You Now Here »

Hantam Dulu Lalu Selesaikan Secara Kekeluargaan  (Read 48 times - 89 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 20,463
  • Poin: 20.539
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Hantam Dulu Lalu Selesaikan Secara Kekeluargaan
« on: October 27, 2019, 02:06:06 PM »




Alex Rustandjaja:
Intinya mereka maunya selamat dan menang terus dengan menggunakan dalih kekeluargaan atau anti Islam. Kalau menghabisi lawan mereka pura-pura lupa semangat kekeluargaan dan dengan gegap gempita mengobarkan semboyan membela agama. Seperti anak manja atau pembully merasa tidak pernah salah dan maunya harus dituruti. Bagaimana akibat buruknya buat yang dibully sebodo amat. Pokoknya menang terus tidak ada yang berani menyentuh.

Martabak Sweet:
"Yang lebih mengherankan lagi, ada saja yang mengatakan jangan mengaitkan aksi teroris dengan agama. Tetapi ketika teroris mau ditumpas oleh negara, eh malah dibilang penumpasan itu menyakiti hati umat agamanya. Kan kadrun?"

Aneh ya.

"Tidak heran kalau ada semacam ketakutan atau rasa sungkan negara menindak radikalis-teroris-ekstremis. Sebab ketika menumpas radikalis-teroris-ekstremis selalu saja dianggap menyakiti hati umat agama tertentu atau katakanlah selalu ada saja yang membela radikalis-teroris-ekstremis dengan cara-cara yang menyudutkan negara itu sendiri."

Dua hal diatas inilah yang mendorong saya untuk membahas dan mengritik hal hal "tabu" dan yang "sensitif" dengan sangat keras, yang selama ini ditutup-tutupi atau disangkal padahal sangat kritikal dan penting untuk dibahas dan diperbaiki dan sangat urgent.

DC:
Rasanya masih belum belajar dalam mengidentifikasi permasalahan, padahal sudah dijajah berabad - abad oleh Eropa. Mereka yang melepaskan kewarganegaraan demi :
1. Membunuh mereka yang beragama berbeda for fun dibalut agama
2. Memperkosa dan menikahi paksa anak - anak dan wanita yang beragama berbeda for fun dibalut agama
3. Menegakkan negara lain for fun dibalut agama
4. Memperkaya diri melalui tindakan asusila, pembunuhan dan perampasan for fun dibalut agama
Apakah masih bisa dianggap sebagai manusia? Apakah masih percaya mampu diubah?
Saya akan mendukung pemerintah jika anak2 anggota ISIS dididik negara untuk memutar balik ideologi dan para anggota ISIS diasingkan.

Bersih bersih:
Seharusnya kita sekarang optimis, penunjukkan menteri2 yg non konvensional mengisyaratkan hukum2 jalanan spt gebuk dulu terus minta diselesaikan secara kekeluargaan, atau menghalang2i pendirian rumah ibadat, tidak akan diterima lagi - hukum yg akan ditegakkan adalah hukum negara. Penganiayaan ya urusan kriminal, bukan delik aduan.
Pembangunan rumah ibadat, Pemda wajib memfasilitasi berdirinya rumah ibadat, kalau di suatu lokasi, memang benar2 masyarakat sekitar (bukan pendatang yg ngaku2) keberatan, maka Pemda wajib mencarikan alternatif lokasi.
Tugas kita2 ya tetap memantau dan mengangkat kejadian2 hukum jalanan yg masih terjadi.

Barkah Adi:
Seperasaan dan sepemikiran dengan PakBro Penulis.

Riwandi Sigalingging:
Tulisan anda mewakili perasaanku. Sepertinya kita sedang menuju suriah. Saya tdk bgtu respek dgn capaian pembangunan infrastruktur selama 5 tahun ini karena pemerintah seolah olah melakukan pembiaran terhadap kelompok radikalis. Presiden terkesan ingin cari nyaman saja. Tdk ada yang bgtu istimewa dalam pemerintahan ini. Kalau sdh terjadi perang saudara maka pemvangunan infrastruktur yang dibanggakan itu akan hancur dalam sekejap. Adakalanya meniru jaman orba dalam Kantibmas.

TMP2:
ORBA ??....kebiasaan jalan pintas tanpa mikir apa kenapa dan bagaimana kemudian ambil sebagian sambil buang bagian lainnya.

Jaman ORBA, memang bisa lu komen seenak udelnya ??

harriz salim:
Kan berpendapat....jika mmg lbh baik tindakan nyata kembalu kejaman orba apa salahnya....

TMP2:
Tdk ada yg salah dg berpendapat...cobalah melihatnya dg utuh, jangan hanya ambil ujungnya yg cocok saja.

Ada sedikit diskusi di artikel Bung Tony Gede, judulnya "Sisi Positif Jaman Orba"

Lanina:
Ditto

Opa patompo:
Drpd mengurus WNI yg bermasalah di luar negeri, dan mempermalukan NKRI, lebih baik cabut status WNI mereka.
Urusan dalam negeri sudah bikin kepala pusing, untuk apa mengurus WNI yg melancong keluar negeri untuk mempermalukan NKRI?

Apalagi "kemanusiaan" dan "HAM", sdh mental lha alasan ntu... Hukum negara tidak bisa dikalahkan dengan alasan ntu...
Sekalian saja, bubarkan organisasi yg buta mata, dan buta hati-nya.

Edwin Hendra Kusuma:
pihak masjid Al Falah, tempat Ninoy digebuki sampai mampus


Sebentar. Ninoy bukannya masih hidup?
??? ??? ??? ???

Aris Namaku:
Itu namanya majas hiperbola om. Maksudnya sampai babak belur.. ????

Opini Kampung:
Me"manusia"kan radikalisme dan me-radikalkan manusia ??

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Hantam Dulu Lalu Selesaikan Secara Kekeluargaan yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword/umum/hantam-dulu-lalu-selesaikan-secara-kekeluargaan-ipYxFkyYci

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: