapa bisa jadi begitu. Ring 1 beliau baiknya dievaluasi. Bukankah gerombolan onta sudah sering berulah di wilayah beliau dengan membidahkan adat budaya asli setempat

Oey Yung:
Sekalian aje semuanye dipisah..kgk sekalian otak sm dengkulnye jg agak dijauhin spy jgn deket2 tuh otak dan dengkul...krn sy rs sgt mempengaruhi jarak otak dan dengkul dgn kecerdasan makhluk hdp

Parto Suparto:
Habis itu ntarannya isu memfasilitasi LGBT oleh rombongan onta

Oey Yung:
??? ??? ??? ??? ??? ????? biasa..selalu mrk bw2 lgbt...pdhal blm tentu mrk th singkatan dr apa itu lgbt

Wenas:
Lha mrk ini punya otak bisa mikir...emang maunya gitu...

Indri Giber:
Dimana2 banyak yg memperjuangkan kesetaraan gender. Kok di sini pergerakannya mundur. Wanita tidak butuh 'perlindungan' dengan cara seperti ini.

cak yadi:
Pertama bikin bank syariah, lalu perumahan syariah, lalu propinsi syariah, lalu hotel syariah, lalu sekolah syariah, lalu pantai syariah, lalu .... (Isi sendiri deh)

Lanina:
Segmen pasar arab lg...

Oktavianus Zain:
Kalau hemdak memisahkan antar pengunjung pria dan wanita kenapa harus menggunakan istiah Syariah. Penyebutan Syariah tidak hanya berefek pada pemisahan laki2 dan perempuan tapi juga berimbas pada non Muslim. Karena merasa pantai itu hanya diperuntukkan buat umat Islam saja.

Seperti misalnya Bank Syariah penyebutan nama ini jelas hanya diperuntukkan bagi umat Muslim. Walaupun ada yang kalangan Non Muslim memanfaatkan fasilitas Bank ini tapi prosentasenya kecil sekali.

Menamakan Pantai Sanden sebagai pantai Syariah berarti seolah-olah mengistimewakan kelompok agama tertentu. Orang Non Muslim akan risih dan sungkan berkunjung ke Pantai itu.

Kalau hendak membuat pantai khusus wanita saja kenapa tidak disebutkan Pantai khusus wanita sesuai namanya pantai Bidadari. Karena jujur masih ada wanita yang risih kalau hendak memakai bikini bila bercampur dengan pengunjung pria.

Penamaan Pantai khusus wanita dan anak2 saya kira lebih fair daripada menambah-nambah penyebutan kata Syariah yang cenderung mengandung diskriminisasi. 

Seperri halnya kolam renang, pada hari tertentu di kolam renang dikhususkan wanita saja. kan iitu biasa dan tidak menimbulkan polemik. Banyak sekali kolam2 pemandian Umum yang menerapkan seperti itu dan tidak ada yang protes.

Praktek pemisahan gender tidak harus dikaitkan dengan Syariah. Bamyak sekolah2 swasta non Muslim yang menerapkan pemisahan gender, seperti sekolah khusus Cowok saja atau Cewek Saja.

Kenapa harus menggunakan kata Syariah ? itu yang dipersoalkan .

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Salah Kaprah Penerapan Halal Tourism Di Banyuwangi Bagaimana Dengan Wisatawan Asing yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/travel/salah-kaprah-penerapan-halal-tourism-di-banyuwangi-bagaimana-dengan-wisatawan-asing-OAZsjFkgCW

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: