You Now Here »

Saatnya Asn Sapu Bersih Oknum Radikal  (Read 64 times - 60 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 20,444
  • Poin: 20.520
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Saatnya Asn Sapu Bersih Oknum Radikal
« on: October 14, 2019, 08:02:02 AM »




Bersih bersih:
Petuah orang2 tua dulu: Jangan menggigit tangan yang memberimu makan!

Jaman now ini bisa termasuk petuah kafir - karena latar belakangnya adalah menceritakan sifat anjing yang selapar-laparnya anjing tidak akan pernah menggigit tangan yg memberinya makan.

Jadi, kalau sudah diberi makan, sekeluarga pula, masih menggigit tangan yg memberi makan ya kelakuan ybs sudah lebih rendah dari anjing! Sekali lagi ini petuah orang tua ya.

Yang iseng bakal bertanya,"Kalau menggonggongi?"

Yang jarang diungkapkan adalah kelanjutan petuah itu:
Anjing yg menggonggongi tuannya sdh pasti dikeplak moncongnya, apalagi yg berani menggigit pasti dipentung kepalanya.

Parto Suparto:
Note:
Kalau pemerintah tegas.

Bersih bersih:
Harapan saya, sejalan dg pencanangan pengembangan SDM di periode kedua Pakde, darurat radikalisme adalah prioritas di semua lini pemerintahan, lembaga negara, kementrian, dan BUMN. Semoga para pembantu Presiden dan pemangku jabatan di instansi2 tsb mampu bekerja maksimal dlm hal ini. Jatah kita berdoa Mas.

yusuf muhammad:
Liatin aja pengelola mushola ama masjid2 yg ada dilingkungan kantor para ASN. Ya mereka2 itu.

Henry Senq:
Cara melaporkan ASN terpapar.
(click to show)

(click to show)


Alex Rustandjaja:
Di jaman Soeharto ada lembaga screening untuk menyelidiki aparat dan ASN yang terlibat PKI dan organisasi terlarang lainnya bahkan kemudian lebih keras lagi dengan menyelidiki apakah ada anggota keluarga dari individu yang discreening tersebut  pernah menjadi anggota organisasi terlarang. Kalau ditemukan adanya ‘indikasi’ terpengaruh ideologi kiri langsung dipecat. Sekarang HTI yang jelas sudah dinyatakan sebagai organisasi terlarang tapi bekas pimpinannya bebas berkeliaran dan melakukan kegiatan tanpa ada hambatan apapun. Ceramah dan pengajian oleh kaum radikal bebas merdeka menyelenggarakan kegiatan di masjid-masjid instansi pemerintah, BUMN, kampus, di kampung-kampung. Masyarakatpun sudah tau masjid mana yang sudah dikuasai kelompok tersebut. Apakah pemerintah terlambat sepertinya begitulah kenyataannya.
Para elit politik sibuk mengejar kekuasaan dan kekayaan sehingga menutup mata terhadap kenyataan ini bahkan sebagian memanfaatkan atau bekerja sama dengan kelompok radikal demi keuntungan politik para elit tersebut walaupun membahayakan keutuhan negeri kita.
Selama penindakan oleh pemerintah tidak bisa tegas selama itu pula aliran radikal ini akan makin meluas dan pada tahapan tertentu akan membakar rumah NKRI. Bukannya pesimis tapi hanya merupakan konsekuensi logis dari pembiaran bertahun-tahun. Seperti api sewaktu masih kecil diabaikan tapi pada saat sudah membesar tidak terkendali barulah semua jadi heboh dan panik tapi semuanya sudah terlambat.

Oma Acel:
Setuju,  krn ASN yg radikal jauh lebih banyak lagi. Ga usah jauh2, teman satu ruangan aja ada,  satu lantai bisa lebih banyak,  apalagi satu gedung.

proyek kebumen somalangu:
ah g seruuu...
sudah viral masalah mau ada check medsos di asn.
kayak satu peringatan, akun akun fb asn yang tadinya ada unsur radikal sdh oaa dihapusin.
lah gimana ngak sih, nyebar semua di group asn, apalagi dikalangan radikal,.
ditambahi kalimat silahkan forward untuk untuk yang  teman yang di sayang, langsung serentak fb nya yanag ada radikalnya di hapus.
hadeehhh...
artinya berantas lah itu kepala kepala dinas nya.

DC:
Darurat radikalisme adalah karena perputaran moneter ilegal. Follow the
money, semua akan terlihat dengan jelas. Mengapa KPK harus independen
karena ini. Bukankah kita semua masih belum tahu apakah di dalam tubuh parpol
koalisi sendiri sudah bersih dari radikalisme atau tidak?

Njoto:
Menristekdikti hanya melakukan rutinitas, tidak melihat serta mengambil tindakan terhadap radikalis yg sudah menyusup ke dalam perguruan tinggi, sama sekali tidak ada langkah2 strategis terhadap hal ini, ke depannya selain pintar mahasiswa yg lulus harus memiliki visi kebangsaan Pancasila

Parto Suparto:
Pecati tanpa mendapat pensiun dan Askes pentolannya, turunkan pangkat/golongan simpatisan kadrun, sebelum akhir tahun NKRI pasti jadi adem tentrem, tiarap salin rupa semua. Ntar juga mereka bakal cakar-cakaran sendiri karena hatinya sudah terisi amarah iri dengki akut. Tinggal comot.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Saatnya Asn Sapu Bersih Oknum Radikal yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/saatnya-asn-sapu-bersih-oknum-radikal-Ume4Iw76Bc

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: