You Now Here »

Jaman Ahok Mui Suruh Tempuh Jalur Hukum Kok Soal Somad Disuruh Damai  (Read 65 times - 81 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 19,505
  • Poin: 19.581
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Alex Rustandjaja:
Sudah tahu sama tahu ajalah selalu berlaku standar ganda. Kalau penganut agama minoritas apalagi tergolong ‘kutil babi’ tiada maaf bagimu. Kalau penganut agama mayoritas lebih baik menempuh jalan damai.

Oen:
Hukum tajam ke sikapir dan tumpul keee......., tajam kebawah tumpul keatas hehehe

Parto Suparto:
Minta volume toa dikecilkan saja harus dipenjara. Bila ulama melihat, mendengar, menyaksikan kezoliman, penindasan,, semena-mena pada kaum lemah/minoritas kemudian mendiamkan bahkan pura-pura tidak tahu, hukumnya apa ya.....?

Nawadi Zheng:
'Ajaran yang disampaikan di kalangan internal muslim' HAH ?? Kayak itu toh yang sering diajarkan ??

DC:
Yang tidak habis pikir, radikalis menyamakan semua aliran Kristen itu sama dan menggunakan rekaman kotbah pengajaran gereja evangelical Amerika radikal sebagai pembelaan. Padahal saya rasa dari dialog - dialog yang ada, di dalam agama Nasrani sendiri terdapat perbedaan kontras secara mendasar baik di dalam tradisi dan pengajaran dan gereja - gereja di Indonesia sangat anti terhadap ajaran radikalisme agama.

Nawadi Zheng:
Mending jangan jadi beban pikiran sob ??? ?????

Ivan Budiutama:
Kayaknya begitu, pantesan aja makin kesini makin ngaco kan

jeremy edy d:
Lho...lho... sebenarnya yg sedang dihina itu umat siapa ?
Kok seperti celana dalam bisa dipakai bolak balik.
Nggak perlu terlalu serius santai saja.
Tak berkurang sedikitpun kasih dan kuasa Nya.

C Jon:
Kalo MUI masih toleran terhadap pendakwah yg senang menabur racun perpecahan dan mengadu domba sesama, tinggal tunggu waktu aja, ormas ini bakal ditumbangkan kaum radikal.
Sekarang aja kaum radikal sudah punya wakil bernama Tengku Zulkarnain yg senang bermain di medsos utk biat kegaduhqn atas nama agama.
MUI harus kembali ke khittah!!

Parto Suparto:
Semua lini sudah terkontaminasi, lihat saja mendikti tidak berdaya menghadapi para dosen yg sudah nyata terpapar akut.

Mike©-®BEYER:
Sudah gini aja , gak usah berkepanjangan . Utk yg mencintai NKRI dimulai dr Seword dan para penulisnya apa berencana melakukan class action terhdp pemuka agama intoleran dgn melaporkan nya kekepolisian dgn delik penghinaan terhdp agama yg sah diakui negara ??? Cukup sdh ketimpangan hukum positif kalau sdh berhubungan dgn agama / kepercayaan ...(bisakah seword menjadi pionir dlm masalah ini ??)

Niu Niu:
Saya setuju dgb MUI untuk memaafkan si somad tp hukum harus tetap ditegakkan.!!!! Bahagianya si bibib ktn akan pya trman senasib sbg bang toyib.

violet lavender:
jawaban sederhananya
so mad melakukan itu katanya untuk internal, khusus umat islam dan ruang tertutup

a hok melakukannya di ruang publik dan di depan umat Islam


sudah adakah kasus penghinaan agama Kristen yg berlanjut ke pengadilan dan pelakunya masuk penjara?

Kampret212:
MUI emangnya bisa apa? Dari dulu mereka cuma doyan bagi-bagi duit dari sertifikasi halal aja...

Yanuar Darisman:
damai secara personal, tapi lanjutkan proses hukumnya,,,

Lanina:
Hemat saya sebaik nya... dia masuk penjara

Mas B:
ITU ARTINYA MUI TIDAK TAAT HUKUM POSITIF DI NKRI. SOB !!!

Ruddy Kurniawan Gymkhana:
PKI udah berlalu puluhan tahun yang lalu masih tetap salah, tul gak mad?

iam hêylêl:
mungkin MUI dengar kata seseorang yang berkata ampunilah musuhmu, ahaha

BritneyYang:
MUI tebang pilih
GA BISA KONTROL ULAMA2 NYA
pilih gampang nya aja
Bela in ulamanya suruh Damai.
Mayoritas menang!

bill bit:
sebenarnya perlu dibuat lembaga sebagai wadah tempat tabayyun utk orang2 yg punya masalah penistaan terhadap antar agama baik untuk pemuka agama dn warga sipil sehingga gak berujung pemanggilan polisi yg bisa sebabkan keretakan sosila.

jadinya klo ada orang bermasalah mengenai hal penistaan bisa dipanggil dn beri penjelasan kepada lembaga tersebut dan diselesaikan dgn baik2.

Ivan Budiutama:
Gak perlu, buang2 duit doang, iya kalo bisa netral, biasanya buntut2nya jd lembaga rasis jg. Udb terlalu banyak lembaga gak jelas yg fungsinya apa ujungnya rasis jg, MUI ini salah satunya. Kalo mau netral suruh lanjut dong laporan polisi, toh sama2 kasusnya "penistaan agama" kasih contoh yg bener dan konsisten. Ud simpel gt doang harusnya.
Wong ini lanjut jg gak janji UAS masuk penjara kok, kehakiman jg gak netral contoh kasus Meliana vs pembakar vihara, yg satu vonis 2 taun yg satu 3 bulan, ya bisa tau kan yg mananya

DW_15:
Kesbangpol itu diberdayakan

Wele Wele:
Harusnya MUI bilang penjarakan saja dia. Nanti kalau tahu2 sp3 kek jijiek shithoyib, ya udah apa boleh buat bukan salahnya MUI lagi dan bukan standar ganda. Tapi siapa sih gue ini? Gak mungkin gue bisa nyuruh MUI lah.. trim buat penulis yg tambah menarik tulisannya

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Jaman Ahok Mui Suruh Tempuh Jalur Hukum Kok Soal Somad Disuruh Damai yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/jaman-ahok-mui-suruh-tempuh-jalur-hukum-kok-soal-somad-disuruh-damai-oKn4BmYz1C

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: