You Now Here »

Andai Salmafina Sunan Benar Pindah Agama Itu Haknya  (Read 66 times - 34 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 19,441
  • Poin: 19.517
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Andai Salmafina Sunan Benar Pindah Agama Itu Haknya
« on: July 11, 2019, 10:09:46 AM »




Sandy Andreanus:
Biasa aja dong, dedy cobuzier jadi mualaf kita biasa2 aja malah di serahterimakan dengan baik untuk di sunat dan selanjutnya diarahkan..

Kevin Marchelli:
Saya sebagai non muslim merasa senang mas deddy menjadi mualaf dan senang juga alma mendapat hidayah di jalannya sendiri. Tapi memang netizen kita ya begitu, jika mualaf diagungkan dan yg belok dilaknat. Memang masyarakat kita kita sungguh masih primitif pemikirannya. Mungkin benar kata beberapa orang, negara Indonesia susah maju karna masih sibuk urusin agama sedangkan negara2 tidak beragama cenderung lebih cepat maju karna mereka lebih urus soal kemanusiaan dan tata lingkungan hidup.

FAUZi:
apa sih anehnya ?
agama kan pribadi sifatnya, orang tua sama sekali tak punya hak mengatur apa agama anaknya


masih primitif sekali bangsa ini ternyata

Rosita:
Setuju UmFauzi!! Yang salah kenpa mau diinterview, low profile aja...

rohan 212:
Berita bagus, mudah mudahan banyak yang mengikutinya......(bagus untuk pendewasaan masyarakat, biar masyarakat terbiasa mendengar berita berita Convert seperti ini sehingga mereka tidak selalu fanatik terhadap agama, meskipun saya seiman)

Barkah Adi:
Biasa aja kok. Soale itu hal yang sangat pribadi. Bagus buat pendewasaan siapa pun.

Love NKRI:
Hak masing2 org, biasa aja.

Donny Rahardian:
Masih jauh lbh baik mereka yg pindah agama karena keyakinan mereka
lbh kuat dengan agama lain, daripada tetap seagama tapi jadi kampret gak
 jelas.


Agama itu menuntut kualitas umat nya bukan jumlahnya

Segalanya Baik:
Saya pernah menulis di grup WA bhw menjadikan anak kita yg baru lahir se agama dengan kita adalah sebuah pelanggaran Ham.
Saya lalu di-bully habis2an.
 Jika memang relasi kepada Tuhan adl hubungan pribadi masing2 orang, sepatutnya setiap orang berhak menjadi pemeluk agama apapun. Ttp semua orang paranoid bhw anaknya akan mengikuti agama lain. Sesungguhnya dengan demikian si orang tua sejatinya tidak pede bhw agama nya cukup menarik untuk anak2nya. Karena itu sebelum anak2nya dewasa (bahkan masih bayi), mereka dipaksa mengikuti agama nya si orang tua. Setiap hari si anak akan "dipaksa" oleh orang tua dan lingkungannya dengan pemahaman kalau pindah agama akan durhaka kepada orang tua.
Jila memang seorang anak diwajibkan memiliki agama, maka sepatutnya ktk memasuki usia dewasa si anak akan memiliki kesempatan apakah tetap di agamanya atau pindah ke agama lain yg menurutnya lebih sesuai.
Masyarakat cenderung protektif kepada anggota komunitas agamanya untuk tidak pindah ke agama lain pada dasarnya krn kekhawatiran akan efek domino. Jika satu orang pindah maka berikutnya akan banyak orang yg pindah. Shg spy tidak terjadi efek domino maka masyarakat akan membully orang yg pindah atau akan pindah.
Bagi yg memprotes maupun melakukan persekusi terhadap orang yg pindah ke agama lain, maupun yg berpesta ktk ada yg pindah ke agama nya, mereka adalah orang2 yg belum dewasa dan bahkan belum beriman secara benar kepada agamanya sendiri, termasuk sesungguhnya tidak percaya diri bhw agamanya "menarik" bagi orang untuk tetap bertahan di agamanya. Bukankah semua di dunia bisa terjadi atas ijin Tuhan, demikian orang beragama klaim keyakinan spt itu. Termasuk adanya agama lain pasti atas ijin Tuhan juga.
Jika ada yg pindah agama, pasti atas ijin Tuhan.
Lalu kenapa kita sbg manusia komplen. Apa hak kita?

Kampret212:
Hal ini masih bisa bisa didiskusikan. Bukankah manusia secara kodrati selalu terarah pada atau mengejar apa yang baik (secara intelektual dan moral)? Krn apa yang baik ini menjadi tujuan hidup manusia, maka yang baik ini perlulah untuk dijadikan bagian penting dari hidup setiap individu, entah itu dewasa, anak-anak bahkan bayi. (mungkin) Setiap orang akan mengakui bahwa ASI itu baik untuk seorang bayi, maka kita akan sangat mengajurkan bahkan ibu-ibu yang baru melahirkan akan "memaksakan" ASI bagi bayinya krn ASI itu baik meskipun si anak belum bisa memutuskan. Mirip dengan ASI ini, kita juga mengakui bahwa agama itu baik, bahkan kita percaya bahwa "keselamatan jiwa" bergantung dari kepercayaan yang kita anut berdasarkan ajaran agama. Klu skrg agama seolah kelihatan menjadi pesakitan, sumber masalah, sumber perpecahan, sumber kekacauan di masyarakat kita, itu krn ulah manusia sendiri. Tetapi toh agama, secara kodrati tetap baik dan kebaikannya harus dikejar. Jadi apakah orang tua bersalah krn "memaksakan" sesuatu yang baik terutama bagi jiwa anak-anak mereka? Bukankah orang tua memiliki kewajiban juga membawa anak-anak mereka ke arah yang baik juga?

Kakek Sugiono:
Soalnya di Indonesia hal agama bukan cuma soal rohani seseorang. Tapi lebih soal sosial ekonomi politik. Kalo masyarakat sudah cerdas dan dewasa ga mudah emosi ada berita mualaf/murtad. Selain itu media mainstream memang condong berat sebelah, kalo ada yang nyebrang masuk Islam digembar gemborin dipuja puji gede2. Sedangkan kalo sebaliknya dicaci maki.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Andai Salmafina Sunan Benar Pindah Agama Itu Haknya yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/andai-salmafina-sunan-benar-pindah-agama-itu-haknya-dprN3Fo84E

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: