You Now Here »

Tumbalkan Anakanak Berbakat Indonesia Kpai Gagal Mengkadali Pb Djarum  (Read 76 times - 111 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 19,421
  • Poin: 19.497
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Susatyo Adi:
Bukan belain KPAI, tapi hubungannya dengan Banyumas apa ya...

TUgiyo:
Wkwkwk...PBSI aja tiap tahun dibantu pendanaanya yg nilainya berkali2 lebih besar nilainya dari kemenpora.
Trus saya tanya apakah ada hak kemenpora untuk mengaudit bantuan dari Djarum itu ?
Setahu saya yg ada hak audit ya dana yang dari kemenpora.

Elvan Timothy Wijaya:
Jawabannya “impossible!!”

Jawabannya : preketek!!

Sniper of Siantar:
Kepentingan anak yang mana yang dilindungi oleh KPAI ini?
Bukannya justru KPAI sudah menghancurkan salah satu yang selama ini mendukung kepentingan anak di bidang peluang dan prestasi.
Sementara kegiatan dan lembaga yang melibatkan anak-anak demo berjilid-jilid didiamkan.

TUgiyo:
Kepentingan anak kadal

Sniper of Siantar:
Waduh..ini yang bahaya bung.

Leo Nardo:
Mentalitas Preman masih kuat dalam pikiran banyak orang Indonesia. Tapi bagus lah kalau PB Djarum menghentikan semua kegiatannya, biar orang "Indonesia" gigit jari. Sebodo amat disebut ngambek...

Elvan Timothy Wijaya:
Ga rugi kok djarum, wong dia tujuannya amal. Kalau soal jualan ga perlu promosi juga udah antri semua utk kerjasama dgn PB Djarum, sahamnya harganya skrg brp?

Givern Miricle:
kalau sudah begini apa masih bisa terjadi win win solution

iam hêylêl:
kalo di kampung gue, ada dermawan cabut gara gara orang reseh model KPAI, 
dijamin kena tabok orang sekampung. ahaha

FAUZi:
Gagal dapat fulus tuh ..

Coba kalau ada yang investigasi, kuyakin ini hanya salah satu skenario para kadal gurun dan onta sakit untuk menghancurkan NKRI, pasti dan pasti KPAI sudah disusupi mereka



Logika nya kemamanpun nggak nyambung soalnya

violet lavender:
Dikira bakalan ditabok duit ternyata malah diberhentikan.... bravo Djarum!
Alihkan dana ke bidang lain yg lebih bermanfaat.Rugilah Kemenpora krn harus nyediain dana buat pembibitan bulutangkis.... saran saya ambil dari cabang sepak bola.



Kalau semua kegiatan yg bertujuan untuk anak2 dianggap exploitasi anak, kasihan sekali anak2 yg butuh bantuan, dana terutama baik langsung maupun tidak.

Misal perusahaan swasta memberi bantuan keuangan untuk anak2 penderita kanker, lalu dibilang exploitasi penderitaan anak2 tsb untuk kampanye produk/perusahaan.... asli koplak...
Jangan ada lagi lomba nyanyi, nari, dakwah (ini malah aneh, kecil2 disuruh dakwah), dll yg berhadiah produk krn dianggap alat marketing, apalagi hadiah berupa tabungan krn juga sebagai alat marketing bank untuk porotin duit emaknya, bukan dianggap sebagai kegiatan menabung diambil dari uang jajan, tapi sebagai alasan anak minta uang jajan plus uang buat nabung.... amin deh.


Bagaimana dengan pemain cilik sinetron? anak yg diajak demo di jalan? anak2 yg bantu ortunya jualan? Halo KPAI?

Opa patompo:
Menunggu pakdhe buat membubarkan instansi yg tak berfungsi...

Wanda Bagus Sebastian:
Atau pembersihan dari susupan kampret...

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Tumbalkan Anakanak Berbakat Indonesia Kpai Gagal Mengkadali Pb Djarum yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/sport/tumbalkan-anakanak-berbakat-indonesia-kpai-gagal-mengkadali-pb-djarum-HVDBQuhmXR

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: