You Now Here »

Bagibagi Kue Kekuasaan Yang Menjijikkan Sisi  (Read 94 times - 113 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 20,567
  • Poin: 20.643
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Bagibagi Kue Kekuasaan Yang Menjijikkan Sisi
« on: October 22, 2019, 06:08:06 PM »




xenakis2:
Kalau presiden membagi kekuasaan berdasarkan jasa partai-partai sebagai
bentuk balas budi(1), lalu bagaimana dengan relawan yang berjuang sampai
habis-habisan yang tak punya partai(2).

========
kriteria tersebut harus dilihat dulu
1. APAKAH MEMANG untuk MEMBALAS BUDI?....
sikap ini harus dicermati dengan pemilihan pembagian kekuasaan [menteri/pejabat"> yang terpilih tersebut memang memnuhi standard kerja yang akan di "ingin" kan oleh presiden atau tidak.
- dari situ bisa terlihat apa salahnya jika memang orang partai pendukung : ternyata memang memenuhi standar kerja yang mumpuni untuk mengemban tugas tersebut, dan pantas untuk berdedikasi membangun bangsa dan negara.
- dengan memilih orang" partai yang memang bagus dan terkondisi sudah layak untuk ikut bekerjasama dalam membangun mensejahterakan nusa dan bangsa,. suatu keuntungan dalam menciptakan kesinambungan pada arah yang benar.


2. RELAWAN gak dapat APA-APA..... ????[pikiran apaan lagee neh......ngarepdotkombingitz]

namanya juga relawan, gak usah terlalu baper mengharap bakalan ikut terpilih menjadi teamwork dalam bentuk birokrasi yang belum tentu mereka bisa cocok dengan car akerja tersebut.
- terlalu mengharapkan dengan dalih sudah berjuang sampai habis-habisan, TAPI GAK DAPAT APA-APA, karena gak punya partai.....sama saja bukan relawan namayna....masuk partai saja untuk lebih jelas arah perjuangannya.


- INTINYA sebagai RELAWAN itu HANYA MENGHARAPKAN INDONESIA LEBIH BAIK, dengan menyokong - berjuang dalam memilih PEMIMPIN yang dianggap dapat memberikan KEMAJUAN INDONESIA secara menyeluruh.
.
.
.
(click to show)


. awokwokwokwok

firman proindo:
Ane berharap si Wowo antek Mei 98 ada diluar pemerintahan tapi ternyata politik lobi lobi bicara lain.

Tony Gede:
Yg saya curiga, Prabowo udh dikunci mati sama bu Mega / Jokowi supaya jgn macem2.  Makanya belakangan jinak.

Jadi kalopun skrg ada di dlm koalisi, seenggaknya Prabowo g berani aneh2.

Soal dia dpt jatah menteri, itu pasti ada barternya.

Dugaan liar saya adalah tanah Prabowo di Kaltim dikasih ke negara utk jadi sebagian area ibukota? ??? ??? ?????. Itung2 nagih omongan dia saat debat capres.

Ari:
Sebetulnya sederhana juga jawabnya apakah Jokowi bisa jadi calon presiden kalau tidak ada dukungan partai ? Kemudian apakah sebaiknya mentri dipilih rakyat ? Mau selesai sampai kapan ??

lexy:
kalaulah bnar JKW bagi2 kekuasaan maka logikanya kabinetnya 100% diisi orang dari partai koalisi

lah ini ada dari profesional bahkan ada dari mantan oposisi ,yg dari partai koalisi murni cuma 40% jadi bagi2 kekuasaannya darimana?
 tambahan lagi kalau benar bagi2 kekuasaan mana mungkin partai koalisi kek nasdem sampai meradang

Bersih bersih:
Tidak mungkin kamu sudah diusung partai-partai sampai habis-habisan, tetapi mereka tidak dapat apa-apa. Tidak ada makan siang gratis dalam politik. Semakin banyak partai dalam koalisi, maka semakin banyak kekuasaan yang harus dibagi.
☝ Penulis lagi mabok jengkol kali.... bagi2 jabatan tapi pembaginya diperbesar..... wkwkwk

Zero:
??? ??? ??? ??? ????

TMP2:
Meradangnya nasdem karena apa dulu, kan bisa saja karena kurang banyak

lexy:
nah kan itu kalau memang benar JKW bagi2 kekuasaan g mungkin  sampe ada partai koalisi yg ngeluh menterinya kurang banyak
bagi2 kekuasaan ko nanggung amat cuma 40% jatah menteri

steven:
Lalu bagaimana dengan relawan yang berjuang sampai habis-habisan yang
tak punya partai. Bagaimana Jokowi mau membalas pengorbanan mereka?

Padahal mereka hanya minta agar Jokowi benar-benar menjadi presiden yang
 mampu memimpin bangsa ini agar semakin maju ke depan. Mereka tidak
meminta jabatan. Mereka tidak meminta balas budi. Mereka itu, dan itu
banyak, berjuang hanya demi kemajuan Indonesia, bukan demi jabatan.



Sangat setuju

Ari:
Berjuang salah ga berjuang juga salah, rakyat serba salah ????

Prisca:
Iya sob... Bener

Ari:
Ya begitulah posisi rakyat, diutak atik gmna ya hanya sebatas memilih, kalau saya ga usah ngedumel belum berjalan kok pemerintahannya, kalau  ada mentri yang gabener macam si gabener tinggal kritik aja dengan lantang. Presiden punya hak memecat kok jadi woles  ????

B-Over:
Hahahahaha..
Artikel seperti ini harusnya muncul sewaktu SBY memulai jabatan presiden di periode pertamanya.

Ari:
Mungkin karena dulu ga ada seword yang bebas melampiaskan uneg2 hahaha

xenakis2:
wutulwutulwutul
terlalu terlambat untuk membuat artikel
awokwokwokwokwokwok

Bisro:
Jabatan menteri adalah jabatan politis .bingkai nusantara mosaik itu harus di poles.baik.
3 menteri pdi...mungkin tambah 1 atau 2
3 menteri  nasdem
3 menteri golkar
3 menteri pkb
1menteri P3
2 menteri  gerindra
Tito : mungkin mendagri atau polhulkam
Fahrul rozi ( purn jendral mungkin mentri agama ..( hanura)
itu saja .mosaik sementara terutama kaitan sdm ,( radikalisme)

Tony Gede:
Yg simpel g usah dibikin ribet, bung Mora.  Ini realpolitik, kamerad. Ga perlu terlalu diambil hati / baper.

Bukannya persentase utk jatah menteri dari kalangan profesional udah lebih besar ya dp yg dari partai?

Kalau mau bikin kabinet yg sepenuhnya profesional, ya silakan aja.  Bagus malah.

Tapi kalo entar diganjel sama partai2 pendukung sendiri di DPR, jangan nangis ya.

Lagian kalau menteri dari partai kurang bagus, ya tinggal dicopot.

firman proindo:
Jadilah pendukung yg baik bukan yg fanatik buta kalo langkah politik Jokowi ada kekurangan ya kita harus berani mengkritik itu baru sahabat Jokowi sejati

Tony Gede:
Persentase utk jatah menteri dari kalangan profesional kan udah lebih gede dp yg dari partai.

Kalau mau ga menyertakan menteri2 dari partai, alias bikin kabinet zaken, ya silakan aja.

Tpi kalo entar diganjel sama koalisi sendiri di DPR, ya jangan nangis.

firman proindo:
Tapi knp Yusril, Prabowo, Edhy? Emang gak ada orang yg lebih baik dari mereka?

Tony Gede:
Kalo komplen soal om Prabowo dan Edhy, saya ngerti pertanyaannya.

Tapi kalo soal Yusril?

firman proindo:
Kan banyak Professor hukum kayak muladi,refli Harun dsb

Tony Gede:
Oh.

Mungkin karena Yusril udh pernah jadi menteri sebelumnya, makanya dicoba lagi? ???

Lagian emang Yusril udah dipanggil ya?

TMP2:
Padahal mereka hanya minta agar Jokowi benar-benar menjadi presiden yang mampu memimpin bangsa ini agar semakin maju ke depan


Lah...memang begitu praktek yg berlaku, utk menjalankan tugas kewenangan, Presiden pasti membutuhkan dukungan dan peran serta parpol kok.

Zero:
Klo bagi2 kekuasaan dgn koalisi msh mendingan lah itu, tp klo dgn oposisi yg menghalalkan sgala cara2 busuk. Jasa apa jg yg musti di balas?!?!?!

Ari:
Oposisi bisa jadi jebakan batman juga kalau dapat jatah. kerja  gabener rakyat makin mahfum kalau mereka ga layak dipilih 2024 , Presiden gampang kasih tenggang waktu ga bisa kerja juga pecat lah

Zero:
Klo di pecat kbiasaan buat ulahnya itu yg gk nahannn...

Ari:
Tenang saja, Jokowi saja tenang masa yang milih dia ga tenang, semua pasti ada jalan orang baik selalu dilindungi

Tony Gede:
Apa ngaruhnya sih?

Kemaren selama bbrp taon, si Rizal Ramli sama Said Didu berulah, apa ngaruhnya?

Paling2 mata kita doang yg sepet.  Tapi ga pengaruh apa2 sama jalannya negara tuh.

TMP2:
Terbalik, justru punya pengaruh besar, makanya dirangkul

Tony Gede:
Maksudnya kalo udh jdi menteri, ternyata ga perform, lantas diganti.  Paling banter berulah kayak Gatot kemaren.

Prisca:
Betul ini yg membuat saya agak gmn gitu dg opsisi masuk dikabinet, masih mending klo kemarin pertarungannya dg ide dan gagasan.

Ari:
Satu hal yang bisa dinilai nantinya masyarakat semakin tau kalau ternyata mereka cuma omong besar  saja, kerja ga bisa. Presiden gampanglah tinggal copot ganti yang baru

Zero:
Eneg2 piyee.., gitu kannn.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Bagibagi Kue Kekuasaan Yang Menjijikkan Sisi yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/bagibagi-kue-kekuasaan-yang-menjijikkan-sisi-krZgO9TNSv

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: