You Now Here »

Bantahan Puan Atas Tuduhan Keji Kalau Ketum Pdip  (Read 63 times - 47 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 20,444
  • Poin: 20.520
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Bantahan Puan Atas Tuduhan Keji Kalau Ketum Pdip
« on: October 30, 2019, 05:14:42 PM »




Alex Rustandjaja:
Andi Arief koq diladenin. Orang pecandu narkoba kayak dia otaknya sih sudah rada gak beres batas antara khayalan dan realita sudah tipis banget.

nihayatur rohmah:
Tapi sepertinya dia menyuarakan isi hati SBY hahahha

Wele Wele:
Menyuarakan suara2 lagi sakau (sakit hati gara2 kau!) haha aha aha

Bersih bersih:
Mbak Niha kali ini meleset mengarahkan kaca pembesarnya. SBY dan Demokrat tidak perlu minta maaf pada Ahok, karena Ahok sudah memaafkan semua yg mendzolimi dia dan menyerahkan kepada Tuhan untuk memberi pelajaran keoada mereka.
Yang paling penting dilakukan SBY dan Demokrat utk menghindari karma buruk berkepanjangan adalah minta maaf pada KUDA, yg sudah dijanjikan lebaran tapi tidak pernah kesampaian!

nihayatur rohmah:
Ini sbg perbandingan saja... sby menangisi masa depan anakx tp mengubur masa depan orang lain... skali2 perlu dilihat ke belakang... utk urusan dg pdip sudah dijawab puan klo hak prerogatif pres.

Bersih bersih:
Iya sih, sebenarnya kalau sudah membahas keluarga ini, jelas2 semua salah SBY. Kalau niatnya semula membangun dinasti kok ya semua pembesar Demokrat - katakan tidak tapi kelakuan iya - memangnya masih bisa mencontoh Soeharto di milenium baru ini??
Kalau mau melambungkan AHY, pertama kok tidak disiapkan dg matang di zona nyamannya dulu di TNI atau cabut dari TNI sejak awal dan digembleng di partai, terlalu serakah? Semua2 mau tapi  hasilnya malah nihil.
Lalu kok ada insiden 'apa hak anda?' (sekedar fakta, bukan mau merendahkan yg sdh almarhumah) di ranah medsos, kan jelas2 merontokkan pamor AHY di kalangan milenials.
Jenderal tetapi strategi dan implementasi kalah jauh sama tukang kayu.

Rozaidi:
hahahah....kasian kudanya

Edwin Hendra Kusuma:
Soal kualat ke Ahok itu saya no comment aja deh, itu urusan Tuhan. Soal AHY, simple aja, kalaupun mau diakomodir dijadiin mentri, apa gak ribet harus bikin kementrian baru, Kementrian Urusan Penitipan Sepeda??

Alexander Arif C S:
Selamat sore,
Mohon ijin untuk menambahkan sedikit terkait cerita ini, mengutip dari artikel,
"Dikutip dari Tribun Medan, konflik di antara Megawati dan SBY sendiri berawal dari niat SBY maju Pilpres 2004. Saat itu, Megawati menjabat sebagai presiden.

Sementara itu, SBY menjabat Menko Polhukam.

Singkat cerita, SBY pun mundur sebagai menteri kemudian mendeklarasikan Partai Demokrat.

kemudian maju sebagai capres bersama Jusuf Kalla lalu memenangi Pilpres 2004.

SBY Saat itu, pasangan SBY-JK mengalahkan Megawati sebagai petahana yang berpasangan dengan tokoh Nahdlatul Ulama, Hasyim Muzadi."

Yang membuat Ibu Mega sakit hati bukan karena dikalahkan mantan menterinya namun dikarenakan pada saat Bu Mega bertanya pada Pak SBY, " Apakah bapak akan maju melawan saya dalam pencapresan 2004 ?" Dijawab oleh Pak SBY, "Tidak" sedangkan pada kenyataannya bagaimana.

Hal ini berbeda dengan Ketum PBB Yuzril Ihsa Mahendra yang ketika ditanya oleh Bu Mega, beliau menjawab akan maju untuk melawan Bu Mega dalam pencapresan 2004.

Jadi Bu Mega bukan sakit hati karena dikalahkan melainkan karena "ketidak jujuran" Pak SBY dalam menjawab pertanyaan Bu Mega selaku atasannya pada saat itu. Hanya mohon maaf saya lupa link berita mana yang jadi sumber informasi saya sehingga tidak bisa mencantumkan dalam komentar saya ini. Sekian

TMP2:
woww....kok berbelok tajam sekali, dr SBY-Mega ke SBY-Ahok

nihayatur rohmah:
Buka berbelok bung... SBY merasa dijegal PDIP untuk menaikkan AHY. Sama kyk dulu Ahok dijegal SBY untuk menaikkan anakx... ini dilihat dr kacamata lain, terlepas dr dendam alam mega, mungkin ada karma dr ahok jg

Andy Hartono:
Lagian AHY bisa apa di kabinet???ga tau malu.....udah lebur jadi debu Demokrat itu skrg.....

Pelepòn Laladóttir:
Yah kader demokrat saat ini mungkin belum ada yg mumpuni, masih kalah sama kader2 partai lain, jadinya ya....gak diajakin masuk kaleee...

Zero:
Kata2 Ahok ya... Gusti ra seneng sare...

Wele Wele:
Ya wajar. Ahy kalah bersaing dgn nama2 lain yg lebih layak jadi menteri. Andai ahy mampu aktualisasikan diri tapi sayangnya masih hijau baik itu dlm politik, administrasi birokrasi pemerintah, ketentaraan, kewibawaan (masih aja seperti anak mama/papa eh pepo, juga karakter belumlah ada apa2nya belum keluar taringnya krn masih dilindungi bukan melindungi.
Kalau mengandalkan nama besar sby dan demokrat sih mungkin ngaruh ke beberapa orang di masyarakat tapi tidak ngaruh utk jokowi

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Bantahan Puan Atas Tuduhan Keji Kalau Ketum Pdip yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/bantahan-puan-atas-tuduhan-keji-kalau-ketum-pdip-IxBotpHCJ1

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: