You Now Here »

Menteri Pariwisata Mulai Usik Kawasan Danau Toba?  (Read 73 times - 45 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 20,951
  • Poin: 21.027
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Menteri Pariwisata Mulai Usik Kawasan Danau Toba?
« on: November 10, 2019, 05:24:43 PM »




Haryoso:
Maksutnya pak wisnu itu tempat wisata yang ramah umat muslim itu misal di beberapa tempat disediakan musolla  dan masjid, ada panduan tempat2 yang menyedikan makanan halal, dan tetap melestarikan budaya yang sdh ada, jadi tidak harus mehalalkan seluruh kawasan wisata, jadi bagi orang muslim tetep nyaman walaupun berwisata ditempat yang mayoritas non muslim

Barkah Adi:
Apa selama ini bali dan danau toba nggak ramah sama wisatawan muslim?

Sita W:
Wisatawan muslim kalo pergi ke danau Toba bakal lebih mudah dan nyaman rasanya daripada pergi ke Paris? ???...tapi koq turis muslim yg datang ke Paris gak kurang-kurang ya? Padahal makanan halal dan musholla gak tau ada di mana, anjing dituntun di sekitar. Berarti yang menarik wisatawan muslim berkunjung ke sana apa hayoooo?

Martabak Sweet:
Salah satu pokok permasalahan:

TUGAS WISNU INI UNTUK PROMOSI DESTINASI WISATA YANG "SUDAH" RAMAI ATAU YANG "BELUM" RAMAI ATAU MALAH BELUM DIGARAP?

Kalau sibuk ngurus Bali dan Toba dan salah strategi pula, mending yang jadi menteri pariwisata juru parkir preman saja.

Martabak Sweet:
Pak Wisnunya bodoh atau tiba tiba jadi idiot? Atau ngurus hal yang dia tidak paham?

Mulailah di reverse saja, tingkatkan wisatawan ke Aceh, ke Banten.

Bukannya dia ditugaskan untuk menciptakan 5 destinasi wisata? Apa menteri bodoh ini ditugaskan untuk mengurus 5 destinasi wisata YANG SUDAH RAMAI?

Danau TOBA dan Bali sudah tercipta, ya olah dan perbaiki destinasi wisata berpotensi yang masih belum dikenal, begitu. Bali tanpa di utak utik sudah ramai. Ngapain menggarami air laut?

Kalau Menteri bodoh ini pinter sedikit. Ini yang akan dia (dan yang pro ajakannya) cek sebelum mengeluarkan kebijaksanaan dan kalimat bodoh:

1. komposisi wisatawan ke Indonesia saat ini
2. Growthnya dari mana, nilai belanja per orangnya dari kelompok mana
3. Lalu kriteria pemilihan tempat kunjungan wisata kelompok tersebut apa
4. Riset menyeluruh kriteria, demografi, variabel variabel yang nempel ke pariwisata mancanegara dan yang nempel ke fasilitas riil, service level, benchmark dll.
5. argumentasinya jangan seperti orang cacat tak berotak.

Yang namanya wisatawan bisa kebetulan masuk kategori pria/wanita, agama A/B/C/D, jangan cuma klaim wisatawan agama A meningkat tanpa mengerti behavioral dan kriteria pemilihan destinasi apa.

Dan jangan lupa melihat kalau apakah ada kategori lainnya yang justru memberi kontribusi devisa lebih besar per orang wisatawan.

firman proindo:
Wisata halal adalah program Jokowi, mereka hanya menjalankan tugas visi misi presiden dan wapres. Jadi yg harus dikritisi adalah Jokowi dan amin

Martabak Sweet:
Jokowi pasti dapat masukan dari timnya. Kalau amin sih sudah pasti tidak ngerti apa apa ngurus dapurnya (mui) sendiri saja tidak becus.

Jadi timnya Jokowi kurang pintar? Atau strategi politik sekretarian saja?

firman proindo:
Wisata halal sudah lama jadi program Jokowi jk waktu periode pertama ( ada di ulas artikelnya cak alif yg judulnya wisata halal programnya Jokowi knp ditolak? )

Martabak Sweet:
Jadi ngawurnya dari periode 1?

firman proindo:
Yup

Martabak Sweet:
Ok dengan asumsi ngawurnya dari periode 1 dan cuma menjalankan tugas.

Kenapa menterinya ngurus daerah yang sudah ramai, bukan ngurusin daerah yang belum ramai, atau malah tidak dikenal padahal bagus.

Martabak Sweet:
Berarti beneran tidak pintar atau maunya ambil jalan pintas. Meramaikan yang sudah ramai saja.

Net TV dan medianya Wisnu kan jualanannya IKLAN dan SPONSORSHIP, jadi hal hal yang ditulis diatas adalah makanan dia sehari hari. Tidak bisa ngawur apalagi kalau jualannya placement atau performance marketing.

Apa selama ini yang kerja anak buahnya? Tugas si Wisnu cuma pasang badan dan lobby jadi EO Asian Games saja?

afarinah:
Kenapa gak urus aja tuh aceh kalu mentrinya gak ada kerjaan? Wisata halal tapi gak laku disana.

firman proindo:
program wisata halal adalah gagasan Jokowi jusuf kalla dari dulu

(click to show)

Sang menteri dan wamen hanya menjalankan visi misi presiden. Jokowi pernah bilang Karena tidak boleh ada visi menteri yg boleh adalah visi presiden dan wapres

Amani Hotbaen:
Penulisnya kek propoqator.

firman proindo:
Wisata halal adalah program Jokowi ( tulisan nya cak alif) kedua orang tsb hanya menjalankan tugas. Jd jgn nyalahin mereka.
Dan ada baiknya jkt dulu yg menjadi pilot project wisata halal khususnya spa,klub malam,bar yg ada di jkt

firman proindo:
Bisa dibaca di artikelnya cak alif yg judulnya " wisata halal programnya Jokowi knp ditolak? "

Sita W:
IMHO Bali dan Sumut dengan Danau Toba-nya adalah tempat tujuan wisata yang 'sudah jadi' dan 'dikenal' orang. Rasanya lebih baik pak menteri dan bu wamen menjamah dulu daerah-daerah yg memiliki obyek wisata yg belum terkelola dgn baik, baik dari segi infrastuktur maupun fasilitas lainnya, kemudian mengenalkannya, banyak lho yg potensial tp terbengkalai, jadi org tuh jangan taunya cuma Bali saja. Perkara obyek wisata yg sdh ada tetap dijaga dan ditingkatkan fasilitasnya sih harus, membuat nyaman turis jg harus, tp nyaman dlm arti universal lho....untuk semua, dan tetap menjunjung budaya setempat, krn di situlah keunikannya. Bila ingin menyasar turis dengan latar belakang tertentu ya kembangkan obyek wisata di daerah yg mendukung latar belakang turis yg diinginkan. Lihat turis pake bikini di pantai Kuta sih biasa, tapi kalo demi kenyamanan turis trus ada aturan turis boleh berbikini di pantai manis Padang, ya ngajak berantem namanya? ???

firman proindo:
Wisata halal adalah program presiden Jokowi ( cak alif pernah buat artikel nya ) kedua orang tsb hanya menjalankan tugas visi misi presiden dan wapres. Jadi kritiknya salah sasaran

Martabak Sweet:
Tepat sasaran sebenarnya, cuma tidak dikira awalnya yang disasar 2 biji bukan 1 biji.

Wakil menterinya sih ya bapak dan staf bapaknya yang "kerja" nanti. Setidaknya belum blunder mengurus tempat wisata yang SUDAH RAMAI.

Menteri vs Wakil Menteri = 0 vs. 1 untuk sementara.

Wakil Menteri lebih pintar dari menterinya.

Barkah Adi:
Apa wisnu tama dan angela udah mulai jadi orang "ajaib"?

DC:
Kalau Pak Wishnutama kekurangan ide untuk wisata danau Toba, contoh saja negara tetangga Malaysia dan Vietnam, dibuat taman ria di atas bukit melihat ke arah danau atau mengadakan festival musik internasional seperti Coachella.

Rosita:
Betul! Ke SumBAR lahtuh pasti laris manis, dan membuat gubernur pekaesnya tersanjung.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Menteri Pariwisata Mulai Usik Kawasan Danau Toba? yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/menteri-pariwisata-mulai-usik-kawasan-danau-toba-DjtEidmsqb

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: