You Now Here »

Kabinet Gemuk Jokowi Perlukah Prabowo Dan Sby  (Read 59 times - 102 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 20,560
  • Poin: 20.636
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Kabinet Gemuk Jokowi Perlukah Prabowo Dan Sby
« on: October 16, 2019, 04:04:35 PM »




Alexander David ™️ ✅:
Ini bukan tentang Game: Sudah pernah main yg namanya "Game Democracy" belum ? Rasanya release terakhir itu "Democracy 3". Aku pernah... sekali... aku mainkan tidak sampai sehari, aku delete ???? Coba deh...

Game ini cocok (Recommended) untuk yang mau tahu seperti apa sih "ribetnya" mengurus negara. Minimal agar punya sedikit "empati", tidak asal kritik dan caci maki... Semoga setelah paham bisa mendarat di realitas "Setelah berhasil menggantungkan cita2 setinggi bintang. Kini selamat datang di bumi, tempat dimana tidak semua keinginan bisa terwujud."

PS: Buat yg berhasil memainkan memenangkan game ini sambil nonton film, baca majalah, tidur2an... wajib mendaftarkan diri menjadi menteri kabinet, atau minimal anggota DPR.

Ari:
Begitulah rumitnya sebuah pemerintahan, kita2 yang diluar dari hiruk pikuk mereka ya hanya bisa menonton dan berharap agar terpilih orang yang tepat walau mungkin saat diumumkan tidak seperti yang kita harapkan

Kent Christian:
Saya sanggup kok sob main game itu wkwkwk. Udah survive 5 periode sebagai Kanselir Jerman dan 3 periode sebagai Presiden Rusia? ??? ????

Alexander David ™️ ✅:
Kuereeennn sob ??? ????? Pak Dhe... ini ada calon menteri nih !!!

Kent Christian:
Wkakakakak makasih sob, semoga dibaca Pak Dhe? ??? ????

Wanda Bagus Sebastian:
Persis seperti game puzzle tentang kota, ribet milih-milih.

Bersih bersih:
Mbah kalau sudah suka kuaci... sulit ditandingi. Hasil penerawangannya mantul.
Jokowi mmg pandai mengikat dan memelihara komitmen krn integritas dirinya sangat tinggi. Yg sdg dilakukan dg koalisi lebih luas krn mmg sedang dibutuhkan. Krn justru kelihatannya PDIP sdg mengusik ketenangan Pakde lewat urusan acakadut Gibran, hanya lingkar dalam/pusat yg mungkin mengaburkan komunikasi Jokowi-Rudi-Gibran. Dan urusan nonsense begini tdk akan didiamkan Pakde, apalagi sdh tanpa beban.
Bukan urusan dinasti2an krn beliau toh hanya petugas partai apalagi anaknya yg baru daftar. PDIP nya yg sdg mau ngapain gitu.
Itu gejala samar2 tp jelas yg kelihatan, yg terpendam mgkn sdh banyak.
Asalkan komitmen parpol lain2 itu ditaati, darurat radikalisme di instansi masing2, siapa pun menterinya, mestinya perjalanan di periode kedua bisa produktif juga (blm tentu mulus2 amat sih, tp asal produktif ok lah).
Bung Adian jg tolong bantu kendalikan PDIP kalau ada gejala aneh2, shock culture jadi penguasa??
Semoga saya salah - tapi ketimbang menyesal lebih baik salah cuap di depan.

Patrick Jahja:
Jaman SBY pake sistem zero enemy hasilnya gak bagus tuh, gak cuma itu ontarorisnya naek kenceng.
Bersatu bukan artinya harus gak ada oposisi. Jadi oposisi bukan artinya tidak bersatu. Minta jabatan lalu dikabulkan bukan artinya bersatu.

Tapi iya setuju. Posisi jokowi emang gak kuat.
Kemaren kalo gak head to head lawan prabowo, atau ada pihak ketiga, uda lewat sih si jokowi. Selaen dia mesti melawan tekanan dari dalam PDIP dan kawan kawan koalisinya, dia juga harus menghadipi kemungkinan kehilangan dukungan rakyat dengan cepat (karena di pilpres kemaren uda jelas kan? cuma bisa dapet 55.5% itu pun "kasarnya" dari jawa doang, sisanya pada terpaksa milih dia daripada prabowo). Dan saya yakin penuh jokowi sadar itu, kalo gak, dia gak lakukan apa yang dia lakukan sekarang.

Serba susah.

Aji Soko Santoso:
Analisa yang jitu Mbah Kolik!
Melihat ini, nampaknya kita harus realistis melihat masa pemerintahan kedua Pakde.

FAUZi:
Setuju dengan opini penulis, lihat saja si brewok SP,  awalnya koar koar sebagai pendukung paling militan, tanpa mahar, tiba tiba mulai berbalik arah, dan yang bikin eneg bin mau muntah adalah mendekati si kadal gurun yaman gabener terkutuk itu...



sepakat bahwa kemungkinan kedua yang sedang di mainkan oleh Pak Jokowi

Odank Sagala:
saya dari dulu sudah merasa bahwa simbok cs tidak terlalu nyaman sama pDhe

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Kabinet Gemuk Jokowi Perlukah Prabowo Dan Sby yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/kabinet-gemuk-jokowi-perlukah-prabowo-dan-sby-qaartlgDms

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: