You Now Here »

Veronica Koman Mau Jadi Jagoan Malah Jadi Buruan  (Read 48 times - 56 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 19,450
  • Poin: 19.526
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Veronica Koman Mau Jadi Jagoan Malah Jadi Buruan
« on: September 05, 2019, 08:00:06 AM »




Barkah Adi:
Yang pasti aja, jangan cabut kewarganegaraannya, boleh blokir paspornya, jadi, bisa kemungkinan kena deportasi, atau ketangkep interpol. Yang penting balik ke indonesia, adili!

Harry:
"Sayangnya, cuitan-cuitan itu isinya hoax, mendramatisir keadaan yang tidak nyata. Veronica Koman lebih cenderung ‘menciptakan’ tragedy lalu dia plintir sendiri. Berbeda dengan perjuangan yang dilakukan oleh Malala."

Tolong tunjukkan hoax apa yg anda maksud? Berita bohong yg mana? Atau jangan2 definisi hoax anda itu definisi "ngaret" hoax. Yaitu segala sesuatu yg tidak mendukung pemerintah/jokowi? Perlu anda ketahui lucunya aparat hukum di negeri ini...salah satu pasal yg ditersangkakan ke veronica koman adalah pasal tentang antirasialisme?!?WTF...dia jelas membela rasisme terhadap orang papua. Ini kayaknya pemerintah sengaja ingin membungkam veronica koman, dgn menetapkan dia tersangka saat dia di luar negeri. Hoping she would apply for asylum abroad. And therefore avoiding potentially embarassing human right issue. Abroad they are hoping she would have less influence. As well as striking fear into the hearts of other activists. Killing 3 birds with one stone.


(click to show)

(click to show)

(click to show)


Terakhir saya merasa lucu pada "kelatahan" penulis membandingkan Veronica Koman dgn malala. While they are both regarded as human rights activist. Their struggle takes very different turns. While VK makes conscious effort defending and promoting papuans' aspiration for sovereignty and independence. Malala on the other hand, was accidental victim of islam radicalism. Made into symbol of struggle for modernizing islam. Comparing VK and malala is like comparing apple to durian. ????

Harry:
"Isu Papua merdeka menjadi satu dari beberapa isu yang sangat memprihatinkan yang terjadi di Tanah Air. Dan lebih memprihatinkan karena sandiwara Papua minta merdeka ditayangkan di tengah-tengah geliat pembangunan yang dilakukan oleh Presiden Jokowi atas Tanah Papua. 11 kali kunjungan Presiden Indonesia ke Tanah Papua dalam 5 tahun terakhir ini patut dicatat di dalam The Guines Book of Records, dan itu fakta yang tak terbantahkan. Presiden mana di dunia yang mau mematahkan rekor yang dimiliki Jokowi, berkunjung 11 kali ke Papua??"

Dalam perspektif yg lain...justru sangat ironis. Sungguh miris bila kunjungan presiden sebanyak itu ternyata tak berarti banyak selain utk pencitraan dan pemaksaan pendekatan yg one-sided/sepihak dari pihak jakarta saja. Terkesan seakan people in jakarta know best what papuan need. Jokowi bangun infrastruktur itu dianggap panacea, a cure-all for papua's complex and multi dimensional problems.
Seakan apapun itu masalahnya solusinya adalah infrastruktur. LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) suatu lembaga penelitian ASLI Indonesia pernah merumuskan 4 akar permasalahan papua di tahun 2008/2009.
(click to show)

Sebagai berikut:

Pertama, masalah marjinalisasi dan efek diskriminatif terhadap orang asli Papua akibat pembangunan ekonomi, konflik politik dan migrasi massa ke Papua sejak 1970 hingga saat ini. Kedua, kegagalan pembangunan, terutama bidang pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi rakyat. Ketiga, adanya kontradiksi sejarah dan konstruksi identitas politik antara Papua dan Jakarta. Keempat, pertanggungjawaban atas kekerasan negara di masa lalu terhadap warga negara Indonesia di Papua.

Sudahkah presiden jokowi benar memperhatikan isu2 diatas dalam kunjungannya yg sampe 11 kali? Sambil pake motor trail dan masuk guinness book of record. ???? Nampaknya tidak. Atau setidaknya tidak efektif. Terbukti dari letupan kerusuhan papua kali ini. Solusi pembangunan infrastruktur yg digembar gembor pemerintah hanya meng-address satu dimensi dari permasalahan multidimensi yg kompleks. Dimensi pembangunan ekonomi yg itupun tak terlalu efektif.
(click to show)


Bagaimana dgn isu2 lain yg disorot LIPI tadi? Rasisme terhadap orang papua tidak surut di nusantara.
(click to show)
sampai menjadi pemicu konflik kali ini.

Permasalahan sejarah yg menjadi duri dalam daging hubungan papua pun tak kujung di diskusikan atau diluruskan. Tak ada upaya engagement dan recoqnition terhadap versi sejarah orang papua. Apalagi upaya penyelesaian kasus2 pelanggaran HAM diwaktu lampau. Padahal jokowi sudah menyatakan lho di awal pemerintahannya di 2014 akan menyelesaikan kasus2 pelanggaran ini. ???? tapi seperti biasanya tak ditepati...

Jadi masih bisakah anda membanggakan kunjungan 11x itu? Jawaban saya simple...kualitas lebih penting dari kualitas. ???? kecuali utk propaganda pencitraan...angka 11x tentunya terdengar aduhai...

Johan Mulyadi T:
Kita sedang membicarakan VK. Patut anda sadari, 11 kali kunjungan pak Jokowi ke Papua adalah untuk mencari tau apa yang dibutuhkan dan apa yang terbaik bagi rakyat Papua, untuk mengobati luka batin rakyat Papua yang sudah sekian lamanya menderita di bawah pemerintahan sebelumnya yang hanya mementingkan pundi pundi pribadi. Anda memang orang pintar dan kritis, sayang kepintaran anda hanya untuk mendiskreditkan orang saja.

Harry:
Sayang sekali kritikan yg berkualitas itu memang jangan tanggung2.  Agar views si kritikus jelas and impactful. Sekalian saya mengajari anda2 semua berdemokrasi yg baik itu means dealing with differences. Learn to agree to disagree. Jangan nafsu membungkam lawan debat jika terpojok. Patahkan aja argumen saya. There is no jury here. But on second thought...let the readers be the judges here. ????

Andy Wijaya:
Mari kita semua menatap ke depan, melangkah dengan mantap dan penuh keyakinan sambil bergandengan tangan dan tersenyum menuju INDONESIA JAYA.
Yg berlalu sudah tidak bisa kembali. Biarlah krikil  masa lalu menjadi pelajaran buat kita semua, pelajaran yg memang sangat mahal harganya, yg kita bayar dengan air mata, darah dan nyawa.
Dimasa Soeharto, bukan hanya Papua yg tertindas, ada orang Aceh yg teraniaya, ada orang Dayak yg tertekan dan orang Tionghoa yg difitnah dan terdiskrimasi, tetapi what has gone is gone, itulah realita, ambil positifnya saja.
Tantangan kedepan adalah menjaga keutuhan bangsa ini, melindungi negeri ini dari tangan tangan yg jahat dan bengis baik dari luar maupun dalam serta mewariskan.sebuah negeri yg toleran, adil dan maju. Doaku setiap hari semoga Indonesia yg jaya dan damai itu akan ada utk anak cucu kita semua nanti.

Harry:
Lyrics from the song "heaven knows"

My friends keep tellin' me
That if you really love her
You've gotta set her free
And if she returns in kind
I'll know she's mine

Think about it...

Erika:
Tetap saja satu hal yg WAJIB digaris bawahi adalah semua isu di atas, termasuk pembangunan dan 11 kunjungan  yg mrk sebut the cure all atau pencitraan adalah SATU yg TIDAK MAMPU dilakukan president lain.

Jkw bukan ibu peri yg punya tongkat ajaib. Masalah yg lahir dan bergulir puluhan tahun lalu KITA harapkan jkw bisa menangani Dalam 5 tahun??? Seorang cowok yg patah hati saja byk yg memutuskan jd bujang lapuk... kalau rakyat Papua masih Lara atas perlakukan Negara ini selama 70 th... sy pikir normal. Jadi kita hrs berpikir rasional standar manusia biasa saja jgn berpikir pake standar dewa...

YES ABSOLUTLY SY MASIH MEMBANGGAKAN 11 KUNJUNGAN JKW KE PAPUA.... Apa yg anda banggakan slain Kritikan tanpa memberikan solusi??

Andy Wijaya:
Bicara sakit hati terus membujang selamanya, aku jadi ingat Siluman Babi, " Dari dulu begitulah Cinta, deritanya tiada akhir ", ha ha ha.
Cerita tentang Siluman Babi, jadi ingat pacarnya si Dewi Bulan Cang El, ingat dech sebentar lagi Kue Bulan ??? ??? ??? ???

Harry:
Oh saya ada solusi. Tapi gak akan menyenangkan hati lingkar satu presiden yg addicted pada pembangunan infrastruktur. ????

Erika:
Well in any case you have no authority to speak out... saya Akan acungin jempol org sekampung kalau anda BERHASIL menyampaikan solusi anda ke DPRD dimana anda tinggal.... kasih saya bukti kalau anda PAHAM prosedur dan mekanisme tata Negara kita dalam hal menyampaikan asprirasi.... jgn cuma koar2 di dunia maya.... salah2 malah nyentuh UU ITE lagi....

Wanda Bagus Sebastian:
Lahir pada tahun 1988, artinya hari ini umur dia sudah 31 tahun. Menikah? Sepertinya tidak… kalau sudah menikah, apalagi punya anak, Veronica Koman tidak akan seliar sekarang.
Tante Veron, kapan kamu menikah? Udah tua kok gak menikah? ????
#ShitDays

Donny Rahardian:
VK ini jelas penyusup, agen luar, tidak mungkin dia melakukan ini tanpa arahan dan back up yg jelas, termasuk escaping plan nya.

Andy Wijaya:
Semoga cepat TERTANGKAP dan diganjar hukuman maksimal, benar benar Pengkhianat!!!

Harry:
"Lahir pada tahun 1988, artinya hari ini umur dia sudah 31 tahun. Menikah? Sepertinya tidak… kalau sudah menikah, apalagi punya anak, Veronica Koman tidak akan seliar sekarang."

Plok3x ??? ?????...hebat. penulis nampaknya banyak belajar dari jonru. ???? bagaimana menyerang karakter seaeorang dari attribute nya yg gak relevan. Apa urusan dia jomblo apa gak dgn penjuangannya sebagai aktivis HAM papua?

Atau penulis sudah teramat bangga dgn statusnya "married" seakan itu suatu pencapaian?

Erika:
Well eventually marriage is the destination of all normal human being. Anda saja yg tdk menyadari EFEK sampling dari being marriage.

Keputusan kita skrg tdk lepas latar belakang. Spt sy tulis diatas... kalau dia nikah dan punya anak, dia akan mikir 1000x utk bertingkah liar.... uummm kamu manusia juga kan?

Harry:
Almost human. ????

Opa patompo:
Sama, ga tau nyari apaan si VK...
Coba tanya sm manusia tampan dari timur, mungkin lebih tau, karena status VK...

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Veronica Koman Mau Jadi Jagoan Malah Jadi Buruan yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/veronica-koman-mau-jadi-jagoan-malah-jadi-buruan-PuFcT0cVEE

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: