You Now Here »

Cerita Ayah Bopong Jenazah Walikotanya Salah Merespon  (Read 58 times - 107 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 19,523
  • Poin: 19.599
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Cerita Ayah Bopong Jenazah Walikotanya Salah Merespon
« on: August 26, 2019, 01:33:47 AM »




Barkah Adi:
Itulah SUMBU PENDEK. Baca berita bukannya cari tau masalah sebemarnya. Maaf aja juga, bacaan favorite saya adalah SEWORD, tapi, saya juga cari pembanding ke tempat lain, biar imbang. Dan, sikap ini saya tularkan ke sekeliling saya dimana pum berada.

Daniel Toba:
Salah Pemberitaan Ga Penting Bagi Jurnalis, Bayaran Jurnalis Lebih Menarik Daripada Nilai Jurnalis Sebagai Salah Satu Pilar Demokrasi Indonesia..

Contoh : Jurnalis Tempo Awalnya Mengangkat Berita Tentang PSI Vs Gubernur Anies Baswedan.
PSI Di Tinggikan , Gubernur Direndahkan..
Reaksi Gubernur, Stop Uang Hadir mu di Balaikota..
Besoknya, Mengangkat Berita Tentang Gubernur Anies Vs PSI. Gubernur Ditinggikan, dan PSI Direndahkan..
Begitulah Pekerjaan Jurnalis, Cover Both for Nothing..

Martabak Sweet:
Penyakit Indonesia. Kebodohan akut dan suka minta diskon saat menegakkan hukum, aturan atau SOP TEKNIS (apalagi yang nempel ke kesehatan atau hal yang kritikal).

Kalau ambulan dipakai untuk mengantar jenazah lalu ada orang yang sekarat dan perlu ambulannya, siapa yang mau tanggung jawab?

Walikotanya GOBLOG! Bukan ranah dia mengutak atik SOP kesehatan/emergency procedure!.

Julius DS:
Mobil ambulan memang multifungsi saat ini, selain mengangkut orang sakit namun juga bisa:
- Mengangkut Said Didu, Gerung dan Neno
- Mengangkut batu dan sejam

Untuk mengangkut mayat memang bisa juga selama belum ada mobil khusus mengangkut jenasah seperti daerah terpencil.

Kalau diTangerang untuk mobil khusus jenasah, mungkin birokrasi dan wani piro....belum lagi urusan kelamin diparkiran kendaraan....tambah repot lagi, ntar minta mobil ambulans & mobil jenasah berdasarkan alat kelamin.....

Opa patompo:
Ada atau tidak ada, bisa atau tidak bisa... Kembalikan k instalasi, bgmn merespon kepada keluarga yg berduka... Memang manusia ada keterbatasan, tp menolong orang bgmn-pun masih banyak cara...

Mencari keluar untuk nyewa kendaraan umum, atau pake kendaraan pribadi yg bisa dipinjam, nggak salah-kan? Karena keluarga berduka juga memburu waktu untuk pemakaman, bukan?

SOP boleh dirubah, fleksibel saja. Jgn lupa, petugas2nya diberikan pengarahan yg diluar tanggung jawab-nya, yg fleksibel juga...

yusuf:
apa pun alasanya hal ini dijadikan peringatan buat institusi negara sebagai pelayan publik agar merespon hal serupa dgn serius..klw memang ada ambulan ya knp hrs mencari lg. langkah walikota sdh tepat.

Valentina Swastiayu Putri:
Kan sudah diberitahu kalau ambulans itu untuk mengangkut orang sakit, bukan orang yang sudah meninggal. Untuk orang yang sudah meninggal, namanya mobil jenazah. Beda fungsinya bung.

Opa patompo:
Tampaknya, terlalu terikat dengan peraturan, sehingga tidak fleksibel.

Valentina Swastiayu Putri:
Kan sudah diberitahu kalau ambulans itu untuk mengangkut orang sakit, bukan orang yang sudah meninggal. Untuk orang yang sudah meninggal, namanya mobil jenazah. Beda fungsinya bung. Kalau ambulans dipakai untuk jenazah, nanti kalau ada yang sakit darurat tidak terurus donk.

Opa patompo:
Fleksibel bukan di aturan saja, tp dengan pegawai.
Memangnya susah mencari kendaraan lain, atau nyewa?
Apa tega melihat seseorang menggendong jenazah sambil jalan kaki?

Ari:
Dibaca kronologisnya sob resapi dengan baik jangan langsung komen aja, dibaca

2019PresidenLagi:
Harusnya tambah mobil jenazahnya.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Cerita Ayah Bopong Jenazah Walikotanya Salah Merespon yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/cerita-ayah-bopong-jenazah-walikotanya-salah-merespon-nPMiUmsbfd

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: