You Now Here »

Sandi Dan Fadli Zon Coba Memperkeruh Papua  (Read 73 times - 91 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 19,508
  • Poin: 19.584
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Sandi Dan Fadli Zon Coba Memperkeruh Papua
« on: August 24, 2019, 02:16:37 PM »




Daniel Toba:
Kalau Bicara Kemiskinan, Mungkin Homeless Amerika Paling Banyak, Bisa Puluhan Juta.. Mereka Tinggal dan Hidup di Terowongan Air Hujan Berdiameter 8 Meter Sepanjang Ribuaan Km..

Saya Pernah Lihat Sendiri Di Las Vegas Terowongan Tersebut dan Isinya..
Lho Koq Las Vegas Curah Hujan Hanya Hitungan mm pertahun, Koq Bangun Terowongan Air Hujan Segedeh ini D-8 m ??

Mereka Para Homeless Yang Mendapat Tunjangan Social Security Dari Pemerintah.
Apakah Gelandang Ini Happy ?
Lebih Happy Dari Kehidupan Normal, Karena Tersedia Listrik, Air Gratis Didalam Terowongan.
Mereka Bebas Merdeka Menghisap atau Meng Konsumsi Barang Terlarang Diatas Terowongan.

Kemiskinan Adalah Pilihan Rakyat Amerika Pemalas, dan Tempatnya Tersedia dibawah Kolong Langit..

Bagaimana Menurut Pendapat Anda ?? Jangan Lapor ke FBI Ya, Entar Saya Di Blacklist Memasuki AS, Bukan AbduL So Mad Maksudnya..

Andy Wijaya:
Oooo, baru tahu. Semoga ada kesempatan kesana

Barkah Adi:
Salut juga sama FKPPI, ternyata masih ada idealisme NKRInya. Jadi, sekarang boleh disebut "oknum" FKPPI si emak gebleg itu, eh, malah udah bukan oknum lagi, dah dipecat.

Yuda:
jaelah jokowi baru 5 tahun mengerjakan proyek infratruktur papua, masa si sandi kelewat begonya kaya gitu sebagai pengusaha, pengusaha jalan tol aja ngebangun jalan tol balik modal 10-20 tahun, china juga berubah dari negara miskin jadi negara kaya butuh waktu 3 dekade ( 30Tahun) bahkan masak mie instan aja perlu waktu 5-10 menit, si kamvret sandi kepengen semua nya secepat alakazam  selesai jadi kaya hahahahahahaha

Wanda Bagus Sebastian:
Gak, jadi miskin saja. ??? ?????

Aryk:
Habisnya Jokowi bikin para broker penghisap darah rakyat Indonesia kelejotan sih......Freeport , dll. dikuasai negara utk rakayat papua, itu kesalahan terbesar Jokowi dimata mereka

Pelepòn Laladóttir:
Trus solusinya apa donk Ndi?? Oke oce lagi ya?

Udy Ngudianta:
yg penting
MANGAP

.:M:.:
Akarnya 'keserakahan', si club1% kah yang terusik dengan kebijakan Jokowi merealisasikan sila ke-5, mengadministrasi keadilan sosial.
(click to show)

Biasa ngambil bagian 'kue' porsi besar, karena ngambil hak orang (rakyat kecil), mendadak harus ngurangin jatah, emang dikata gampang adil...

Fsasosi:
Berdua ini cuma bisanya garuk2 fantat lalu cium jari yg dipakke garuk fantat

Iman Sukarno:
di dunia ini ada yang baik dan ada yang jahat, yg jahat tentu sudah dirasuki syetan atau iblis yg tugasnya memang menggoda manusia agar sesat dan masuk neraka.. mungkinkah fadli dan fahri bagian dari sekutu iblis dan syetan... ????? mungkinkah karena hampir 5 tahun orang ini jadi pimpinan DPR tak ada nilai positifnya bagi Rakyat dan Negara... dan itu artinya juga Negara sudah dibuat gaduh oleh 2 orang ini dan cukup menguras fikiran dan effort... namun yg pasti manusia nihil prestasi ini sudah menghabiskan uang Rakyat dengan sia-sia.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Sandi Dan Fadli Zon Coba Memperkeruh Papua yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/sandi-dan-fadli-zon-coba-memperkeruh-papua-sPz8gyaM4I

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: