You Now Here »

Pa 212 Minta Nkri Syariah Dikaji Secara Ilmiah Bisa Jamin Tak Ada Jurus Siram Air Teh  (Read 67 times - 112 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 18,962
  • Poin: 19.038
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




violet lavender:
gak pake kata syariah aja non muslim mau bangun gereja susah, mau baksos harus di halaman gereja, mau latihan koor di rumah disambitin, mau doa rosario di rumah digerebek.....
kalau pake syariah, keluar peraturan syariah ajaib, sekolah non muslim murid wanita kudu pake jilbab kalau keluar dari halaman sekolah, hari jumat libur hari kerja sabtu sampai rabu, kamis malam wajib pengajian.....

Udy Ngudianta:
yg jelas penting
Enzo sudah jd TNI
masup masEko oo

Zero:
Klo syariah murni diterapkan murid wanita tdk ada di sekolah2, krn nantinya tugas utama hny melayani suami.
Pernah ada beritanya di negara mana gitu, seorng gadis nekat ke sekolah malah ditembaki yg akhirnya di tolong oleh badan PBB.

Ali Al-Mujtaba:
Merkalah PENDUSTA AGAMA

Ali Al-Mujtaba:
Yang jelas, orang-orang yang sombong, yang melakukan sesuatu hanya sesuai egonya saja tanpa memperhatikan hak orang lain maka orang tersebut sebenarnya seperti yang disabdakan baginda Rosul SAW yaitu bahwa “Orang yang paling jauh agamanya dari agama saya adalah orang yang beragama Islam itu sendiri”. Makna hadist ini adalah orang Islam yang berakhlak buruk itu akan diberi imbalan neraka yang lebih buruk (neraka wail) seperti ayat dalam Al-Qur’an berikut : Fawailul lil mushollin (maka neraka wail bagi orang yang sholat). Neraka wail menurut tafsir dan dari beberapa hadist merupakan neraka yang lebih kejam siksanya dari sekedar neraka (yang disebut nar). Jadi janganlah bangga sebagai orang Islam tetapi banggalah sebagai orang Islam yang berakhlak mulia (Rosul SAW bersabda bahwa beliau diutus untuk menyempurnakan akhlak).
Kesimpulan dari tulisan ini adalah kelompok 212 adalah kelompok yang sejatinya adalah musuh Rosul. Mereka adalah orang Islam akan tetapi mereka bukanlah Mu’min (orang yang beriman) karena mereka sebenarnya sangat jauh dari (berlawanan dengan) sunnah (contoh-contoh yang sudah dilaksanakan) Rosul SAW.
Demikianlah iblis-iblis.

Ali Al-Mujtaba:
Jadi orang-orang yang tersebut yang sangat memaksakan kehendak dengan menolak kebenaran dan menganggap orang lain itu lebih rendah dari mereka adalah orang-orang yang dijamin masuk neraka.
Sebagian dari mereka (2.12) adalah tukang fitnah. Marilah kita analisis peluang tukang fitnah di akhiratnya :
Sebagian dari Surat Al-Baqarah Ayat 191 : Wal fitnatu asyaddu minal Qatl  dan Fitnah itu lebih berat (sering diterjemahkan lebih kejam) daripada pembunuhan.
Jadi dosa mem-fitnah itu jauh lebih besar daripada membunuh.
Misal ada seseorang yang mengatakan Orang Korea itu semuanya pezina (maka dia memfitnah orang-orang Korea yang bukan pezina). Dosa dan Pahala Orang yang memfitnah dan yang difitnah akan saling diserahkan (Orang yang memfitnah akan mengambil dosa orang yang difitnah dan memberikan pahalanya pada orang yang difitnah). Hal ini nanti di hari perhitungan amal akan terjadi perpindahan amal sehingga orang-orang yang difitnah dan didzolimi akan menuntut haknya dan Alloh akan mengabulkan perpindahan amal tersebut (Tentunya sesuai dengan besar kecilnya fitnah dan kedzoliman tersebut).

Ali Al-Mujtaba:
Ini mungkin hanya ilmu cocoklogi, akan tetapi marilah kita analisis dengan apa-apa yang mereka lakukan. Ustadz-ustadz mereka adalah orang yang sombong. Mereka akan selalu menganggap remeh pada orang-orang yang tidak sehaluan dengan mereka :
Rosul SAW bersabda Tidak akan masuk sorga untuk seseorang yang ada kesombongan walau sedikit saja.
“Maukah kamu aku beritahu tentang penduduk neraka? Mereka semua adalah orang-orang keras lagi kasar, tamak lagi rakus, dan takabbur (sombong).“ (HR. Bukhari no. 4918 dan Muslim no. 2853).
 “Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Luqman:18)
“Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar zarrah (sangat kecil sekalipun).” Ada seseorang yang bertanya, “Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain (merasa lebih baik dari orang lain).“ (HR. Muslim no. 91).

Ali Al-Mujtaba:
Benarkah Tuhan sudah memberi tanda pada orang-orang ini? ??? ??? ??? ??? ????
(Kaum yang masuk golongan 44.50) Marilah kita lihat pertanda dari Al-Qur’an itu:
QS : 44 ayat 50 
إِنَّ هَٰذَا مَا كُنْتُمْ بِهِ تَمْتَرُونَ
Sesungguhnya ini adalah azab yang dahulu selalu kamu meragu-ragukannya.
Marilah kita lanjutkan (Kaum yang masuk golongan 55.50) :
QS : 55 ayat 50 
فِيهِمَا عَيْنَانِ تَجْرِيَانِ
Di dalam kedua surga itu ada dua buah mata air yang mengalir.

Ali Al-Mujtaba:
Surat Al-Baqarah [2:12]
[ mereka yang tak sadari sedang berbuat kerusakan ]
أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُونَ وَلَٰكِنْ لَا يَشْعُرُونَ
alaa innahum humu almufsiduuna walaakin laa yasy’uruuna
“Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar.”

Ali Al-Mujtaba:
Coba googling dengan cara menulis : Al Qur’an surat 2 ayat 12 maka akan keluar salah satunya 
Subhanallah... Terungkap Makna Aksi "212" (QS Al-Baqarah Ayat 12 ...

Ali Al-Mujtaba:
carilah di internet SESAMA SALAFY – WAHABI SALING MENCACI & MENGKAFIRKAN

Ali Al-Mujtaba:
Hoaks adalah salah satu ftitnah atau bisa juga kedzoliman.
Berbahagialah orang-orang yang dihujat (atau didzolimi) dan orang tersebut tidak membalas hujatan (kedzoliman) tersebut (Dia mendapat pahala dan dikurangi dosanya)!
Dalam hadits lain Rasulullah SAW berpesan, ”Orang-orang penyayang, pasti disayangi Allah. Maka sayangilah setiap penduduk bumi, niscaya engkau disayangi oleh penghuni langit.” (HR. Abu Daud, lihat Shahihul Jami’ No. 3522).
Orang-orang yang mengatakan orang lain kafir maka 99% orang tersebut kafir (kecuali orang tersebut bertobat). Sebab yang mengetahui kafir tidaknya orang hanya Alloh. Jadi dia merasa dirinya Tuhan. Dengan demikian orang ini sombong (yang tidak mungkin masuk sorga). Hadist Rosul SAW : Orang yang mengatakan orang lain itu kafir dan pernyataan tersebut salah maka kata tersebut berbalik pada dirinya.

Ali Al-Mujtaba:
Fitnah :
Sebagian dari Surat Al-Baqarah Ayat 191 : Wal fitnatu asyaddu minal Qatl (dan Fitnah itu lebih berat (sering diterjemahkan lebih kejam) daripada pembunuhan.
Jadi dosa mem-fitnah itu jauh lebih besar daripada membunuh.
Contoh : Ada seorang yang mengatakan Orang Korea itu semuanya pezina (maka dia memfitnah orang-orang Korea yang bukan pezina). Dosa dan Pahala Orang yang memfitnah dan yang difitnah akan saling diserahkan (Orang yang memfitnah akan mengambil dosa orang yang difitnah dan memberikan pahalanya pada orang yang difitnah). Hal ini nanti di hari perhitungan amal akan terjadi perpindahan amal sehingga orang-orang yang difitnah dan didzolimi akan menuntut haknya dan Alloh akan mengabulkan perpindahan amal tersebut (Tentunya sesuai dengan besar kecilnya fitnah dan kedzoliman tersebut).
Jika seseorang membunuh orang dengan tidak hak (orang yang dibunuh tidak bersalah) maka perpidahan amal hanya pada satu orang tetapi perpindahan amal pada fitnah bisa pada satu melawan beberapa orang yang difitnah atau didzolimi (dibuktikan oleh Alloh bahwa orang tersebut benar-benar didzolimi bukan sekedar mengaku didzolimi).

Ali Al-Mujtaba:
“Maukah kamu aku beritahu tentang penduduk neraka? Mereka semua adalah orang-orang keras lagi kasar, tamak lagi rakus, dan takabbur(sombong).“ (HR. Bukhari no. 4918 dan Muslim no. 2853).
 “Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Luqman:18)
“Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar zarrah (sangat kecil sekalipun).” Ada seseorang yang bertanya, “Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain (merasa lebih baik dari orang lain).“ (HR. Muslim no. 91).

Ali Al-Mujtaba:
Pada hadist lain : Rosul menjumpai orang tersebut sedang sholat dan bertanya : Bersumpahlah atas nama Alloh (Demi Alloh)! Apakah engkau setiap hadir pada sebuah majlis (kumpulan orang), engkau merasa lebih baik dari semuanya? YA (na’am) jawab orang tersebut!
Jadi dari hadist ini maka janganlah bangga jika engkau mempunyai ibadah yang sangat banyak (sehingga membuat orang-orang kagum pada ibadahmu) tetapi engkau mempunyai akhlak yang buruk (Egois dan Sombong).
Orang-orang suci berkata bagaimana agar tidak merasa sombong (merasa paling baik/ merasa lebih baik dari seseorang?) : Carilah satu saja kelebihan orang tersebut yang menyebabkan engkau tidak merasa lebih baik darinya!
Hadist lain : Rosul bersabda Tidak akan masuk sorga untuk seseorang yang ada kesombongan walau sedikit saja.

Ali Al-Mujtaba:
Kita lihat riwayat hadist berikut (terjemahan bebas) : Ada sahabat Rosul SAW yang melaporkan pada Rosul bahwa ada seorang yang ibadahnya (sholatnya, puasanya, baca Qur’annya, Zakatnya / semua ibadah kepada Alloh) sangat baik – sangat istimewa – sangat hebat, sampai membuah sahabt Rosul SAW terkagum-kagum. Rosul SAW bertanya : Siapa dia si Fulan (si Anu – tidak disebutkan nama orang itu pada hadist tersebut). Rosul SAW menjawab saya tidak kenal (padahal Rosul SAW sangat mengenal sahabat-sahabatnya). Pada saat itu ada yang lewat dan sahabat tersebut bilang ke Rosul SAW. Orang itu ya Rosul SAW. Pada kening orang itu ada tanda-tanda iblis (Orang ini kelak sebagai salah satu pendiri kaum khawarij/salah satu kaum yang paling dila’nat Alloh karena akhlaknya yang sangat buruk). Orang tersebut kemudian lewat (tidak menyapa Rosul SAW) dan pergi ke suatu tempat untuk sholat. Siapa yang mau (akan) membunuhnya? : Saya (kata Abu Bakar r.a.), kemudian Abu Bakar r.a. pergi dan melihat orang tersebut sedang sholat maka tidak jadi membunuhnya dan kembali ke Rosul SAW orang tersebut sedang sholat ya Rosul SAW. Rosul bersabda : Siapa yang mau (akan) membunuhnya? : Saya (kata Umar r.a.). Sama seperti Abu Bakar r.a. dia memjumpai orang tersebut sedang sholat dan tidak jadi membunuhnya. Rosul bersabda (lagi) : Siapa yang mau (akan) membunuhnya? : Saya (kata Ali bin Abu Tholib karomallohu wajhah). Rosul bersabda : Jika engkau menjumpainya maka engkau yang akan membunuh orang tersebut dan umatku tidak akan terpecah belah. Kemudian Ali k.w. pergi tetapi beliau tidak bertemu dengan orang tersebut (sudah pergi) sehingga orang tersebut tidak jadi dibunuh.

Ali Al-Mujtaba:
Kenapa iblis itu dikutuk (dila’nat Alloh) : Iblis berkata : AKU LEBIH BAIK dari Adam.
Pertama merasa lebih baik itu sebuah kesombongan dan kesombongan hanya milik Alloh. Dengan kesombongan maka Tuhan orang-orang (ataupun jin) yang sombong adalah Egonya, Dia merasa sama dengan Alloh (Tuhan) sehingga orang ini adalah musyrik (penyekutu Tuhan) sejati.
Kedua Aku (Ego) : ke-ego-an adalah penyebab kesombongan dan hal-hal buruk lain yang mungkin belum level kesombongan. Semakin besar ego maka seakin jauhlah orang tersebut dari meraih sorga.

Ali Al-Mujtaba:
Hal ini sesuai juga dengan Qur’an Surat Al Ma'un :
Tahukah kamu (siapa/orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. Maka celakalah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya, orang-orang yang berbuat riya' dan enggan (menolong dengan) barang berguna.
Intinya orang yang sholat tetapi lalai itu adalah orang yang sholat tetapi sholatnya tidak membuat akhaknya menjadi baik. Maka mereka neraka yang paling dalam (neraka wail).
Jadi orang Islam yang sholat tidak dijamin masuk surge bahkan diancam neraka yang paling dalam. Jadi Janganlah bangga sebagai orang Islam tetapi banggalah sebagai orang Islam yang akhlaknya baik.
Hadist Rosul SAW juga mengatakan keturanannya (para habib/sayyid/syarif dan syarifah) jika berbuat baik maka pahalanya berlipat akan tetapi jika berbuat jahat maka dosanya juga berlipat. Jadi Janganlah bangga sebagai habib (keturunan Rosul dari Sayyidah Fathimah ra) tetapi banggalah sebagai habib yang berakhlak baik.

Ali Al-Mujtaba:
Kecintaan pada Alloh sebanding dengan keimanan seseorang pada Alloh. Dengan demikian kebencian pada salah satu makhluknya berarti menjauhkan diri dari rahmat Alloh (menjauhkan diri dari peluang mendapatkan sorga Alloh!
Hal ini sesuai dari hadist Rosul SAW yang lain : Aku diutus untuk menyempurnakan akhlak : Siapa yang akhlaknya semakin buruk maka imannya juga semakin buruk dan semakin mendekati neraka.
“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlaq yang baik.” (HR. Ahmad 2/381)

Ali Al-Mujtaba:
Apa itu cinta dan benci ?
Sering orang bilang cinta itu lawannya benci : Secara filosofis pemahaman ini kurang tepat, sebab lawan berarti jika yang satu ada maka yang lain tiada contoh siang lawan dari malam.
Memang cinta yang sejati itu berarti tiadanya kebencian : Hal ini diperlihatkan oleh para Rosul dan para Imam yang suci : Mereka tiada mempunyai rasa benci kepada semua umat.
Kita lihat contoh Imam Husein r.a. (cucu Rosul SAW yang oleh Rosul SAW disebut sebagai pemimpin para syuhada / orang-orang yang syahid di surga), pada saat hampir meninggal setelah dihujani senjata dari manusia-manusia yang dila’nat Alloh, Imam Husein r.a. menangis dan Zainab r.a. (adiknya) bertanya (terjemahan bebas) : Wahai kakak, kenapa engkau menangis padahal engkau orang yang sangat kuat. Jawaban Imam Husein : Aku menangis karena aku sudah menyebabkan orang-orang yang membunuhku masuk neraka (Tangisan yang membuktikan beliau masih mencintai para pembunuhnya/musuh-musuhnya).
Jika kita mengatakan mencintaia Alloh dan Rosulnya tetapi tidak mencintai umat maka ini hanyalah cinta yang palsu.
Kebencian seseorang pada siapapun akan mengurangi kecintaan kepada Alloh (dan Rosulnya). Semakion besar kebencian seseorang pada salah satu makhluk Alloh maka berkuranglah rasa cintanya pada Alloh (Gradasi antara cinta dan benci).

Ali Al-Mujtaba:
Hadist Shahih, diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitab Shahihnya, hadits no. 55 dan beberapa riwayat sejenis (banyak hadist yang mirip dengan redaksi yang mungkin sedikit berbeda).
Addinu nashihah : Sering diterjemahkan sebagai agama itu nasehat, tetapi sangat aneh bila melihat kelanjutan hadist ini
Liman (?) : Untuk siapa ? Masak diterjemahkan dari siapa (terjemahan dari ‘an)? Ini ciri khas terjemahan cocoklogi!
Lillah : untuk Alloh, Li kitabihi : untuk kitabnya, li rusulihi : untuk rosulnya Li ‘aimmmatil muslimiina : untuk para imamnya kaum muslimin,  dan  untuk seluruh umat.
Kata nashihah dalam bahasa arab bisa berarti cinta dan ini sesuai dengan penafsiran keluarga Nabi yang suci  : Addinu ‘lhub : Agama itu cinta.
Pengertian dari hadist ini adalah bahwa kita tidak beragama bila kita tidak mencintai Tuhan, Kitabnya, Rosulnya, Imam-imam suci dari kaum muslimin, dan seluruh umat (bukan hanya umat Islam).

Ali Al-Mujtaba:
Setahu ane Habib yang sepemahaman dengan ane dan memiliki pengikut di SOSMED cukup besar (ratusan ribu) adalah HABIB HUSSEIN JA'FAR Al-HADAR. Maaf promosi.

Ali Al-Mujtaba:
Orang Islam yang memahami agama secara benar itu seharusnya tidak akan membuat orang lain itu sakit hati. Seharusnya hak orang lain itu harus didahulukan dibanding meminta haknya dihargai orang lain.

Ali Al-Mujtaba:
Orang yang mengatakan orang lain itu kafir maka 99% merekalah orang yang kafir itu. Orang yang mengatakan orang lain sesat 99% merekalah yang sesat itu.

Ali Al-Mujtaba:
Maaf banyak kata yang salah ketik

Ali Al-Mujtaba:
Setahu saya yang mereka sebut syari'ah itu atau khilafah itu di antara mereka sendiri sudah saling berbedaa. Malah saling hujat, jika ada peperangan akan saling serang. Misal ISIS dengan Al-Qaeda. HTI vs Salafy. Salafy Yamani vs Salafy Turotsi. Merereka saling hujaqt, saling serang secara brutal di medsos bahkan jika ada peperangan nyata seperti ISIS vs Al-Qaeda. Ini persis seperti hadist yang mengatakan bahwa orang beragama yang paling jauh dari agamanya dari agama Baginda Rasul SAW adalah orang yang beragama Islam itu sendiri. Sepemahaman penulis, jika orang Islam itu melakukan keburukan : memfitnah, membohong, mendzolimi itu nerakanya adalah neraka Wail (neraka yang paling sadis siksanya) dan itu diperuntukkan orang yang shalat (Fawaillul lil Mushollin). Mereka adalah yang memporak prandakan agama Rosul. Merekalah pengkhianat agama. Merekalah yang membulat agama Islam yang merupakan agama yang paling sempurna menjadi agamanya para pengikut iblis.

Yongki Siaw:
Byk bacot! Pindah ke aceh aj loe manusia2 munafik! Ngapain bikin Indonesia brsyariah wong aceh aja udh ada tpi loe semua pada gamau ke sana jugakan? Ya gamaulah mreka org bukan kekuasaan mereka jadi gk bsa seenak jidat bikin peraturan

Fidi W:
Ngapain juga dengerin maunya mereka, jangan jauh2 ke Agama /keyakinan yg berbeda.. kata2 Islam Nusantara aja mereka hina....
Aceh yg sudah bersyariah aja nggak ada kemajuan Daerahnya yg bermakna...
Kenapa nggak sejahterakan aja dulu yg ada, nggak usah pake kajian2 buat Aceh sebagai  contoh nyata,  panutan.. membuat orang berbondong2 ingin tinggal di Aceh...

O_i_n_FREE:
Kalau tidak dihentikan dengan tegas dan tuntas, kelompok ini akan kukuh berusaha menarik bangsa ini kembali ke abad XIV.

TMP2:
Terus berusaha menggaungkan wacananya spy tetap hangat dan berisik serta ada ruang negosiasi...sekarang menggunakan ilmiah.

Yongki Siaw:
Saya aj ragu mereka bisa ngmng pake logika ini mau nantang utk di teliti ilmiah. Haa bner2 mnusia parah mereka ini

Badword:
Kenapa mereka ngebet banget pengen syariah ? Karena 1, mereka cuma pengen di mudahkan buat berpoligami. Karena itu, semua usaha mereka itu hanya demi 4 buah selangkangan yg bisa di ganti2 tiap hari, bukan demi umat

Zero:
Tambahan knapa mrk ngebet, krn segendeng gendengnya polah pimpinan agama tdk boleh di protes itu dianggap sama dgn mengkritik Tuhan.

Yongki Siaw:
Supaya pada bisa korupsi brjamaah

Zero:
Bs tuk beli budak gangbang dong ??? ??? ??? ???

exa:
betul bang, yg perlu di kaji otak mereka, napa ngotot banget sehingga lupa apa yg telah di perjuangkan para pejuang kemerdekaan.

Yongki Siaw:
Emg mereka inget aja sejarah? Baca aja mungkin ragu saya

Arif Soetanto:
Kalo mau negara syariah, pergi dari indonesia

Dewa Rengkong:
NDOGMU...

Ju Kamto:
Tengkyu ini komentar yg bersyari ah
Ndogmu guk guk guk
Hahaha

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Pa 212 Minta Nkri Syariah Dikaji Secara Ilmiah Bisa Jamin Tak Ada Jurus Siram Air Teh yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/pa-212-minta-nkri-syariah-dikaji-secara-ilmiah-bisa-jamin-tak-ada-jurus-siram-air-teh-7f4wGWCadY

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: