You Now Here »

Miris Ketua Kpk Komentar Santai Soal Anggaran  (Read 42 times - 62 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 20,572
  • Poin: 20.648
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Miris Ketua Kpk Komentar Santai Soal Anggaran
« on: November 05, 2019, 03:02:54 PM »




Wele Wele:
orang "folos" disumbat "fulus" haha aha aha

Senopati:
Dalam UU Tipikor, baru niat saja sudah masuk pidana. RAPBD DKI yang banyak anggaran fiktif, patut diduga sudah ada niat dan rencana korupsi. Seharusnya KPK justru memulai penyelidikan. Masalah niat atau persekongkolan ini, jelas2 terlihat dengan gamblang. Mulai dari penuturan yang simpang-siur, sampai ungkapan "anggaran ditentukan dulu, kegiatan baru kemudian". Mana ada menyusun anggaran seperti itu, seharusnya kegiatan dulu, baru hitung anggaran.

udin sayang emak:
wedew .... kalau niat sudah masuk pidana, terus nanti hukumannya apa kalau terbukti berniat?

Senopati:
Tentu sesuai ketentuan pasal UU. Namanya UU pidana, ya jelas ada amar hukumannya.

udin sayang emak:
Setahu Udin sesuai UU Pidana, atas sebuah  'niat' saja belum bisa dijadikan dasar untuk menghukum seseorang.

Senopati:
Niat yg masih dipikiran ?
Kalau masih dipikiran sih ya memang cuma dirinya dan Tuhan yang tahu
wk wk . . .

udin sayang emak:
Hihi udin jadi bingung! Terus untuk kasus di atas, yang mau dihukum (pidana) kesalahan yang mana?

Senopati:
Pasal 15 UU Tipikor: Semua orang yang melakukan percobaan, pembantuan atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana korupsi.
Jadi jelas, korupsinya belum dilakukan, tapi sudah ada tindakan yang mengarah kesana. Sebagai contoh anggaran fiktif RAPBD, itu sudah bisa dibidik pasal 15, karena arahnya sudah jelas korupsi, meskipun anggaran saja belum disetujui dan belum menjadi APBD yang berlaku.
Sanksi hukumannya juga berat, sama dengan hukuman kalau korupsi sudah dilaksanakan.

S.C.W ™️ ✅:
Dari mana bisa tahu RAPBD itu fiktif ? Letak fiktifnya dimana ? Wong masih namanya "rencana", jelas semua masih "fiktif" karena belum direalisasikan (tender, pembelian, dll).

Apa ada kasus korupsi orang yg ditangkap dalam tahap RAPBD ???

Senopati:
Fiktif, karena tidak bisa jelaskan kenapa butuh Aibon, ballpen begitu banyak.
Mudah saja membuktikan fiktif.
Ente kira bikin anggaran sama seperti bikin puisi ?

S.C.W ™️ ✅:
Kalau itu memang bisa dihukum, coba silahkan cari apa ada 1 kasus korupsi seperti yg sob maksud... kabari aku kalau dapat.


Aku juga tidk suka anies, tapi kita tidak bisa main hukum orang semau kita. Korupsi itu harus unsur2nya terpenuhi (ada kerugian negara - artinya harus ada real money disini, memperkaya diri sendiri, dll). Yang pasti soal kemanfaatan RAPBD itu tidak masuk hitungan.

Senopati:
baca keras2 pasal 15 UU Tipikor. PERCOBAAN, sudah ada kerugian belum ? BELUM, baru rencana, permufakatan saja sudah bisa kena.
Itu antara lain makna PENCEGAHAN KORUPSI.
Korupsi dan terorisme, masuk pidana khusus. Makanya bisa dianalogikan seperti tidak boleh tunggu bom meledak dulu, baru bisa dipidana. Begitu juga Korupsi, tidak harus terjadi dulu, untuk kena pasal pidananya. rencana, permufakatan saja sudah bisa kena.

S.C.W ™️ ✅:
Definisnya bukan semau kita sob. Yg sob bicarakan itu penindakan, bukan pencegahan. Anggaran RAPBD asal2an seperti itu banyak terjadi di mana2 bukan ? Andai pendapat sob benar, itu bisa dipenjara, tentu tidak kesulitan carikan aku 1 saja contoh kasus hukumnya...

Mau taruhan kalau RAPBD tidak bisa dipidana ? wkwkwk... Kenapa sampai sekarang belum ada seorangpun yg proses secara hukum kalau itu bisa ditindak ??? Gak percaya, coba sob laporkan... kita taruhan permen wkwkwk

Senopati:
mo ngapain gw repot urusin lapor-melapor ? apalagi cuma dapet permen
wk wk . . .
Ingat ya, RAPBD itu bukan fiksi. Harus ada dasarnya kegiatan yang kemudian di breakdown menjadi bahan, alat, jasa.
Soal ada tidaknya yang ditindak tentang RAPBD, itu masalah teknis penyidikan. Mau dijagain dari awal, mau ditunggu kejadian, itu strategi. Yang jelas UU sudah ada dan bisa dibaca keras2.
Gak yakin ?, cari sendirilah sampai yakin, masa mau disuapin terus, usaha sendiri kalau tertarik mah.

S.C.W ™️ ✅:
Di hukum ada yg namanya logika pembuktian. Yg menuduh harus membuktikan. Yang bilang bisa harus bisa membuktikan dia bisa. Yang bilang salah harus bisa buktikan mana yg benar. Logika jangan dibalik2... pakai alasan "tidak mau suapin" ... padahal tidak bisa membuktikan pendapatnya.

Aku tetap pada pendapatku : RAPBD tidak bisa diseret ke meja hijau. sob bilang bisa ? Monggo buktikan kalau itu bisa... minimal buktikan ada orang yang pernah dipenjara dalam kasus spt itu. Aku naikkan taruhannya tambah choki2 deh...

Joe Frans:
Setuju betull ituu

Joe Frans:
Waduhh !? Iya begitu ???  Tugas lu tuh cek preksa  koplok ..!!   Diliat orang kan..kok lu jd bego sii? ??? ???   Pak Agus..pak Agus..ente ngedadak "sakit" apa kumaha??

Johan Mulyadi T:
Bersyukurlah kita Agus maupun kroco2nya sebentar lagi lengser.

Rosita:
Kapan ya ketua baru KPK mulai resmi bekerja??

Opa patompo:
Instingnya ga da gitu? Tp jd pimpinan KPK? Sungguh menakutkan... menakutkan begonyaaaaa

Kurara:
Kalo udh mw gabut, copot aja lah ini org. Sok2 polos lg. Lu kira lu anak SD apa?

Barkah Adi:
Beda yak tanggapan agus sama temennya si laode.

Aryk:
Saat ini tokoh di Indonesia  yang paling bisa gue percaya , JOKOWI.......belum ada yag bisa nandingi termasuk orang 2x di kpK.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Miris Ketua Kpk Komentar Santai Soal Anggaran yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/miris-ketua-kpk-komentar-santai-soal-anggaran-0QOG1TS0pZ

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: