You Now Here »

Pks Ketakutan Nadiem Dipilih Jadi Mendikbud Akan  (Read 57 times - 49 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 20,945
  • Poin: 21.021
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Pks Ketakutan Nadiem Dipilih Jadi Mendikbud Akan
« on: October 24, 2019, 04:01:03 PM »




Alex Rustandjaja:
Machfud MD, Fachrul Rozi, Tito Karnavian  dan Tjahjo Kumolo membuat PKS ketar-ketir. Kader yang sudah ditanam bertahun-tahun di berbagai lembaga pemerntahan dan dunia pendidikan bisa kena sapu bersih.

esa:

(click to show)


indrianto kelapagading:
bisa ngga tuh selain mesjid2 gede di sekolah-sekolah, sediakan pula gereja kecil di sekolahan. inget sob, pelajar2 ngga semuanya islam

Katarina:
Ga usah mimpi sob. Sebagai siswa/i minoritas utk diperlakukan sama di sekolah negeri, itu cuma mimpi di siang bolong. Mau bukti, tuh aturan siswi muslim harus berhijab di sekolah negeri, dengan sendirinya sudah mengucilkan siswi non muslim (ini cuma salah satu contoh, masih banyak aturan lain yg membuat siswa/i terdiskriminasi)

Ari:
Kalau diperuntukkan untuk siswi muslim seharusnya ga masalah sob kan untuk siswi muslim..kalau masalah gereja dijaman saya sekolah negeri ada  tuh ruangan yang difungsikan untuk agama lain saya ga tau anda sekolah  dimana.

Prisca:
Tergantung ruangan yg kosong sebelah mana... Xixixi.....

Ari:
kembali ke pemikirannya saja...kalau saya berharap mendikbud yang baru bisa menyudahi pemikiran-pemikiran yang terkotak-kotak itu sehingga membuat aturan yang bijak dan adil buat agama yang ada kalau harus mendirikan gereja ya didirikan, bahkan untuk agama yang lain sehingga toleransi di dunia pendidikan menjadi lebih baik, ga sedikit2 diskriminasi. Sudahi pemikiran itu sehingga pendidikan bisa berjalan beiringan dengan keyakinan masing-masing tanpa saling memunculkan kecurigaan...ya ini hanyalah sebuah harapan tapi saya selalu senang berpikir positif daripada negatif...demi INDONESIA maju :)

Didi MJ:
Jokowi menunjukkan bahwa dia tidak ada beban. Jadi dia tidak mau diatur lagi soal persentase dalam memilih menteri nya, berapa wakil parpol dan profesional, berapa wakil perempuan, berapa wakil NU Muhammadiyah, berapa wakil agama-agama, suku, ras.
Yang penting bagi rakyat dan Jokowi adalah apakah menterinya itu bisa kerja dengan baik, profesional, efektif, efisien, responsif, dan satu komando. Dan yang terpenting untuk saat ini adalah pembersihan di semua departemen dari para radikalisme dan khilafahisme. Mari kita beri kesempatan para menteri menunjukkan prestasinya. Kalau tidak sesuai target atau mengecewakan, mari sama-sama kita jewer dan rekomendasikan ke pakde untuk dibuang.
Salam satu komando.

Juan:
siapapun Mendikbudnya, dari awal saya akan pantau khusus. jujur saya kecewa Revolusi Mental yg seyogianya dimotori oleh Kemendikbud harus terhambat karena gabener dan penggantinya yg autopilot, jarang masuk berita karena ndak banyak ngapa-ngapain, gebrakannya tidak ada. karena penyebaran bibit radikalisme di sekolah-sekolah sudah parah -- sudah berapa kali anak sekolah terfoto mengibarkan bendera selain NKRI, itu pun yg ketahuan saja!

yuviandi purbodewanto:
Ngarep kudung2an dilenyapkan dari sekolah

Prisca:
Pinginnya sih spt itu, monggo klo sdh diluar sekolah pakai kudung

Katarina:
Setuju bingitz, ini mendiskiminasi siswi nom muslim

Ari:
Kalau pemikirannya seperti itu  bisa juga yang kudung mengatakan "ini mendiskriminasi siswi muslim"

Katarina:
Sy gak paham maksud anda. Kalau semua siswi tanpa hijab, bukankah semua kepala sama terlihat rambutnya? Bagaimana bisa ini diskriminasi? Aneh!
Bukan itu saja. Selama ini banyak sekali bentuk diskriminasi yg lain. Untuk lebih konkret, lebih baik anda bikin survey ke siswi non muslim di sekolah negeri, & anda akan terkejut! Sy sdh pernah membuktikannya

Ari:
Makanya dengan cara pandang anda bisa saja ada siswi muslim yang juga keberatan dan merasa diskriminasi juga untuk dia. untuk itu saya bilang dikomentar saya yang lain yang harus diperbaiki itu regulasi  dan aturannya bukan salah kudungnya

C Jon:
Ya, setuju pake banget.

Ari:
Kalau saya berharap hal tersebut dapat di posisikan pada porsi aturan yang tepat bukan dipaksakan, bukan salah pemakaian kudungnya tapi peraturan kebijakannya yang harus dirubah

Prisca:
Sebenarnya dari agama lain pun pingin ribut pingin bikin tagar, KAPAN MENAG DARI AGAMA SELAIN ISLAM... ???? ????, kok pada gk ngerti sih... Janganlah ribut karena kelompokku tidak memimpin kementerian ini apa itu... Mbok ya liat dari agama lain gimana.

Patrick Jahja:
Selama di indonesia KTP kita kolom agamanya belon bisa dihilangin, dan pendidikkan agama masih belum dihilangkan dari sekolah, ya PKS sebenernya arusnya gak usa terlalu takut yang jadi mendikbud siapa, toh "backdoor"nya belon abis, sama kayak HIV.

Andrian Valdano:
Terlalu pagi "judge a book by its cover".

Kampret212:
hentikan bantuan untuk sekolah-sekolah yang mulai terlihat ke arah radikal dan pendukung khilafah.

Ari:
Yup, khususnya pada pendanaan buku2 pelajaran arahkan ke produk2 buku digital yang lebih mudah dipantau dan juga mengurangi pengeluaran bagi para orang tua,
#gerakanpaperless

C Jon:
Mudah2an NM punya nyali besar utk membuat revolusi di Kemendikbud sampai di sekolah2. Birokrat dan guru2 berpaham picik ttg khilafah harus segera dipotong, dipensiunkan dini, kalo ngga mau dipecat. Buku2 pelajaran diperiksa lagi apakah masih mengandung intoleransi dan radikalisme.

Ari:
Mudah2an tidak hanya paham2 itu yang terhapuskan tapi pemanfaatan teknologi digital lebih ditingkatkan sehingga tidak lagi dibutuhkan pengadaan2 buku pelajaran karena semua bisa diakses secara digital

Givern Miricle:
terserah dia sajalah
asalkan buku pelajaran di sekolah tidak semakin mahal setiap pergantian tahun ajaran

Kampret212:
yep. saatnya mulai masuk ke sistem digital dan paperless.

Ari:
Kalau bisa kedepan mengoptimalkan digital pada pendidikannya pasti pengadaan buku pelajaran sudah tidak akan lagi diperlukan

Ari Kurnia:
Saya baca banyak meme krn mentri pendidikan dari professional terutamangojek, banyakan bakalan pakai aplikasi hahahahah
Ada bagusnya juga krn dari kalangan NU Dan muhammadiah Ada oknum2 yg radikal juga terbukti dari adanya dukungann ke AS

Mike©-®BEYER:
hehehe pegel cangkemku liat meme go-jek , go-food , go-car , go-pay terakhir go-blok

Ari:
Maaf, kalimat terakhir anda sesungguhnya menjadikan anda seorang yang rendah akal

Chuck Longthong:
Mungkin sob Ari agak kurang update. yang dimaksud oleh sob Mike adalah meme2 yang ramai beredar, termasuk 'go-blok'.

Ari:
Ohh ternyata ada yah, kalau gitu saya minta maaf kepada sob Mike, maafkan saya sob Mike, maafkan saya ????

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Pks Ketakutan Nadiem Dipilih Jadi Mendikbud Akan yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/pks-ketakutan-nadiem-dipilih-jadi-mendikbud-akan-RWb6iLbSwP

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: