You Now Here »

Uas Semakin Sibuk Kasus Hukum Ditumpuk  (Read 55 times - 50 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 19,508
  • Poin: 19.584
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Uas Semakin Sibuk Kasus Hukum Ditumpuk
« on: September 10, 2019, 04:18:45 PM »




wilson sirait:
Rezim ini mungkin saja sebenarnya bagian dari radikalisme itu sendiri. Buktinya Jokowi ada di acara 212. Hanya mereka bermain sandiwara utuk ngibulin minoritas. Tapi santai aja ada saatnya manusia mempertanggung jawabkan setiap perbuatannya.

firman proindo:
Anda harus nya tau kalo Tuhan itu maha pengampun.
Setiap perbuatan dosa bisa ditebus amal ibadah. Jd kita mau bikin dosa kayak apa ya gak usah kuatir ??? ?????

wilson sirait:
Gimana kalau setelah ngelakukan dosa, tdk sempat ibadah?

SolaSido 5671:
.. kena deh ...

Ali Al-Mujtaba:
AGAMA KEBENCIAN dari zaman awal sudah punya pengikut FANATIK.

Oey Yung:
Karma itu ada..dan sy akan meilhat dgn mata kepala sy sndr karma yg akan menimpa sang iblis sombong..dan semua persoalan yg menyangkut sara ini akan meledak di wkt yg akan dtg...liat aja

Opa patompo:
Menutup mata dan menutup hati...
Tokh nanti mereka yg kejang2 terjengkang jengkang disusul kelojotannn... Embuh msh ada nafas apa kagak...
Kalo dari awal busuk, yo busuk...

Yongki Siaw:
Indonesia bhinekka tunggal ika bner, indonesia negara hukum, BUULLLSSSHHHIIITTTT!!!

Old Serafim:
The two face of Islam still smiling

Carlos D' Abcens:
Laporan kasus ceramah Somad hina Salib tdk ditindak lanjudi seolah membuka kran hinaan antara agama.  Saling menghina. Dgn kata lain,  kasus Somad ini tdk diproses akn menjadi pembenaran bagi kasus2 serupa. Tinggal kita lht saja tanggapn polisi seprti apa, apakh proses yg minoritas sedangkn yg mayoritas 'aman'?

Juan:
kita boleh bilang mental umat Nasrani sangat lapang dada dan legowo dalam menanggapi kasus UAS. tapi itu tidak menyelesaikan masalah.

sejak kasus BTP, persoalan "penistaan agama" datang terus bertubi-tubi. jutaan netizen menelurkan jutaan komentar di seantero jagat medsos.

tapi masalah pokok tidak selesai-selesai: penegakan hukum yg belum adil bagi para pelaku penistaan agama dan pengujar kebencian. harus berapa ratus BTP dan Meiliana lagi yg 'dikorbankan' sementara bibib dan UAS 'diumrohkan'?

mau seberapa lama lagi mental umat minoritas ditempa? sementara di belahan dunia lain, daging halal dituntut harus ada atau siap-siap dituduh intoleran atau bahkan phobia terhadap agama. toleransi itu seyogianya berlaku dua arah, kawan.

Edwin Hendra Kusuma:
Kalaupun bagi UAS Yesus bukan Tuhan, tapi derajat Yesus lebih tinggi
dari UAS, sebab agama yang dipercayai oleh UAS mengajarkan bahwa Yesus
adalah nabi.



Percuma juga dikasih tau macam gitu, dia kemungkinan besar bakal jawab, "Nabi Isa Al Masih yang ada di agama saya beda kok gambarannya dari yang digambarkan agama lain."

Martabak Sweet:
"Ustadz Abdul Somad, penceramah yang super terkenal ini sepertinya tidak pernah salah. Bagaimanapun ucapannya telah menyinggung pemeluk agama di luar agamanya, dia justru semakin eksis. Terbukti, setelah beberapa pihak melaporkan dirinya ke pihak berwajib, tidak membuat karirnya dalam dunia dakwah semakin surut. Kegiatannya sebagai penceramah semakin padat, dia di undang kesana kemari. "

Cuma memperburuk citra islam yang sudah buruk. Brand ambasadornya somad.

Ijin menggunakan kalimat seorang komika untuk Fadli Zon.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Uas Semakin Sibuk Kasus Hukum Ditumpuk yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/uas-semakin-sibuk-kasus-hukum-ditumpuk-LPjGtzI3w4

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: