You Now Here »

Krl Transportasi Murah Yang Tidak Manusiawi  (Read 23 times - 109 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 18,434
  • Poin: 18.510
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Krl Transportasi Murah Yang Tidak Manusiawi
« on: July 09, 2019, 03:14:44 PM »




Kang Daniel:
Mas Kajitow sekedar informasi, KRL sekarang pintunya sudah tidak terbuka kalau lagi jalan. KRL tidak akan diberangkatkan kalau pintu kereta masih kereta. Ini sudah menjadi kebijakan KRL sejak beberapa tahun lalu. Kalau berjejal sih emang iya sampai sekarang apalagi di jam-jam sibuk.
Tapi di luar jam-jam itu, KRL sangat nyaman sebagai alat transportasi...

Novian Pamungkas:
Penulis mainnya kurang jauh kopinya kurang kenthel, dimana pun tmptnya transportasi masal itu jgn mengharap penumpangnya longgar dan nyaman. Klo kejadian longgar dan lowong berarti moda tsb gk laku dan gk bermanfaat.

yuviandi purbodewanto:
"Laki-laki adalah makhluk paling celaka di KRL."
Ahhh nggak juga kang Kajit, wajar ajalah kalo laki2 ambil porsi yg lebih berat dari wanita. Wanita pun sama, penuh perjuangan di KRL sampai muncul istilah BS3TG (Berdesakan Sampai-sampai Susu Tahan Gencet) .. tuhh sengsara mana?
Setuju dg penulis utk manusiawinya, mmg miris banget lihat sodara2 kita yg dlm perjuangan utk keluarganya sampai kek gitu di KRL, pulang-pergi, tiap hari. Sudah patut utk kementerian turun tangan langsung melakukan pembenahan dan perbaikan. Kita banyak org pintar, tapi yg sungguh2 bekerja utk kebaikan/kepentingan masy umum bisa dihitung. Potensi penumpang KRL yg luarbiasa mestinya sdh jadi modal utama utk rekayasa engineering angkutan KRL kita hingga pelanggan KRL bisa lebih nyaman n yg wanita nggak perlu lagi BS3TG. Helooooww PT. KCI, KAI, Kementerian Perhubungan ???

Superdob Regsem:
Yah sesuai pepatah kuno "murah kok minta enak". Kalo mo enak mah naek taksi/ojol, tinggal duduk, tidur,bayar.
Apapun itu, saat ini kita harus menerimanya, karena Itulah realitanya..

Jika krl salah satu permasalahanya ada pada penumpukan jumlah penumpang, di kreta jawa permasalahan klasiknya asalah ketersediaan tiket tiap peakseason/weekend.

Semoga ada perubahan dan perbaikan layanan.

Den Bagoes:
"Jika krl salah satu permasalahanya ada pada penumpukan jumlah penumpang, di kreta jawa permasalahan klasiknya asalah ketersediaan tiket tiap peakseason/weekend."
******************
<code></code>
Nuwun sewu.... Kreta Jawa???  ??? ????? apa sing dimaksud sing rodane, roda menungso?

Hwwiiiiiiiiiiiiihhh..........suuuuereeeem!

Superdob Regsem:
Bukan itu om.. itu kan jurusan surga / neraka.

Maksudnya kereta dari jakarta ke jawa tengah/timur atau sebaliknya.

bpd jambuluwuk:
Penulis mewakili keluhan ratusan ribu pengguna KRL...terimakasih sudah menyuarakan

Syahrul Mufidho:
Mas, ada faktor X.
Peron dan Jumlah lajur yang harus lebih banyak dari jalan raya.
Sebenernya sih saya sempet menyuarakan gimana kalo sistem 1-17 maksimal 150 duduk semua, tapi kalau udah penuh Langsam.
Yang kedua, KRL Ini gapeka nya frekuensi mau Ultimate ga bisa 4 lajur, karena beriringan dengan logistik dan masih berbagi lajur.
Kalau mau bilang enak begitu kan ada pepatah bilang ga bisa anda dapet 3 hal sekaligus atau nambah versi anda.
2 udah bagus, kalaupun terpenuhi aspeknya ga maksimal

Deni Afandi:
Gini ya saya juga komuter untuk jakarta-bekasi pp. Dan saya kadang mikir, apakah manajemen KRL itu melihat tumpukan penumpang di setiap gerbong apalagi waktu jam pulang yang kadang saya rasa agak kurang manusiawi. Seandainya mereka harus berinvestasi untuk mengurangi tumpukan penumpang tersebut, apakah itu feasible bagi mereka? Nah jika mereka hanya mementingkan profit margin, saya ragu KRL akan menambah jumlah kereta. Nah inilah yang membedakan perusahaan publik dengan perusahaan normal komersial. Jika mereka harus menambah jumlah kereta untuk membuat commuter tidak berdesak2an seperti sarden, maka mereka tidak boleh berpikiran tentang profit margin yang menipis. Karena bisa saja mereka pura2 mendiamkan situasi ini tanpa harus berinvestasi tetapi income sama.
Agak rumit sih ya neranginnya

Edwin Hendra Kusuma:
Tetapi hukum sosial KRL mengharamkan hal itu untuk laki-laki. Feminisme
hanya slogan para aktivis untuk mengunggulkan satu gender tertentu saja
di lingkungan publik. Mereka tidak benar-benar berniat menyetarakannya.



Ini sih bukan feminisme tap FEMINAZI.

kaatabelece:
Seharusnya di gerbong umum bisa ditambah bbrp kursi khusus untuk orang tua yg lemah, orang sakit (laki2 & perempuan dg memperlihatkan surat keterangan sakit),

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Krl Transportasi Murah Yang Tidak Manusiawi yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/krl-transportasi-murah-yang-tidak-manusiawi-ktpjtFFs6s

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: