You Now Here »

Didalam Gereja Kami Doakan Indonesia  (Read 66 times - 111 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 20,531
  • Poin: 20.607
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Didalam Gereja Kami Doakan Indonesia
« on: October 17, 2019, 02:06:45 AM »




Bayu Aji Nugroho:
Terima kasih atas doanya untuk Indonesia saudaraku. Percayalah kita semua bersaudara. Semua agama mengajarkan kebaikan dan cinta. Kalian tidak sendiri, ada kami, umat Islam yang waras dan memiliki akal sehat, bersama sama kita jaga negeri ini, sebagai warisan dari leluhur kita yang penuh toleransi dengan keberagaman yang telah Allah, Tuhan Yang Maha Esa berikan kepada Indonesia.
#kitabersaudara

Alexander David ™️ ✅:
Akhir2 ini saya sering menemukan koment2 yang menyerang agama Islam. Menyebarkan agama / berdakwah dengan cara menjelekkan agama lain itu bukan saja tidak akan efektif (kecuali tujuannya menyulut perang baru), tapi juga tindakan yang dilarang agama manapun. Semoga sahabat2 (khususnya pemuka agama) Kristiani bisa bijaksana dan melihat dengan jernih duduk masalahnya... Kita perlu bersatu menghadapi tantangan bangsa ini, jangan sampai kita malah terpecah belah untuk tujuan tidak jelas.

Saya yakin baik nabi Muhammad di Al-Quran, maupun Yesus di Alkitab, atau Buddha, semua sama2 tidak pernah memerintahkan untuk menjadikan semua manusia seagama. Jadi alangkah eloknya kalau semua agama menggunakan cara2 yang ethis dan bermartabat dalam menyiarkan agama. Terima kasih @mpokdesy:disqus semoga koment ini bisa diantisipasi sahabat2 Kristiani.

Mpok Desy:
Kembali kasih.  Berharap Indonesia bisa menjadi rumah tempat kita semua berteduh, tanpa harus terusik karena perbedaan keyakinan.  Kita tidak perlu menjadi lebih beragama satu dengan yang lainnya, karena itu hak prerogatif Tuhan untuk menilai keimanan kita. 



Kedepan kita semua harus bersatu, dan jangan lagi membiarkan hati saudara kita terluka.  Salam damai penuh kasih untuk Indonesia.

Paian Marulitua:
Biar lebih jernih.....
harus dibedakan antara Islam dan Muslim sebagaimana dimaksud oleh putra pemimpin HAMAS yg bisa ditonton di yuotube.

Alexander David ™️ ✅:
Apa aku salah menurutmu sob ? Andai aku salah, apa salahnya dan harusnya bagaimana ?

Susah juga soalnya ada orang2 "goblog" yang sok pandai... Mau copas CP, tapi teori saja. Andai CP segoblog itu, sejak lama sudah masuk penjara dia... pasti sudah dimasukkan jadi moderator kamu yg dari Indonesia... mikir ya sob... jangan jadi merpati tapi (maaf) "goblog".

Bayu Aji Nugroho:
Setuju.. Semua agama yang ada itu Tuhan yang ciptakan, begitu juga dengan para nabinya. Jadi kalau ada yang melabelkan, agama selain Islam adalah kafir, sama saja dia sedang melabelkan "Allah Maha Kafir".....

Bersih bersih:
Numpang topik yg selalu rame.

Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri
Nomor: 9 thn 2006 --- Nomor: 8 thn 2006      Tentang
Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Bwragama, dan Pendirian Rumah Ibadat

Pasal 14
(1) Pendirian Rumah Ibadat harus memenuhi persyaratan administratif dan persyaratan teknis bangunan gedung.
(2) Selain memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) pembangunan rumah ibadat harus memenuhi persyaratan khusus meliputi:
(a) daftara nama dan KTP pengguna rumah ibadat paling sedikit 90 (sembilan puluh) orang yg disahkan oleh pejabat setempat sesuai dg tingkat batas wilayah sebagaimanabdimaksud dalam pasal 13 ayat (3).
(b) dukungan masyarakat sekitar paling sedikit 60 (enam puluh) orang yg disahkan oleh lurah/kepala desa.
(c) rekomendasi tertulis kepala kantor departemen agama kabupaten/kota, dan
(d) rekomendasi tertulis FKUB kabupaten/kota
(3) dalam hal persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a terpenuhi sedangkan persyaratan huruf b belum terpenuhi, pmerintah daerah berkewajiban memfasilitasi tersedianya lokasi pembangunan rumah ibadat.

Saya menyalin isi pasal 14 SKB 2 Menteri yg selalu jadi kambing hitam kesulitan pembangunan rumah ibadat agama minoritas.

Selama ini rasanya fokus hanya pada pasal 14 ayat (2) huruf b saja mengenai persyaratan dukungan masyarakat sekitar yg dimainkan utk mempersulit diterbitkannya ijin - yg menurut saya adalah hukum jalanan!

Ayat (3) jelas2 mencantumkan bahwa bila persyaratan ayat (2) huruf a terpenuhi (ada 90 orang dewasa memerlukan rumah ibadat) sesangkannhuruf b (dukungan 60 orang masyarakat setempat) belum terpenuhi, pemerintah daerah BERKEWAJIBAN memfasilitasi tersedianya lokasi pembangunan rumah ibadat. -- ini hukum negara!!

Mengapa hukum negara bisa dikalahkan oleh hukum jalanan?? Preman-preman jalanan itu yg betul2 hebat, atau kita yg kurang berjuang, atau pemerintah daerah yg lalai menjalankan kewajibannya??
Saya selalu berpendapat SKB2M ini tidak perlu dihapus - tapi dijalankan sesuai tujuan awal peraturan ini dibuat yaitu MEMFASILITASI BERDIRINYA RUMAH IBADAT - tidak pernah ada tulisan minoritas di sana!! Aturan ini juga berlaku utk pendirian masjid di lingkungan orang2 Kristen di NTT.
Saya berkeyakinan orang Indonesia ini semuanya minoritas, begitu dia keluar dari daerah kesukuan/keagamaan dia (orang Jawa ke Bali jadilah dia minoritas di Bali, orang Bali ke Medan jadilah dia minoritas di Medan, dst.).
Terpulang kepada kita ingin ikut irama hukum jalanan atau hukum negara.
Saya jg berharap di periode mendatang Menteri Agamanya agak preman utk bisa melaksanakan SKB2M ini sbg hukum negara.

Paian Marulitua:
Semoga sahabat2 (khususnya pemuka agama) Kristiani bisa bijaksana dan melihat dengan jernih duduk masalahnya...

Biar lebih jernih harus dibedakan antara Islam dan Muslim, sebagaimana dimaksud putra pemimpin HAMAS dalam pidatonya yg bisa ditonton di youtube.

Alexander David ™️ ✅:
Maksudmu itu bagaimana sob ?... Secara definisi jelas beda. Secara etimologi dua kata itu berhubungan.

Lagi pula mungkin ada ribuan video pidato Mosab Hassan Yousef di Youtube. Dia itu berpidato di PBB, di Yerusalem, di TV Amerika, dimana2... Maksudmu itu pidato yang mana ? Koment tidak jelas seperti ini mana mungkin berharap bisa jernih... tambah bingung iya.

Beatty Syahrie:
suatu saat Nama Tuhan Yesus akan ditinggikan di seluruh penjuru indonesia sesuai dengan nubuat di Alkitab

Paian Marulitua:
Teruslah menangis dalam doa. "Doa orang benar ..... besar kuasanya."

Anda benar ketika Gereja berdoa, ia berdoa untuk keselamatan para pemimpin bangsa. Kiranya para pemimpin hanya takut pada Tuhan Yang Benar saja. Gereja juga berdoa untuk keselamatan masyarakat Indonesia dan kiranya Tuhan memberkati seluruh rakyat Indonesia damai sejahtera Kristus. Gereja tidak pernah berdoa untuk dan atas nama agama dan ideologi.

Musuh Gereja adalah kuasa kegelapan; bukan agama atau penganut agama lain. Secara pribadi, saya tidak kaget sejak pertama tau bahwa ada agama atau penganut agama yg eksplisit menyatakan bahwa musuh mereka adalah Yahudi dan Nasrani; oleh karena itu teruslah berdoa karena mereka yg tidak berkehendak baik itu TIDAK MENGERTI APA YANG MEREKA LAKUKAN!

iam hêylêl:
Dan seluruh rakyat itu menjawab: "Biarlah darah-Nya ditanggungkan atas kami dan atas anak-anak kami!"


Sudah jadi kutukan ..dan tidak bisa dipatahkan, (tragis dan sangat menyayat hati, bukan?) ahhrrrggghhh!!!

Babi Berisik:
mBah Fatwa menghadirkan toleransi ? Hmhm...

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Didalam Gereja Kami Doakan Indonesia yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/didalam-gereja-kami-doakan-indonesia-gTj4qmYdNR

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: